Kekayaan 3 Bupati Jateng Terbongkar: Siapa Paling Kaya?

Tiga Bupati di Jawa Tengah Terlibat dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK

Beberapa bupati di Jawa Tengah terjerat dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sejak awal 2026. Mereka adalah Sudewo, Fadia Arafiq, dan Syamsul Auliya Rachman. Kasus korupsi yang mereka duga terkait beragam, mulai dari proyek perkeretaapian hingga pengadaan jasa outsourcing.

Bupati Pati, Sudewo: Dugaan Penerimaan Dana dalam Proyek Perkeretaapian

Sudewo, Bupati Pati, diduga menerima aliran dana terkait kasus korupsi dalam proyek pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api di lingkungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan. Ia disebut menerima commitment fee saat masih menjabat anggota DPR periode 2019–2024. Commitment fee merupakan biaya yang dibebankan oleh pemberi pinjaman kepada peminjam sebagai kompensasi atas kesanggupan mereka untuk menyediakan dana pinjaman.

Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq: Pengadaan Jasa Outsourcing

Fadia Arafiq, Bupati Pekalongan, juga terlibat dalam dugaan korupsi pengadaan jasa outsourcing di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan pada periode 2023–2026. Praktik tersebut diduga dilakukan melalui perusahaan keluarga PT Raja Nusantara Berjaya (PT RNB). Penyidik KPK menemukan transaksi masuk sekitar Rp46 miliar ke rekening perusahaan dari proyek pengadaan jasa di Pemkab Pekalongan. Hanya sekitar Rp22 miliar yang digunakan untuk membayar gaji pegawai outsourcing, sementara sisanya diduga mengalir ke lingkaran keluarga inti.

Berikut daftar dugaan aliran dana ke keluarga Fadia Arafiq:
– Fadia Arafiq diduga menerima Rp5,5 miliar
– Suaminya Mukhtaruddin Ashraff Abu sekitar Rp1,1 miliar
– Putranya Muhammad Sabiq Ashraff Rp4,6 miliar
– Zea Ashraff diduga menerima Rp2,5 miliar
– Selain itu, Direktur PT RNB Rul Bayatun juga diduga memperoleh Rp2,3 miliar.

Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman: OTT Terbaru di Cilacap

Yang terbaru, KPK kembali menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Cilacap, Jawa Tengah. Dalam operasi senyap tersebut, tim lembaga antirasuah mengamankan Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman. Dalam OTT ini, KPK mengamankan 27 orang yang terdiri atas Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman, Sekda Cilacap Sadmoko Danardono, serta sejumlah ASN dan pihak swasta.

Harta Kekayaan Ketiga Bupati

Harta Kekayaan Sudewo

Berdasarkan data dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Sudewo melaporkan kekayaannya pada 11 April 2025. Dari laporan tersebut, diketahui bahwa kader Partai Gerindra itu mempunyai harta kekayaan senilai Rp31.519.711.746 (Rp31,5 miliar). Harta tersebut terbagi ke dalam sejumlah aset, di antaranya adalah tanah dan bangunan. Sudewo tercatat memiliki 31 aset dalam kategori tersebut yang tersebar di berbagai wilayah dengan nilai mencapai Rp17.030.885.000.

Aset berupa alat transportasi dan mesin yang dimiliki oleh Sudewo ialah 6 mobil dan 2 motor. Berikut rinciannya:
1. Mobil, Toyota Innova Minibus Tahun 2013, Hasil Sendiri Rp120.000.000.
2. Mobil, Toyota Harrier Jeep Tahun 2014, Hasil Sendiri Rp400.000.000.
3. Motor, Honda Beat Solo Tahun 2017, Hasil Sendiri Rp4.000.000.
4. Motor, Suzuki Ts125 Tahun 2004, Hasil Sendiri Rp25.000.000.
5. Mobil, Mitsubishi Pajero Sport Jeep Tahun 2019, Hasil Sendiri Rp287.050.000.
6. Mobil, Bmw X5 Tahun 2023, Hasil Sendiri Rp1.900.000.000.
7. Mobil, Toyota Alphard Tahun 2024, Hasil Sendiri Rp1.700.000.000.
8. Mobil, Toyota Land Cruiser Tahun 2019, Hasil Sendiri Rp1.900.000.000.

Lebih lanjut, Sudewa mempunyai aset harta bergerak lainnya Rp795.000.000, surat berharga Rp5.397.500.000, serta kas dan setara kas Rp1.960.276.746. Lulusan magister di bidang Teknik Pembangunan di Universitas Diponegoro (Undip) Semarang itu pun tercatat tak memiliki utang.

Harta Kekayaan Fadia Arafiq

Laporan harta kekayaan Fadia terakhir kali diterbitkan pada 31 Desember 2023. Adapun rincian kekayaan Fadia Arafiq yakni sebagai berikut:

A. TANAH DAN BANGUNAN Rp 74.290.000.000

  1. Tanah Seluas 2720 m2 di KAB / KOTA PEKALONGAN, HASIL SENDIRI Rp 2.040.000.000
  2. Tanah dan Bangunan Seluas 90 m2/55 m2 di KAB / KOTA BOGOR, HASIL SENDIRI Rp 1.500.000.000
  3. Tanah dan Bangunan Seluas 180 m2/162 m2 di KAB / KOTA BOGOR, HASIL SENDIRI Rp 3.500.000.000
  4. Tanah dan Bangunan Seluas 2.25 m2/2.25 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA PUSAT, HASIL SENDIRI Rp 2.400.000.000
  5. Tanah dan Bangunan Seluas 2.84 m2/2.84 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA PUSAT, HASIL SENDIRI Rp 3.800.000.000
  6. Tanah dan Bangunan Seluas 800 m2/500 m2 di KAB / KOTA BOGOR, HASIL SENDIRI Rp 5.000.000.000
  7. Tanah dan Bangunan Seluas 489 m2/200 m2 di KAB / KOTA KOTA SEMARANG, HASIL SENDIRI Rp 7.000.000.000
  8. Tanah Seluas 200 m2 di KAB / KOTA BADUNG, HASIL SENDIRI Rp 3.500.000.000
  9. Tanah dan Bangunan Seluas 100 m2/100 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA TIMUR, HASIL SENDIRI Rp 5.000.000.000
  10. Tanah Seluas 550 m2 di KAB / KOTA BOGOR, HASIL SENDIRI Rp 10.000.000.000
  11. Tanah dan Bangunan Seluas 209 m2/209 m2 di KAB / KOTA KOTA DEPOK, HASIL SENDIRI Rp 3.500.000.000
  12. Tanah dan Bangunan Seluas 1613 m2/800 m2 di KAB / KOTA PEKALONGAN, HASIL SENDIRI Rp 3.500.000.000
  13. Tanah dan Bangunan Seluas 310 m2/300 m2 di KAB / KOTA PEKALONGAN, HASIL SENDIRI Rp 5.000.000.000
  14. Tanah Seluas 1298 m2 di KAB / KOTA PEKALONGAN, HASIL SENDIRI Rp 2.500.000.000
  15. Tanah Seluas 740 m2 di KAB / KOTA PEKALONGAN, HASIL SENDIRI Rp 1.000.000.000
  16. Tanah Seluas 1900 m2 di KAB / KOTA PEKALONGAN, HASIL SENDIRI Rp 1.900.000.000
  17. Tanah Seluas 1900 m2 di KAB / KOTA PEKALONGAN, HASIL SENDIRI Rp 1.900.000.000
  18. Tanah Seluas 1420 m2 di KAB / KOTA PEKALONGAN, HASIL SENDIRI Rp 3.550.000.000
  19. Tanah Seluas 599 m2 di KAB / KOTA PEKALONGAN, HASIL SENDIRI Rp 2.500.000.000
  20. Tanah Seluas 7330 m2 di KAB / KOTA PEKALONGAN, HASIL SENDIRI Rp 2.500.000.000
  21. Bangunan Seluas 0 m2 di KAB / KOTA PEKALONGAN, HASIL SENDIRI Rp 500.000.000
  22. Bangunan Seluas 0 m2 di KAB / KOTA PEKALONGAN, HASIL SENDIRI Rp 350.000.000
  23. Tanah Seluas 121 m2 di KAB / KOTA BOGOR, HASIL SENDIRI Rp 325.000.000
  24. Tanah Seluas 76 m2 di KAB / KOTA BOGOR, HASIL SENDIRI Rp 700.000.000
  25. Tanah dan Bangunan Seluas 76 m2/120 m2 di KAB / KOTA BOGOR, HASIL SENDIRI Rp 700.000.000
  26. Tanah Seluas 10 m2 di KAB / KOTA BOGOR, HASIL SENDIRI Rp 125.000.000

B. ALAT TRANSPORTASI DAN MESIN Rp 1.180.000.000

  1. MOBIL, HYUNDAI MINIBUS Tahun 2013, HASIL SENDIRI Rp 200.000.000
  2. MOBIL, ALPHARD ALPHARD X A/T 2.4 Tahun 2018, HASIL SENDIRI Rp 980.000.000

C. HARTA BERGERAK LAINNYA Rp 3.020.000.000

D. SURAT BERHARGA Rp 0

E. KAS DAN SETARA KAS Rp 10.897.466.986

F. HARTA LAINNYA Rp 0

Sub Total Rp 89.387.466.986

Fadia Arafiq tercatat memiliki utang sebesar Rp 2.684.436.439, sehingga total kekayaan yang dimiliki saat ini mencapai Rp 86.703.030.547.

Harta Kekayaan Syamsul Auliya Rachman

Berdasarkan LHKPN per 19 Januari 2026/Periodik – 2025, harta kekayaan Syamsul Auliya mencapai Rp12.039.790.782. Dari total tersebut, aset terbesar merupakan tanah dan bangunan. Berikut rinciannya:

DATA HARTA

A. TANAH DAN BANGUNAN Rp. 8.150.000.000

1. Tanah dan Bangunan Seluas 3.234 m2/1.000 m2 di KAB / KOTA CILACAP, Rp. 8.000.000.000

2. Tanah Seluas 140 m2 di KAB / KOTA CILACAP, Rp. 150.000.000

B. ALAT TRANSPORTASI DAN MESIN Rp. 1.400.000.000

1. MOBIL, TOYOTA MINI BUS Tahun 2021, HIBAH TANPA AKTA Rp. 900.000.000

2. MOBIL, TOYOTA SUV Tahun 2024, HASIL SENDIRI Rp. 500.000.000

C. HARTA BERGERAK LAINNYA Rp. 360.000.000

D. SURAT BERHARGA Rp. —-

E. KAS DAN SETARA KAS Rp. 1.295.400.782

F. HARTA LAINNYA Rp. 1.050.000.000

Sub Total Rp. 12.255.400.782

III. HUTANG Rp. 215.610.000

IV. TOTAL HARTA KEKAYAAN (II-III) Rp. 12.039.790.782

Rommy Argiansyah

Reporter berita yang mengutamakan akurasi dan objektivitas. Ia memiliki ketertarikan pada isu sosial dan ekonomi, serta mengikuti perkembangan dunia digital. Waktu luangnya dihabiskan untuk membaca laporan penelitian, mendengarkan podcast edukasi, dan berjalan santai di taman kota. Motto: "Fakta adalah kompas bagi setiap penulis."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× How can I help you?