Beasiswa LPDP 2026: Panduan Pendaftaran, Jadwal, dan Persyaratan S2/S3

Persyaratan, Jadwal, dan Cara Daftar Beasiswa LPDP 2026 Tahap 1

Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) menjadi salah satu topik yang sangat diminati oleh para calon mahasiswa. Pendaftaran beasiswa ini telah dibuka sejak tanggal 22 Januari 2026. Dengan adanya skema baru, banyak perubahan yang bisa memengaruhi arah pendidikan S2 dan S3. Misalnya, kini beasiswa umum seperti reguler, PTUD, Beasiswa afirmasi, dan targeted melebur ke dalam 5 skema beasiswa. Tahun ini mulai berlaku beasiswa STEM Industri Strategis, beasiswa SHARE, dan masih banyak lagi.

Untuk itu, calon mahasiswa perlu memeriksa persyaratan, jenis beasiswa, jadwal, dan cara daftarnya. Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek) Brian Yuliarto mengatakan bahwa kuota beasiswa tahun ini mencapai 5.750. Untuk kuota jenjang S2 dan S3 sebanyak 4.000 kursi dan dokter spesialis 750 kursi. Pendanaan beasiswa LPDP 2026 Tahap 1 terbuka melalui dua skema, yaitu beasiswa penuh dan beasiswa parsial.

Persyaratan Umum Beasiswa LPDP 2026 Tahap 1

Secara umum, persyaratan untuk semua skema adalah sebagai berikut:

