Gigi Dall’Igna Pastikan Marc Marquez dalam Kondisi Sempurna
Gigi Dall’Igna, bos besar Ducati, menegaskan bahwa proses rehabilitasi Marc Marquez berjalan dengan sangat baik. Ia menyatakan bahwa pembalap asal Spanyol tersebut akan kembali dalam kondisi fisik 100 persen saat tampil di Grand Prix Jerez.
Ducati telah menunjukkan komitmen yang kuat untuk tidak mencari alasan terkait regulasi konsesi. Tim ini justru siap bekerja lebih keras guna mengejar Aprilia dan memperbaiki posisi mereka dalam persaingan MotoGP.
Persiapan untuk GP Jerez
Sesi tes resmi pada hari Senin di Jerez menjadi agenda penting bagi Ducati. Mereka ingin menguji inovasi teknis terbaru dari Desmosedici. Tes ini akan menjadi langkah strategis untuk memastikan motor mereka siap menghadapi balapan.
Di tengah spekulasi tentang cedera Marquez, Dall’Igna memberikan jawaban tegas dan menenangkan. Ia menilai bahwa Marquez sedang dalam proses pemulihan yang sangat baik. Meskipun sempat absen selama lima seri terakhir musim 2025 lalu akibat cedera, kini sang pembalap sudah kembali dalam kondisi yang sangat baik.
Marc Marquez Menuju Level Sempurna
Kekhawatiran publik tentang kondisi fisik Marquez langsung ditangani oleh Dall’Igna. Ia mengakui bahwa Marquez pernah melewati masa sulit, tetapi sekarang progresnya sangat impresif.
Jerez diprediksi akan menjadi saksi kembalinya sang The Baby Alien dalam kondisi terbaiknya. Dall’Igna menyebut bahwa Pecco Bagnaia dan Marquez sama-sama dalam kondisi yang sangat baik. Bagnaia terlihat tenang dan jernih dalam komentarnya saat latihan, pengujian, dan persiapan balapan.
“Marc juga bekerja dengan sangat baik. Jelas dia mengalami cedera yang cukup serius. Dia melewatkan lima balapan di akhir musim, jadi dia masih terus berprogres dalam rehabilitasinya.”
“Namun jujur saja, saya melihatnya melakukannya dengan sangat baik, dan saya pikir dia akan bugar 100 persen saat di Jerez nanti,” ujar Dall’Igna menjelaskan.
Keyakinan ini menjadi angin segar bagi tim. Jika Marquez benar-benar dalam kondisi sempurna, maka persaingan di Jerez dipastikan akan berubah. Ditambah lagi dengan ketenangan Bagnaia yang tetap fokus, Ducati memiliki duet mematikan yang siap merebut kembali takhta yang saat ini dipegang oleh Aprilia.
Misi Mengejar Aprilia
Tidak bisa dimungkiri, Aprilia telah tumbuh menjadi ancaman nyata bagi dominasi Ducati. Keberhasilan pabrikan Noale tersebut di awal musim ini tidak lepas dari sistem konsesi yang dirancang untuk menyeimbangkan peta kekuatan antar-pabrikan.
Dall’Igna menyadari bahwa Ducati saat ini sedang berada dalam posisi yang sedikit dipersulit secara regulasi, namun ia tak menjadikan hal itu sebagai alasan.
“Sistem konsesi memang dirancang untuk mencoba sedikit menyeimbangkan kembali sistem ini, yang jelas merugikan Ducati, yang terbukti telah memberikan perbedaan dari sudut pandang teknis dalam beberapa tahun terakhir.”
“Namun saya ulangi, ini bukan alasan. Kami di sini untuk mencoba berjuang demi kemenangan, jadi kami pasti perlu menyingsingkan lengan baju dan melakukan segala daya kami untuk membawa motor kami kembali menjadi tolok ukur dalam sistem MotoGP,” tegas Dall’Igna.
Bagi Ducati, tidak ada kata menyerah. Menghadapi Aprilia yang tengah moncer, Panigale justru semakin terpacu untuk membuktikan keunggulan mereka.

Tes di Jerez Memburu Solusi Teknis
Rencana besar Ducati menuju Sirkuit Jerez tidak berhenti pada kesiapan fisik pembalap. Mereka telah menyiapkan serangkaian agenda teknis yang sangat padat. Sirkuit Jerez seolah akan jadi laboratorium Ducati pada Senin (27/4/2026).
Dall’Igna membocorkan bahwa ada beberapa ide baru yang akan diuji coba. Inovasi ini sangat penting untuk memastikan Desmosedici kembali di jalur yang tepat.
“Katakanlah pasti akan ada tes setelah Jerez, namun kami mungkin juga akan mencoba menjalankan beberapa pengujian selama balapan untuk menemukan beberapa solusi.”
“Kami jelas memiliki beberapa ide, dan kami perlu memahami apakah ide-ide ini tepat atau tidak. Jadi, tes hari Senin pasti akan sangat penting,” pungkas sang bos Ducati.












