Koster Minta Semua Bekerja untuk Rakyat, 3.535 PAC hingga Anak Ranting PDIP Badung Dikukuhkan

Pengukuhan 3.535 Pengurus PDIP Kabupaten Badung

Sebanyak 3.535 pengurus Anak Cabang (PAC), Pengurus Ranting, dan Pengurus Anak Ranting PDI Perjuangan (PDIP) se-Kabupaten Badung resmi dikukuhkan di Balai Budaya Giri Nata Mandala Puspem Badung, Jumat (13/3). Proses pengukuhan ini dilakukan langsung oleh Ketua DPD PDIP Bali, I Wayan Koster, yang didampingi oleh Ketua DPC PDIP Badung, I Nyoman Giri Prasta. Turut hadir dalam acara tersebut Sekretaris DPC PDIP I Wayan Adi Arnawa dan Bendahara PDIP Badung, Bagus Alit Sucipta.

Koster menekankan bahwa pengukuhan ini merupakan langkah konsolidasi organisasi partai hingga ke tingkat akar rumput menjelang agenda politik ke depan. Menurutnya, 3.535 pengurus yang dikukuhkan tersebut merupakan struktur resmi partai yang memiliki peran penting sebagai motor penggerak organisasi di wilayah Badung. Mereka diharapkan mampu menjalankan tugas-tugas kepartaian sekaligus memperkuat kerja politik yang berpihak pada masyarakat.

“Total tadi jumlahnya 3.535 kader yang dikukuhkan. Ini adalah motor penggerak partai yang resmi duduk dalam struktur partai untuk menjalankan tugas-tugas kepartaian di Kabupaten Badung,” ujar Koster.

Menurut Koster, keberhasilan menghimpun ribuan pengurus hingga tingkat paling bawah menunjukkan kemampuan organisasi partai di Badung yang dinilai berjalan sangat baik. Ia pun menyampaikan apresiasi kepada jajaran pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) setempat yang dinilai mampu melakukan pengorganisasian secara maksimal.

“Secara khusus saya menyampaikan terima kasih kepada Ketua DPC Badung yang juga menjabat sebagai Wakil Gubernur Bali karena telah mengkoordinasikan proses konsolidasi partai dengan baik,” katanya.

Meski telah resmi duduk dalam struktur partai, Koster menegaskan tugas utama para pengurus bukan sekadar menjalankan fungsi organisasi secara formal. Para kader diminta benar-benar bekerja untuk rakyat dan mengimplementasikan program-program partai di tengah masyarakat.

“Ke depan tentu saja bukan hanya formal duduk sebagai struktur partai, tetapi yang penting bekerja untuk rakyat dan menjalankan program-program partai,” tegasnya.

Soliditas dan Ideologi Partai

Ketua DPC PDIP Badung, I Nyoman Giri Prasta menyampaikan bahwa akar semua kader tetap solid. Dirinya meminta agar tidak ada blok-blokan antara kader partai dan tetap solid. “Kita tidak boleh mundur, tak boleh berkelit lagi dan ini sudah tanggung jawab. Kita kader partai yang sudah memikul ide dan tanggung jawab pada ide itu,” ujarnya kepada semua kader partai.

Selain itu, Giri Prasta juga meminta semua yang dikukuhkan harus bergerak membuktikan ide gagasan pemikiran. “Ingat cita-cita dan spirit Bung Karno adalah bintang penuntun bagi rakyat dan bangsa Indonesia,” kata dia.

Dinamika Politik dan Perpindahan Kader

Sementara itu, sejumlah kader PDIP ada yang loncat dan memilih partai lain saat ini. Seperti halnya mantan Wakil Bupati Tabanan I Made Edi Wirawan yang kini memilih bergabung ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Menyikapi hal itu, Koster sepertinya tidak mau ambil pusing. Bahkan terkait dinamika politik, termasuk adanya kader senior yang berpindah partai di sejumlah daerah, Koster menilai hal tersebut sebagai sesuatu yang wajar dalam kehidupan politik. Ia menilai perpindahan kader merupakan bagian dari dinamika yang biasa terjadi dalam sistem demokrasi.

“Dalam dinamika politik itu wajar. Yang pindah ke partai lain ada, tapi yang pindah ke PDI Perjuangan juga lebih banyak. Jadi biasa saja,” ujar Koster.

Pentingnya Pemahaman Ideologi

Menurutnya untuk menjaga soliditas kader, Koster menekankan pentingnya pemahaman ideologi partai. Ia meminta seluruh pengurus yang baru dikukuhkan memahami secara mendalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), kebijakan partai, serta berbagai peraturan organisasi. Dengan pemahaman ideologi yang kuat, kata Koster kader tidak akan mudah tergoda berpindah partai secara pragmatis.

“Tadi sudah diberikan arahan agar memahami AD/ART, kebijakan partai, serta menjadi kader yang ideologis. Kalau ideologi kepartaiannya sudah tertanam kuat, tentu tidak mudah pindah partai secara pragmatis,” katanya.

Kekompakan Internal Partai

Selain itu, Koster juga menegaskan pentingnya menjaga kekompakan internal partai. Ia menolak adanya praktik pengelompokan atau faksi di tubuh partai, khususnya di Badung. Menurutnya, seluruh kader harus bergerak dalam satu barisan yang solid demi memperkuat organisasi partai di daerah tersebut.

“Tidak ada faksi, tidak ada kelompok. Yang ada hanya satu, yaitu PDI Perjuangan Kabupaten Badung,” tegasnya.

Melalui pengukuhan ribuan pengurus ini, Koster berharap struktur partai di Badung semakin solid dan mampu menjadi kekuatan politik yang bekerja langsung untuk kepentingan masyarakat.

Dina Nabila

Penulis yang mengamati perkembangan gaya hidup sehat dan tren olahraga ringan. Ia suka jogging sore, membaca artikel kesehatan mental, dan mencoba menu makanan sehat. Menurutnya, menulis adalah cara menjaga keseimbangan pikirannya. Motto: “Sehat dalam pikiran, kuat dalam tulisan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× How can I help you?