  1. Warga Negara Indonesia.
  2. Telah menyelesaikan studi:
  3. Program diploma empat (D4) atau sarjana (S1) untuk beasiswa jenjang magister;
  4. Program magister (S2), dokter spesialis, atau dokter subspesialis untuk beasiswa jenjang doktor; atau
  5. Program diploma empat (D4)/sarjana (S1) langsung doktor.
  6. Bagi pendaftar dari diploma empat (D4)/sarjana (S1) langsung doktor, wajib memenuhi ketentuan sebagai berikut:
  7. Memiliki LoA Unconditional dari Perguruan Tinggi Tujuan;
  8. Memenuhi seluruh kriteria persyaratan sebagai pendaftar jenjang doktor (S3) Beasiswa LPDP.
  9. Pendaftar yang telah menyelesaikan studi magister (S2) tidak diizinkan mendaftar pada program beasiswa jenjang magister dan pendaftar yang telah menyelesaikan studi doktor (S3) tidak diizinkan mendaftar pada program beasiswa jenjang doktor.
  10. Pendaftar jenjang doktor pada semua program Beasiswa LPDP diutamakan bagi yang melampirkan:
  11. Surat pernyataan promotor yang menyatakan persetujuan co-promotor dari perguruan tinggi dalam negeri, khususnya pendaftar jenjang doktor luar negeri; dan/atau
  12. Surat keterangan yang menyatakan kesesuaian bidang riset dengan kebutuhan lembaga/instansi/perusahaan dari pimpinan lembaga/instansi/ perusahaan untuk semua pendaftar jenjang doktor dalam negeri/doktor luar negeri.
  13. Bagi pendaftar jenjang doktor pada semua program Beasiswa LPDP yang merupakan lulusan dokter spesialis atau dokter subspesialis dapat menggunakan transkrip nilai dokter spesialis atau dokter subspesialis sebagai bukti pemenuhan syarat Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) pada masing-masing program.
  14. Bagi pendaftar lulusan perguruan tinggi luar negeri pada jenjang pendidikan sebelumnya, wajib melampirkan:
  15. Hasil penyetaraan ijazah dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui laman https://piln.kemdiktisaintek.go.id atau Kementerian Agama melalui laman https://diktis.kemenag.go.id/penyetaraanijazah/;
  16. Hasil konversi IPK dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui laman https://piln.kemdiktisaintek.go.id atau Kementerian Agama melalui laman https://diktis.kemenag.go.id/penyetaraanijazah/;
  17. Tangkapan layar ajuan penyetaraan ijazah dan/atau konversi IPK pada laman Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi atau Kementerian Agama mengenai penyetaraan ijazah dan konversi IPK bagi pendaftar yang penyetaraan ijazah dan/atau konversi IPKnya belum terbit. Tangkapan layar harus menampilkan identitas pendaftar.
  18. Pendaftar yang sedang menempuh studi (on going) dapat mendaftar dengan ketentuan berikut:
  19. Mendaftar pada program studi dan/atau perguruan tinggi tujuan yang berbeda dari yang sedang ditempuh;
  20. Pendaftar yang lulus seleksi substansi wajib membuat dan menandatangani surat pengunduran diri yang ditujukan kepada perguruan tinggi atas program studi yang sedang ditempuh serta menyampaikan surat tersebut kepada LPDP paling lambat 14 (empat belas) hari kalender setelah diumumkan lulus seleksi substansi melalui kanal tiket bantuan LPDP pada tautan berikut https://bantuan.lpdp.kemenkeu.go.id/.
  21. Pendaftar yang sedang menempuh studi (on going) dokter spesialis/dokter subspesialis dapat mendaftar program magister/doktor atau sebaliknya pendaftar yang sedang menempuh studi (on going) program magister/doktor dapat mendaftar program dokter spesialis/dokter subspesialis, dengan ketentuan:
  22. Pendaftar yang lulus seleksi substansi wajib menyelesaikan jenjang studi sebelumnya yang berbeda dengan pendaftaran ke LPDP, sebelum melakukan penandatanganan Surat Pernyataan Penerima Beasiswa.
  23. Pendaftar wajib menyerahkan ijazah atau surat keterangan lulus resmi dari perguruan tinggi jenjang studi sebelumnya, sebelum penandatanganan Surat Pernyataan Penerima Beasiswa.
  24. Pendaftar yang pernah menempuh studi namun tidak menyelesaikan studi pada program magister, doktor, dokter spesialis, dan dokter subspesialis baik di perguruan tinggi dalam negeri maupun perguruan tinggi di luar negeri dapat mendaftar Beasiswa LPDP di jenjang studi yang sama, dibuktikan dengan melampirkan surat pemberhentian/sejenisnya sebagai mahasiswa dari perguruan tinggi tersebut.
  25. Pendaftar dapat melampirkan surat rekomendasi yang ditandatangani/disetujui paling lama 1 (satu) tahun di bulan yang sama dengan waktu pendaftaran beasiswa. Surat rekomendasi dapat disampaikan dengan dua cara:
