Peringatan Gubernur Sulbar Terkait Proses Mutasi Jabatan
Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), telah mengeluarkan peringatan keras kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat terkait proses mutasi dan penempatan jabatan. Hal ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk mencegah praktik korupsi yang sering kali terjadi akibat transaksi jabatan.
Transparansi dalam Penempatan Jabatan
Seluruh proses mutasi dan penempatan jabatan dilakukan secara transparan tanpa adanya jual beli jabatan dalam bentuk apapun. Langkah ini diambil setelah banyaknya kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di berbagai daerah yang dipicu oleh praktik suap jabatan.
Gubernur meminta kepada seluruh pejabat maupun calon pejabat agar waspada terhadap oknum-oknum yang menjanjikan posisi tertentu dengan imbalan materi atau uang. Ia menegaskan bahwa tidak ada jabatan di Pemprov Sulbar yang bisa ditransaksikan atau diperjualbelikan oleh siapa pun.
Progres Pengisian Jabatan Tinggi Pratama
Mengenai progres pengisian jabatan tinggi pratama di struktur organisasi yang baru, SDK menjelaskan bahwa tahapan untuk eselon tingkat atas sudah rampung. Fokus saat ini beralih pada pemenuhan posisi untuk tingkat administrator.
“Tahapan penempatan jabatan untuk eselon 1 sampai eselon 2 sudah selesai. Sekarang ini masuk tahapan eselon 3 yang juga hampir selesai, tinggal menunggu Pertek, setelah itu akan segera kita lantik,” tambahnya.
Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama
Sebelumnya, Gubernur Sulbar, Suhardi Duka (SDK) resmi melantik 14 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama lingkup Pemprov Sulbar. Pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan digelar di Ballroom Andi Depu Kantor Gubernur Sulbar, Rabu (21/1/2026).
Pada kesempatan itu, gubernur memastikan proses pelantikan sudah sesuai mekanisme seleksi persetujuan teknis (Pertek) terbuka yang berlaku. “Semua jabatan ini melalui proses dari pansel kemudian job fit, kemudian wawancara dan semuanya bersyarat. Saya meyakini bahwa anda akan sukses dengan jabatan yang baru dibantu oleh para istri,” ujar Gubernur Suhardi Duka.
Mekanisme Mutasi, Rotasi, dan Promosi
Gubernur menyampaikan bahwa mutasi, rotasi, dan promosi adalah hal yang wajar untuk mengisi jabatan yang kosong, menggantikan yang pensiun, atau sebagai penyegaran kinerja. “Mungkin tadinya pegang jabatan dinas kemudian masuk jadi asisten dan masuk di staf ahli itu biasa, berarti anda di selamatkan daripada kamu pegang yang besar jangan sampai tambah besar. jadi inilah cara kita memanajemen pemerintahan di provinsi Sulawesi Barat,” kata SDK.
Status Jabatan Eselon III
Sementara itu, untuk jabatan eselon III, Gubernur Suhardi Duka mengaku telah mengajukan pertek sebanyak 150 orang tetapi hingga saat ini tak satu pun belum ada yang turun. “Kita ajukan 150, kalau turun langsung kita lantik 150. Kalau turun 100, 100 kita lantik. Inilah susahnya karena harus melalui pertek-pertek itu, kita gubernur tidak berkewenangan secara langsung,” jelas Suhardi Duka.
Daftar Nama Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang Dilantik
Berikut nama-nama 14 pejabat pimpinan tinggi pratama yang secara resmi dilantik oleh gubernur Sulbar, Suhardi Duka, pada Rabu, 21 Januari 2026:
- Drs.H. Herdin Ismail, MM. Kepala badan kepegawaian dan pengembangan sumberdaya manusia daerah prov Sulbar.
- Drs. Amujib, MM. Kepala badan perencanaan, pembangunan riset dan inovasi daerah (Bapperida) Prov Sulbar.
- drg. H. Asran Masdy, SKG,M.AP. Staf ahli bidang pemerintahan, hukum dan politik Prov Sulbar.
- H.Habibi Asiz, S.STP, MM. Asisten administrasi umum Prov Sulbar.
- H. Andi Farid Amri, S.sos,.MM, Kepala dinas tenaga kerja daerah Sulawesi Barat Kepala dinas transmigrasi dan tenaga kerja daerah Provinsi Sulbar.
- Drs. Maddareski Salatin, M.si, Kepala dinas perumahan rakyat, kawasan permukiman, pertanahan dan perhubungan daerah Prov Sulbar.
- Bau Akram Dai,SE,.M.si, Kepala dinas kepemidaan, olahraga pariwisata dan ekonomi daerah Prov Sulbar.
- H. Zulkifli Manggazali, SE,.M.si, Kepala dinas lingkungan hidup dan kehutanan daerah Prov Sulbar.
- Hj. Darmawati, S.Pi,.MM, Kepala dinas sosial, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak serta pemberdayaan masyarakat dan desa daerah Prov Sulbar.
- Safariddin, S.sos, MAP, Kepala dinas kelautan dan perikanan (DKP) Prov Sulbar.
- Dr.Suyuti, S.Pi,MT, M.Sc, Kepala dinas pangan daerah Prov Sulbar.
- Drs. Aksan, M.M, Kepala satuan polisi pamong praja dan pemadam kebakaran daerah Prov Sulbar.
- Murdanil, SE, M.A.P, Kepala biro pemerintahan dan kesejahteraan rakyat sekretariat daerah Prov Sulbar.
- Moh. Ali Chandra, SE, M.si, Kepala badang pengelola keuangan dan aset daerah Prov Sulbar.
Jurnalis yang menaruh perhatian pada dunia pendidikan dan komunitas lokal. Ia senang menghabiskan waktu membaca biografi tokoh inspiratif, menulis catatan belajar, serta menghadiri diskusi publik. Aktivitas ini membantunya memahami sudut pandang masyarakat. Motto: "Berita harus menggerakkan, bukan sekadar dibaca."












