Nasib Penyanyi Denada Usai Mengakui Ressa Rizky Rossano sebagai Anak Kandung
Nasib penyanyi Denada kini menjadi sorotan setelah ia mengakui bahwa Ressa Rizky Rossano adalah anak kandungnya. Terbaru, Denada muncul dan meminta maaf hingga secara terbuka mengakui Ressa sebagai anak kandung. Hal ini menimbulkan reaksi beragam dari publik, termasuk permohonan Ressa agar netizen tidak melakukan boikot terhadap ibunya.
Ressa, yang merupakan pemuda asal Banyuwangi, Jawa Timur, menyampaikan penyesalannya atas seruan boikot yang dialamatkan kepada Denada. Ia menjelaskan bahwa tujuan utamanya hanya ingin memperjelas statusnya sebagai anak. Namun, ia menyesali fakta bahwa kemunculannya justru berdampak pada diboikotnya Denada dari sejumlah acara TV yang menjadi sumber pendapatannya.
Pada kesempatan hadir di acara Pagi-Pagi Ambyar TRANS TV, Ressa sempat menangis. Ia memohon kepada netizen untuk berhenti memboikot ibunya. “Kakak-kakak netizen,” ujarnya dengan suara tertahan, dikutip Senin (2/2/2026). Ressa diam sejenak, mencoba menahan air mata yang hampir tumpah. “Ressa minta tolong jangan sampai diboikot-boikot itu,” imbuhnya terbata. “Karena Ressa enggak mau sampai seperti ini. Kasihan juga. Bagaimanapun itu ibu Ressa. Di mata Ressa nggak ada salahnya,” lanjut Ressa sembari menangis.
Lebih lanjut, Ressa menyampaikan permohonannya. “Ressa mohon banget, kepada kakak-kakak netizen, janganlah diboikot kak. Kasihan. Mending kalo enggak Ressa saja, enggak papa, jangan ibu,” sambungnya dengan tangis yang makin kencang. Dewi Perssik yang berada di sisinya berusaha menenangkannya. “Tapi kan ibu kamu belum peluk kamu sampai sekarang,” ujar Dewi. Menjawab itu, Ressa tak keberatan. “Nggak papa kak, di mata Ressa ibu nggak pernah salah,” tutupnya.
Hanya Minta Diakui sebagai Anak
Sebelumnya, Ressa mengaku hatinya tersayat melihat perbedaan perlakuan Denada padanya dibanding putri Denada, A. Perasaan tersebut akhirnya ia ungkapkan saat menjadi bintang tamu dalam podcast YouTube milik Denny Sumargo. Dalam kesempatan tersebut, Ressa secara terbuka menyampaikan pesan langsung kepada Denada. “Ibu (Denada), kan ini masalahnya biar enggak tambah panjang, Ressa mintanya ya cepat diakuin gitu,” ujar Ressa, dikutip Tribunnews, Selasa (27/1/2026).
Ia kemudian menyinggung bagaimana Denada membela Aisha ketika sang putri sakit, yang menurutnya berbanding terbalik dengan perlakuan yang ia terima. “Kenapa kok maksudnya, A yang ada sakit kayak gitu, dibelain Ibu sampai Ibu sejatuh-jatuhnya.” Meski demikian, Ressa menegaskan bahwa perasaan yang ia rasakan bukanlah bentuk kecemburuan.
“Aku sih enggak iri atau gimana, cuman lihat dari posisi A sama Ressa sendiri kan berbeda gitu,” ucapnya. Ressa juga menyoroti posisinya yang seharusnya bisa hadir sebagai kakak bagi A, terutama di masa-masa sulit. “Kenapa kok Ressa ini ya seharusnya jelas sebagai kakaknya A, bisa juga masalah dulu A sakit, bisa juga Ressa yang bantuin atau ngejagain.” Namun, menurut Ressa, hal paling mendasar yang ia perjuangkan adalah pengakuan. “Kenapa Ressa kok nggak diakuin, itu aja,” katanya.
Ia pun menepis anggapan bahwa gugatan tersebut semata-mata soal materi. “Kalau masalah yang minta uang, Ressa nggak minta uang,” tegasnya. Ressa mengaku terluka dengan situasi yang ia alami selama ini. “Cuman ya gimana ya, kok sampai, maaf, kok sampai sejahat ini, gitu aja.” Lebih lanjut, Ressa menegaskan bahwa dirinya mampu hidup mandiri tanpa bergantung pada pelantun lagu Pitik Gemoy tersebut. “Ressa bisa cari uang sendiri, bisa kerja sendiri. Cuma untuk ketenangan hati selama ini.” Ia menutup pernyataannya dengan mengungkapkan penantian panjang yang selama ini ia jalani. “Ressa, tunggu dari dulu. Mulai terpuruknya Ressa sampai detik sekarang pun ibu (Denada) enggak mau ngakuin,” pungkasnya.
Akui Ibu Kandung Ressa
Denada yang sebelumnya bungkam dan hanya bicara lewat pengacaranya, akhirnya buka suara. “Saya Denada Tambunan menyatakan bahwa Ressa Rosano adalah anak kandung saya,” ujar Denada. Dalam video itu, Denada menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada Ressa karena tidak bisa membersamainya sejak masih bayi. Ia mengungkapkan bahwa kondisi psikisnya saat itu tidak memungkinkan untuk menjalani peran sebagai seorang ibu. “Dan saya betul-betul minta maaf kepada Resa karena Resa tidak hidup bersama saya dari mulai dia masih bayi. Saat itu kondisi psikis saya sedang tidak layak,” katanya.
Denada juga meminta maaf karena baru mengungkapkan fakta tersebut setelah sekian lama. Mengaku Salah Ia menyadari hal itu sebagai sebuah kesalahan besar dalam hidupnya. “Saya juga ingin minta maaf kepada Resa karena baru saat ini saya memberitahukan Resa bahwa saya adalah ibu kandungnya. Itu kesalahan saya, itu kebodohan saya, itu kekhilafan saya,” ucapnya. Saat ini, Denada mengaku hanya bisa berharap agar Ressa bersedia memaafkan dan menerima dirinya sebagai ibu kandung, meski dengan segala kekurangan yang ia miliki. “Saya cuma bisa berdoa dan berharap semoga Resa mau memaafkan saya dan menerima saya, ibu kandungnya, dengan segala kekurangan saya,” katanya.
Tak hanya kepada sang anak, Denada juga menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga besarnya, termasuk kepada almarhum ibunya. “Saya juga minta maaf kepada almarhum Mama, dan kepada semua adik-adik saya. Semoga Allah mengampuni semua dosa-dosa dan khilaf saya,” tutup Denada.