  26. Online Form, yaitu dengan cara menginput data pemberi rekomendasi melalui aplikasi pendaftaran yang terdiri dari nama perekomendasi, instansi, jabatan, email aktif dan nomor handphone. Selanjutnya, LPDP akan mengirimkan email kepada perekomendasi untuk mengisikan rekomendasi yang kemudian dikirimkan (submit) kepada LPDP.
  27. Offline Form (unggahan), yang ditandatangani oleh pemberi rekomendasi, disampaikan dengan cara mengunggah dokumen pada aplikasi pendaftaran serta mengisikan data: nama pemberi rekomendasi, bulan dan tahun penerbitan/penandatangan surat rekomendasi.
  28. Bagi pendaftar berstatus CPNS/PNS, wajib melampirkan surat usulan pada saat mendaftar. Surat usulan sekurang-kurangnya ditandatangani oleh pejabat setingkat eselon II yang membidangi pembinaan/ pengembangan SDM pada Kementerian/Lembaga atau Pemerintah Daerah tempat pendaftar bekerja dengan ketentuan:
  29. Mengusulkan atau merekomendasikan pendaftar untuk mengikuti program beasiswa LPDP; dan
  30. Mencantumkan Nama Lengkap serta Nomor Induk Pegawai (NIP) pendaftar.
  31. Bagi pendaftar yang merupakan lulusan Sekolah Kedinasan yang belum diangkat menjadi CPNS diperbolehkan mendaftar dengan mengunggah surat keterangan dari Kementerian/Lembaga yang menaungi sekolah tersebut dan menjelaskan bahwa pendaftar sedang dalam proses pengangkatan CPNS dan mendapatkan izin untuk mengikuti seleksi beasiswa LPDP sebagai pengganti surat usulan dari institusi pendaftar.
  32. Bagi pendaftar berstatus prajurit TNI di semua program beasiswa LPDP wajib melampirkan surat usulan yang ditujukan kepada LPDP sekurang-kurangnya ditandatangani oleh pejabat yang membidangi pembinaan SDM pada Mabes TNI/ TNI AD/ TNI AL/ TNI AU untuk mengikuti program beasiswa LPDP.
  33. Bagi pendaftar berstatus anggota POLRI di semua program beasiswa LPDP wajib melampirkan surat usulan yang ditujukan kepada LPDP sekurang-kurangnya ditandatangani oleh pejabat yang membidangi pembinaan SDM pada MABES POLRI untuk mengikuti program beasiswa LPDP.
  34. Memilih Perguruan Tinggi Tujuan dan program studi sesuai dengan ketentuan LPDP.
  35. Kelas yang diperbolehkan LPDP adalah:
  36. Kelas reguler penuh waktu (full time) yang diselenggarakan by coursework atau by research; atau
  37. Kelas khusus yang merupakan kelas kerjasama antara LPDP dan instansi lain.
  38. Kelas yang diselenggarakan pada lebih dari 1 (satu) perguruan tinggi dalam 1 (satu) negara yang sama bagi program beasiswa tujuan luar negeri diperbolehkan dengan ketentuan:
  39. Letter of Acceptance Unconditional (LoA) hanya dikeluarkan oleh 1 (satu) perguruan tinggi yang masuk dalam daftar perguruan tinggi tujuan beasiswa LPDP yang dipilih.
  40. Pembiayaan dana pendidikan yang dibayarkan oleh LPDP hanya kepada perguruan tinggi yang menerbitkan LoA tersebut.
  41. Gelar hanya diberikan oleh 1 (satu) perguruan tinggi yang menerbitkan LoA tersebut.
  42. Dalam hal program studi yang diikuti memberikan lebih dari 1 (satu) gelar akademik, dapat diperbolehkan setelah mendapatkan persetujuan Direktur Utama.
  43. Beasiswa LPDP tidak diperuntukkan untuk kelas-kelas sebagai berikut:
  44. Kelas eksekutif;
  45. Kelas khusus;
  46. Kelas karyawan;
  47. Kelas jarak jauh;
  48. Kelas yang diselenggarakan bukan di perguruan tinggi induk;
  49. Kelas internasional bagi pendaftar tujuan studi dalam negeri;
  50. Kelas yang diselenggarakan di lebih dari 1 (satu) negara perguruan tinggi; atau
  51. Kelas lainnya yang tidak memenuhi ketentuan LPDP.
  52. Menyetujui surat pernyataan yang telah disediakan pada aplikasi pendaftaran beasiswa LPDP (poin-poin tertera pada lampiran).
  53. Menulis profil diri termasuk riwayat pendidikan yang tidak diselesaikan (tidak lulus) pada aplikasi pendaftaran.
  54. Menulis personal statement yang mencerminkan kesadaran diri, proses pembelajaran, serta kesiapan pendaftar untuk melanjutkan studi.
  55. Menulis komitmen kembali ke Indonesia, rencana pasca studi, dan rencana kontribusi di Indonesia, disertai bentuk pengabdian di industri tertentu sesuai dengan program studi tujuan. Pengabdian dan kontribusi diutamakan untuk mendukung industri strategis, seperti ketahanan pangan, energi, pertahanan, digitalisasi, kesehatan, hilirisasi, maritim, manufaktur & material maju.
  56. Menulis Proposal Penelitian bagi pendaftar program pendidikan doktor dengan mengacu pada contoh format kerangka proposal penelitian terlampir.
  57. Jika pendaftar memiliki publikasi ilmiah, prestasi kejuaraan/non kejuaraan, dan pengalaman organisasi maka pendaftar mengisi riwayat publikasi ilmiah, prestasi kejuaraan/non kejuaraan, dan pengalaman organisasi pada aplikasi pendaftaran.

