4 Destinasi Wisata Dekat Masjid Sheikh Zayed Solo untuk Healing Saat Ramadan

Wisata Menarik di Sekitar Masjid Sheikh Zayed Solo

Masjid Sheikh Zayed Solo menjadi salah satu destinasi wisata yang sangat diminati sejak dibuka pada Maret 2023 lalu. Lokasinya berada di Jl. Ahmad Yani No.128 Gilingan, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta, Jawa Tengah. Meskipun tidak berada di pusat kota, terdapat banyak tempat wisata menarik yang berdekatan dengan masjid ini. Berikut adalah beberapa rekomendasi tempat wisata yang bisa dikunjungi saat berkunjung ke Masjid Sheikh Zayed Solo, terutama selama bulan Ramadan 1447 Hijriah.

1. Taman Tirtonadi



Taman Tirtonadi dikenal sebagai tempat nongkrong yang asyik di Solo. Sungai Pepe yang bersih dengan bendungan serta jembatan ikoniknya menjadi pemandangan utama saat mengunjungi taman ini. Pemandangan cantik akan terlihat saat sore hari ketika matahari terbenam. Aliran sungai yang tenang dan cahaya senja yang menyorot membuat tampilan taman semakin menawan.

Selama berada di Taman Tirtonadi, pengunjung dapat melakukan berbagai kegiatan seru. Banyak masyarakat setempat memanfaatkan taman ini sebagai tempat nongkrong. Mereka duduk di bangku taman atau rerumputan sambil menikmati suasana lingkungan yang asri. Selain itu, banyak pengunjung juga mencari kuliner di sekitar taman, yang memiliki beragam tenant kuliner menjajakan makanan ringan, berat, hingga minuman segar.

Beberapa masyarakat juga menggunakan taman ini untuk berolahraga, seperti jogging atau bersepeda santai. Bagi komunitas skateboard di Solo, Taman Tirtonadi tentu sudah tidak asing lagi karena memiliki area skateboard yang ramai di sore hari. Penampilan para skateboarder sering kali menjadi tontonan menarik bagi pengunjung.

2. Museum Lokananta



Lokananta merupakan potret sempurna dari perkembangan musik Indonesia di masa lalu. Studio musik pertama di Indonesia ini didirikan pada 29 Oktober 1956 di Solo oleh Raden Maladi, dengan bantuan Oetojo Soemowidjojo dan Raden Ngabehi Soegoto Soerjodipoero. Nama Lokananta diambil dari Bahasa Sansekerta yang berarti “gamelan dari khayangan yang bersuara merdu”.

Tempat ini menyimpan 53.000 keping piringan hitam dan 5.670 master rekaman bersejarah, termasuk rekaman pembacaan teks proklamasi oleh Ir. Soekarno. Lokananta pernah mengalami kejayaan di era 1970-an hingga 1980-an, dengan mengorbitkan legenda musik Indonesia seperti Gesang, Waldjinah, Bing Slamet, Titiek Puspa, hingga Sam Saimun. Sayangnya, masa jaya ini mulai berakhir pada era 90-an hingga 2000-an.

Untuk menghidupkan kembali Lokananta, dilakukan revitalisasi yang mencakup galeri/museum Lokananta, studio rekaman, panggung amphitheater, area ritel F&B, dan galeri UMKM. Melalui revitalisasi ini, diharapkan Lokananta kembali berjaya sebagai cagar budaya yang harus dijaga.

3. Taman Balekambang



Lokasi Taman Balekambang dekat dengan Stadion Manahan dan Terminal Bus Tirtonadi. Letaknya yang tidak jauh dari pusat kota membuat Taman Balekambang menjadi pilihan tepat untuk liburan keluarga. Area taman ini memiliki luas mencapai 9,8 hektar dengan pepohonan hijau yang menjulang tinggi dan nuansa alam yang kental.

Di dalam taman, pengunjung bisa menemukan berbagai binatang yang berkeliaran bebas seperti rusa, angsa, dan kera. Taman ini difungsikan sebagai area taman seni dan budaya, taman botani, serta taman edukasi. Liburan akhir pekan bersama keluarga di Taman Balekambang bisa dilengkapi dengan berbagai atraksi yang ramah anak, seperti area outbond, taman kelinci, dan naik perahu di danau yang ada di taman ini.

4. Puro Mangkunegaran



Puro Mangkunegaran menjadi salah satu destinasi wisata yang menarik di Solo. Pengunjung akan disajikan tur di kompleks Puro Mangkunegaran yang meliputi Pendopo Ageng, Paringgitan, Dalem Ageng, Bale Warni, dan Pracimoyoso. Pengunjung akan ditemani seorang pemandu wisata yang menjelaskan informasi mengenai sejarah dan keunikan Puro Mangkunegaran.

Harga tiket untuk wisatawan domestik adalah Rp 10 ribu, sedangkan untuk wisatawan asing adalah Rp 20 ribu. Untuk pemandu wisata, pengunjung disarankan memberikan tip seikhlasnya. Puro Mangkunegaran merupakan tempat yang cocok untuk mengenal lebih dalam tentang sejarah dan budaya Solo.

Eka Syaputra

Penulis berita yang fokus pada isu politik ringan dan peristiwa harian. Ia menikmati waktu luang dengan menggambar, membaca artikel opini, dan mendengarkan musik indie. Menurutnya, tulisan yang baik adalah hasil dari pikiran tenang. Motto: "Objektivitas adalah harga mati."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× How can I help you?