Gubernur Khofifah dan Wagub Emil Berbagi Kebahagiaan dengan Anak Yatim dan Pengemudi Ojol di Grahadi

Kepemimpinan Khofifah-Emil Genap Satu Tahun, Berbagai Kegiatan Sosial Dilakukan

Sehari setelah memasuki bulan suci Ramadhan, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak menggelar kegiatan santunan kepada anak yatim dan pengemudi ojek online (ojol) di Gedung Negara Grahadi, Surabaya. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat (20/2), yang bertepatan dengan peringatan satu tahun kepemimpinan mereka sejak dilantik oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025.

Dalam acara tersebut, dilakukan penyerahan bantuan perlengkapan sekolah kepada 60 anak yatim serta paket sembako kepada 40 pengemudi ojol, termasuk para ojol perempuan dan penyandang disabilitas. Suasana kebersamaan terasa sangat hangat saat para penerima bantuan berkesempatan untuk bersalaman langsung dengan Gubernur Khofifah dan Wakil Gubernur Emil. Mereka juga menerima tali asih sebagai bentuk perhatian dari pemerintah daerah.

Berbagai doa dan harapan diungkapkan dalam momen ini, khususnya untuk mendukung kinerja Gubernur Khofifah dan Wakil Gubernur Emil selama satu tahun terakhir serta tahun-tahun berikutnya. Khofifah menegaskan bahwa dirinya tidak terlalu terpaku pada hitungan hari atau peringatan formal masa jabatan. Fokus utamanya adalah bekerja nyata dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Jawa Timur.

“Alhamdulillah, hari ini tanggal 20 Februari, persis satu tahun saya dan Pak Emil dilantik oleh Pak Presiden di Istana Negara waktu itu. Lalu ada yang mengingatkan kita, karena ada beberapa institusi yang akan mengkorfimasi kinerja satu tahun kami,” ujarnya.

Prioritas Pembangunan Jawa Timur

Memasuki tahun kedua kepemimpinan, Khofifah menegaskan komitmen untuk terus mengoptimalkan potensi Jawa Timur dalam menjawab tantangan pembangunan yang semakin kompleks. Penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM) menjadi prioritas utama yang akan terus didorong secara berkelanjutan.

Ia menekankan bahwa peningkatan kualitas pendidikan, layanan kesehatan, serta pemerataan infrastruktur harus berjalan selaras dengan percepatan penurunan kemiskinan dan pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

“Dan tentu harapan kita kualitas SDM, pendidikan, kesehatan, infrastruktur semakin membaik. Kemiskinan kita semakin menurun, pertumbuhan ekonomi semakin membaik,” ungkap Khofifah.

Khofifah juga menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terbangun selama satu tahun terakhir, baik dengan pemerintah pusat, pemerintah kabupaten/kota, dunia usaha, akademisi, hingga elemen masyarakat. Ia menekankan bahwa kolaborasi lintas sektor merupakan kunci utama keberhasilan pembangunan daerah.

“Sinergi dari seluruh institusi baik di level lokal, regional, nasional maupun global akan terus dimaksimalkan. Agar apa yang kita harapkan yaitu, kemajuan, kemakmuran dan kedamaian di Jawa Timur bisa kita wujudkan bersama,” harapnya.

Doa dan Harapan di Bulan Suci Ramadhan

Di akhir, Gubernur Khofifah juga memanjatkan doa bagi keselamatan, kemuliaan dan keberkahan Jawa Timur dan seluruh tamu yang hadir. Tepat di momen bulan suci Ramadhan, ia berharap agar seluruh kerja keras dan amal perbuatan yang dilakukan akan dapat mendapat pahala dari Allah SWT.

“Alhamdulillah momen ini bersamaan juga dengan memasuki Bulan Suci Ramadhan, mudah-mudahan apa yang kita lakukan mendapat ridho, barokah serta imbalan pahala keberkahan kemuliaan dari Allah SWT,” ungkapnya.

Penilaian Wakil Gubernur Emil

Pada kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak turut menyampaikan rasa syukur atas perjalanan satu tahun kepemimpinan bersama Gubernur Khofifah. Ia menilai berbagai dinamika kebijakan nasional dan global telah direspons dengan adaptif dan progresif oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Menurut Emil, Gubernur Khofifah mampu menjalankan peran strategis dalam menyukseskan program-program nasional, termasuk agenda prioritas Asta Cita, sekaligus memastikan program pembangunan daerah tetap berjalan optimal.

“Beliau hari ini menjalankan peran untuk mensukseskan program-program nasional asta cita menjadi fokus dari hari ke hari,” ucap Emil.

“Ibu gubernur seperti melakukan dobel gardan dengan mensukseskan program pusat sebaik-baiknya dan melanjutkan program-program pemprov yang merupakan harapan masyarakat,” imbuhnya.

Tanggapan Para Penerima Bantuan

Apresiasi turut disampaikan oleh para penerima bantuan. Adrian Tobing, pengemudi ojol tuna rungu, menyampaikan terima kasih atas perhatian yang diberikan.

“Terima kasih banyak atas bingkisannya Ibu Khofifah dan Pak Emil. Semoga Jaya selalu,” katanya.

Hal serupa diungkapkan Zaki, pengemudi ojol tuna daksa, yang berharap ke depan akses dan fasilitas ramah disabilitas semakin diperluas di berbagai ruang publik.

“Terima kasih atas bantuan yang telah diberikan kepada kami. Harapan kedepannya semoga Jawa Timur dapat memperbanyak akses dan fasilitas bagi disabilitas utamanya pengemudi ojol di berbagai lokasi,” ungkapnya.


Atikah Zahirah

Seorang Penulis berita yang menelusuri tren budaya pop, musik, dan komunitas kreatif. Ia suka menghadiri acara seni, menonton konser, serta memotret panggung. Waktu luangnya ia gunakan untuk mendengarkan playlist indie. Motto: “Budaya adalah denyut kehidupan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× How can I help you?