Budaya  

Amalan Syakban 2026 untuk Persiapan Ramadan

JAKARTA,

Kalender hijriah Kementerian Agama RI menetapkan 1 Syaban 1447 H jatuh pada tanggal 20 Februari 2025. Syakban merupakan bulan kedelapan dalam kalender Islam, yang memiliki posisi istimewa sebagai bulan persiapan menjelang datangnya bulan suci Ramadan.

Pada bulan Syakban ada beberapa amalan yang dianjurkan untuk dilakukan, salah satu puasa sunah. Rasulullah dalam hadis riwayat ‘Aisyah menganjurkan supaya memperbanyak puasa sunah di bulan Syakban ketimbang bulan-bulan lainnya.

“Aku tidak pernah melihat Rasulullah SAW melakukan puasa satu bulan penuh kecuali puasa bulan Ramadhan dan aku tidak pernah melihat beliau lebih banyak berpuasa sunah melebihi (puasa sunah) di bulan Sya’ban.” (HR. Bukhari no. 1969 dan Muslim no. 1156)

Selain puasa, ada pula amalan bulan Syaban lainnya yang bisa dilakukan untuk mendapat keutamaannya. Berikut amalan bulan Syaban 2025:

1. Puasa Syakban

Puasa Syakban adalah puasa sunah yang dilakukan mulai tanggal 1 atau paling maksimal tanggal 15. Hal itu sebagaimana hadits Nabi yang diriwayatkan Ahmad, Abu Dawud, at-Tirmidzi, an-Nasa’i, dan Ibnu Majah. Bila sampai tanggal 15 belum berpuasa, maka haram berpuasa pada tanggal 16 sampai akhir Syaban.

“Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra, sungguh Rasullah saw bersabda: ‘Ketika Syakban sudah melewati separuh bulan, maka janganlah kalian berpuasa’.” (HR Imam Lima: Ahmad, Abu Dawud, at-Tirmidzi, an-Nasa’i, dan Ibnu Majah).

Keutamaan melaksanakan puasa sunah Syaban adalah akan mendapat pertolongan Rasulullah SAW kelak di hari kiamat.

2. Membaca Doa Bulan Sykaban

Selain memperbanyak berpuasa, Nabi Muhammad saw mengajarkan kepada umatnya agar membaca doa di bulan Syakban, yaitu:

Allahumma barik lana fi Rajaba wa Sya‘bana wa ballighna Ramadhana

Artinya, “Ya Allah, berkatilah kami pada bulan Rajab dan bulan Sya’ban. Sampaikan kami dengan bulan Ramadhan.”

Makna dalam doa tersebut menunjukkan permohonan kepada Allah agar diberikan keberkahan di bulan Syaban sekaligus panjang umur hingga bisa berjumpa dengan bulan Ramadan.

3. Membaca Selawat

Melansir laman iaintuban.ac.id, Rajab disebut sebagai bulan istighfar, sedangkan Syakban disebut bulan selawat kepada Nabi Muhammad SAW. Ayat yang memerintahkan agar setiap orang yang beriman memperbanyak shalawat kepada Nabi Muhammad SAW, diturunkan pada bulan ini, yaitu Surat Al-Ahzab ayat 56:

“Sesungguhnya Allah beserta Para Malaikat-Nya bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW, maka hai kalian orang-orang yang beriman bershalawatlah kepadanya dan ucapkanlah Salam untuknya.”

4. Membaca Istigfar

Membaca kalimat Istigfar tidak dibatasi pada bulan-bulan tertentu. Umat muslim dianjurkan untuk selalu meminta ampun kepada Allah SWT. Namun, malam Nisfu Syakban merupakan salah satu malam istimewa. Sebab, di malam tersebut, Allah swt mengampuni segala dosa-dosa hamba-Nya, kecuali dosa musyrik dan munafik yang menjadi sebab perpecahan.

Oleh karena itu, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak membaca istighfar, memohon ampun kepada Allah atas segala kesalahan yang telah diperbuat. Sebab, manusia tidak pernah lepas dari suatu kesalahan, perbuatan dosa, dan kemaksiatan.

5. Memperbanyak Salat Sunah

Pada malam Nisfu Syakban juga disunahkan untuk memperbanyak salat sunah yakni sebagai berikut:

Salat sunah mutlak adalah salat sunnat yang dapat dilakukan tanpa memerlukan sebab tertentu dan kapan saja kecuali waktu-waktu yang diharamkan untuk mengerjakan salat.

Salat sunah tasbih adalah salat yang diajarkan Rasululah SAW kepada pamannya Sayyidina Abbas Ra agar mendapatkan pengampunan dari Allah SWT.

* Salat Sunah Awabin, salat ini jumlahnya enam rakaat, dikerjakan setelah shalat Maghrib dan sebelum Isya, setiap dua rakaat satu kali salam. Pada tiap rakaat dibaca surat al-Fatihah dan al-Ikhlas sebanyak enam kali.

6. Membaca Surat Yasin 3 Kali

Dikutip dari NU Online, amalan malam Nisfu Syakban yang lain adalah membaca surat Yasin sebanyak 3 kali, dengan niat:

Surat Yasin yang pertama dibaca untuk memohon panjang umur (yang barakah) dan ketaatan/ketaqwaan serta dapat istiqamah kepada Allah SWT.

Surat Yasin yang kedua dibaca untuk memohon dijauhkan dari segala bentuk musibah, fitnah, bala/marabahaya lahir batin.

* Surat Yasin yang ketiga dibaca untuk memohon sugih hati/kaya hati yang langsung dari Allah tidak mudah meminta-minta pada selain Allah serta ditetapkan Iman Islam sampai akhir hayat.

7. Memperbanyak Zikir

Berikut bacaan zikir yang dianjurkan untuk sering diamalkan pada bulan Syaban:

Bacaan Tasbih: Subhanallah, artinya Maha Suci Allah.

Bacaan Tahmid: Alhamdulillah artinya Segala Puji Bagi Allah.

* Bacaan Takbir: Allahu Akbar m, artinya Allah Maha Besar.

Daliyah Ghaidaq

Jurnalis yang membahas isu anak muda, dunia komunitas, dan tren karier modern. Ia suka membaca blog produktivitas, mencoba teknik manajemen waktu, serta membuat jurnal harian. Motto: “Pemuda yang tahu informasi adalah pemuda yang kuat.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× How can I help you?