4 Momen Bae Ki Tae Marah pada Jang Geon Young di Made in Korea

Konflik yang Memanas antara Baek Ki Tae dan Jang Geon Young di “Made in Korea”

Konflik antara Baek Ki Tae (diperankan oleh Hyun Bin) dan Jang Geon Young (diperankan oleh Jung Woo Sung) di serial drama “Made in Korea” semakin memanas. Sejak awal, keberadaan Jang Geon Young menjadi salah satu penghalang bagi Baek Ki Tae dalam menjalankan bisnis narkobanya. Pergerakan dari Jang Geon Young sempat membuat rencana Baek Ki Tae berantakan. Semakin menuju puncak konflik, berikut ini 4 momen kritis yang membuat Baek Ki Tae murka pada Jang Geon Young.

1. Jang Geon Young Tidak Menurut Saat Diminta Berhenti Menyelidiki Geng Manjae

Dalam menjalankan bisnis narkobanya, Baek Ki Tae bekerja sama dengan geng Manjae, salah satu kelompok preman pengedar sabu yang cukup terkenal. Jang Geon Young bersama timnya sudah lama menyelidiki dan berniat untuk menangkap geng Manjae. Saat mengetahui jika ada seorang jaksa yang sedang menyelidiki koleganya, yaitu geng Manjae, Baek Ki Tae langsung mendatanginya.

Ia bersama timnya datang ke kantor Jang Geon Young dan diam-diam memasang beberapa alat penyadap. Baek Ki Tae meminta langsung kepada Jang Geon Young untuk berhenti menyelidiki geng Manjae karena KCIA yang akan mengurusnya. Dengan berlagak polos, Jang Geon Young menyetujui permintaan tersebut. Namun, sebenarnya diam-diam ia masih melanjutkan penyelidikannya itu.

2. Jang Geon Young Berani Menentang Baek Ki Tae Secara Terang-terangan

Setelah pertemuan pertama yang cukup intens, keduanya kembali melakukan pertemuan di kantor Jang Geon Young. Mereka pun terlibat dalam perbincangan yang membuat hubungan antara keduanya semakin memanas. Jang Geon Young dengan berani membahas tentang adik Baek Ki Tae, yaitu Baek Ki Hyun (diperankan oleh Woo Do Hwan), yang menjadi salah satu titik lemahnya.

Ia menanyakan tentang permasalahan serius yang pernah melibatkan Baek Ki Hyun di masa lalu. Tak hanya itu, Jang Geon Young juga dengan berani langsung menyatakan jika ia sudah tahu tentang Baek Ki Tae yang menyadap kantornya secara diam-diam. Hal ini membuat Baek Ki Tae menyadari jika Jang Geon Young secara terang-terangan telah menentangnya.

3. Jang Geon Young Menjadikan Kang Dae Il sebagai Mata-Mata

Setelah Jo Man Jae (diperankan oleh Park Ki Duk) dibunuh oleh KCIA, geng Manjae diambil alih oleh Kang Dae Il (diperankan oleh Kang Gil Woo). Baek Ki Tae pun mengajak Kang Dae Il untuk bekerja sama dalam membangun kembali bisnis narkoba tanpa sepengetahuan bosnya, Hwang Guk Pyeong (diperankan oleh Park Yong Woo). Mereka pun kembali mengumpulkan anggota geng Manjae dan mulai menyelundupkan narkoba ke Jepang serta bekerja sama dengan Choi Yu Ji (diperankan oleh Won Ji An).

Namun tanpa sepengetahuan Baek Ki Tae, Kang Dae Il yang sebelumnya sudah tertangkap oleh Jang Geon Young pun kembali diminta untuk memberikan informasi mengenai bisnis ilegal tersebut. Ia pun terpaksa memberikan informasi dan mengikuti perintah Jang Geon Young. Karena mulai merasa curiga, Baek Ki Tae pun mengancam Kang Dae Il hingga akhirnya ia mengaku jika selama ini Jang Geon Young memintanya untuk menjadi mata-mata dan memberikan beberapa informasi.

4. Jang Geon Young Mendatangi Baek Ki Hyun dan Memberitahu tentang Bisnis Ilegal Baek Ki Tae

Puncaknya, Baek Ki Tae langsung murka saat mengetahui Jang Geon Young telah mendatangi adiknya, yaitu Baek Ki Hyun. Setelah timnya terpaksa diberhentikan sementara, Jang Geon Young menempuh jalan yang beresiko dengan mendatangi Baek Ki Hyun di markas militer. Ia pun memberitahu jika dirinya adalah seorang jaksa yang sedang menyelidiki Baek Ki Tae terkait bisnis narkoba.

Jang Geon Young juga memberitahu jika sang kakak, Baek So Yeong (diperankan oleh Cha Hee) juga turut bergabung dengan Baek Ki Tae dalam bisnis tersebut. Hal ini tentu langsung menyulut amarah Baek Ki Tae karena sejak awal ia tidak ingin Baek Ki Hyun mengetahui tentang bisnisnya ini. Ia merasa murka karena Jang Geon Young telah membocorkan semua rahasianya kepada Baek Ki Hyun.

Bayu Purnomo

Penulis yang terbiasa meliput isu-isu pemerintahan, ekonomi, hingga gaya hidup ringan. Ia gemar bersepeda sore dan merawat tanaman hias di rumah. Rutinitas sederhana itu membantunya menjaga fokus dan kreativitas. Motto: "Berpikir jernih menghasilkan tulisan yang kuat."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× How can I help you?