Bupati Aceh Tenggara Membuat Perdebatan dengan Pernyataan tentang Prabowo
Bupati Aceh Tenggara, Muhammad Salim Fakhry, membuat perhatian publik setelah menyampaikan harapan yang tidak biasa saat berada di hadapan Presiden Prabowo Subianto. Pernyataannya yang mengejutkan ini terjadi saat kunjungan Presiden ke lokasi pengungsian korban banjir di Kutacane, Aceh Tenggara.
Harapan yang Menarik Perhatian
Pernyataan Fakhry langsung viral dan menjadi topik utama dalam media sosial. Ia mengungkapkan harapan bahwa Prabowo bisa menjadi presiden seumur hidup. Ucapan tersebut disampaikan di hadapan warga pengungsi, dan membuat mereka bersorak. Namun, Presiden hanya tersenyum sambil menggelengkan kepala, memberi isyarat bahwa ia tidak ingin isu tersebut memengaruhi fokus kunjungannya.
Fakhry awalnya menyampaikan apresiasi kepada Presiden karena datang langsung ke daerahnya setelah bencana banjir melanda. Ia juga menyampaikan harapan agar pemerintah pusat membantu pemulihan Aceh Tenggara pasca-bencana.
Latar Belakang Politik Bupati Aceh Tenggara
Muhammad Salim Fakhry adalah politikus senior Partai Golkar yang telah lama aktif dalam dunia politik. Ia lahir pada 21 Oktober 1968 di Aceh Tenggara dan mulai kiprahnya di DPRK Aceh Tenggara pada akhir 1990-an. Selama bertahun-tahun, ia berhasil menduduki posisi strategis seperti wakil ketua hingga ketua DPRK.
Kesuksesannya di tingkat daerah membawanya ke Senayan sebagai anggota DPR RI selama dua periode, yaitu 2014–2019 dan 2019–2024. Di DPR, ia ditempatkan di Komisi IV yang membidangi sektor pertanian, peternakan, kehutanan, kelautan, dan lingkungan hidup.
Di internal Partai Golkar, Salim dikenal sebagai tokoh dengan pengaruh kuat. Ia terpilih aklamasi sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Aceh Tenggara untuk periode 2020–2025 dan pernah menjabat Wakil Bendahara Umum DPP Golkar pada 2019–2024.
Jejaring yang Luas
Salim memiliki jejaring yang luas di partai dan organisasi kemasyarakatan. Ia pernah memimpin KNPI Aceh Tenggara, AMPI, hingga PMI Aceh Tenggara selama bertahun-tahun. Selain itu, ia aktif di lembaga pendidikan dan organisasi sosial seperti STAISES Aceh Tenggara, Persatuan Marga Selian, dan IPHI Aceh Tenggara.
Meskipun tidak kembali terpilih ke Senayan pada Pemilu 2024, Salim justru dipercaya masyarakat untuk memimpin daerah kelahirannya sebagai Bupati Aceh Tenggara periode 2025–2030. Jabatan ini memperkuat posisinya sebagai figur sentral dalam pemerintahan lokal sekaligus tokoh Golkar yang memiliki basis massa loyal.
Kontroversi yang Mengundang Perhatian
Momen Salim mendampingi Prabowo saat meninjau lokasi pengungsian menjadi titik sorotan baru dalam karier politiknya. Di tengah warga yang berkumpul, ia menyampaikan dukungan agar Prabowo menjadi “presiden seumur hidup”. Pernyataan tersebut langsung mendapat respons dari Presiden Prabowo yang menegaskan bahwa dirinya hadir untuk meninjau kondisi warga, bukan membahas isu politik.
Respons itu sekaligus meredam suasana dan menjaga fokus kunjungan pada penanganan bencana. Ucapan Salim itu kemudian menjadi perbincangan publik, memunculkan penilaian beragam, mulai dari dukungan politik hingga kritik terhadap gaya komunikasinya.
Tokoh Lokal dengan Pengaruh Besar
Terlepas dari kontroversinya, Muhammad Salim Fakhry tetap menjadi salah satu tokoh paling berpengaruh di Aceh Tenggara. Karier panjang di legislatif, pengalaman di partai, serta keterlibatannya dalam organisasi masyarakat menjadikan Salim figur yang memiliki jaringan kuat baik di tingkat daerah maupun nasional.
Pernyataan yang ia lontarkan mungkin memicu perdebatan, tetapi sosok Salim Fakhry tetap dikenal sebagai politikus Golkar yang vokal, loyal, dan memiliki basis dukungan solid di wilayahnya.