Jadwal dan Cara Daftar Beasiswa LPDP 2026

Cara daftar beasiswa LPDP 2026:
– Mendaftar secara online pada situs Pendaftaran Beasiswa LPDP: https://beasiswalpdp-terintegrasi.kemenkeu.go.id/
– Melengkapi dan mengunggah semua dokumen yang dipersyaratkan pada aplikasi pendaftaran.
– Pastikan melakukan submit aplikasi pendaftaran untuk mendapatkan kode registrasi/pendaftaran.

Proses Seleksi Beasiswa SHARE sebagai berikut:
– Seleksi Administrasi
– Seleksi Bakat Skolastik
– Seleksi Substansi

Jadwal Beasiswa LPDP 2026 Tahap 1

  1. Pendaftaran Seleksi

    22 Januari – 23 Februari 2026
  2. Seleksi Administrasi

    24 Februari – 12 Maret 2026
  3. Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi

    13 Maret 2026
  4. Pengajuan Sanggah

    14 – 17 Maret 2026
  5. Pengumuman Hasil Sanggah

    10 April 2026
  6. Seleksi Bakat Skolastik

    15 – 28 April 2026
  7. Pengumuman Hasil Seleksi Bakat Skolastik

    30 April 2026
  8. Seleksi Substansi

    4 Mei – 12 Juni 2026
  9. Pengumuman Hasil Seleksi Substansi

    22 Juni 2026
  10. Periode Perkuliahan paling cepat

    Bulan Juli 2026

Jenis Beasiswa LPDP 2026 yang Dibuka

Berdasarkan informasi LPDP, kini jenis atau program beasiswa yang dibuka ialah:

  1. Beasiswa STEM Industri Strategis
  2. Beasiswa SHARE
  3. Beasiswa Kemitraan, Double Degree, Joint Degree:
  4. Beasiswa LPDP – UNSW Program Doktor
  5. Beasiswa LPDP – NTU Program MBA
  6. Beasiswa LPDP – Tshinghua Master of Finance
  7. Beasiswa LPDP – University of Dundee United Kingdom Program Doktor Bidang Ilmu Hayati (Life Sciences)
  8. Beasiswa LPDP – University of Dundee Program Master Bidang Energi dan Ilmu Hayati (Life Sciences)
  9. Beasiswa LPDP – University of Dundee Program Doktor Bidang Energi
  10. Beasiswa LPDP – UST Korea Program Master dan Doktor
  11. Beasiswa LPDP – France Program Master
  12. Beasiswa LPDP – NTU Program Doktor
  13. Beasiswa LPDP – NUS Business School Program Master
  14. Beasiswa LPDP – Netherlands Program Master
  15. Program Double Degree dan Joint Degree LPDP
  16. Beasiswa Akselerasi Magister
  17. Beasiswa Kerjasama Khusus
  18. Beasiswa LPDP Penghargaan dan Peningkatan Prestasi Keolahragaan
  19. Beasiswa LPDP Pendidikan Kader Ulama/Ulama Perempuan
  20. Beasiswa LPDP Talenta Riset dan Inovasi Nasional
  21. Beasiswa Dokter Spesialis/Subspesialis
  22. Beasiswa Non Degree
  23. Beasiswa Fellowship Dokter Spesialis Tahun 2026
Wahyudi -

Jurnalis yang menaruh perhatian pada dunia pendidikan dan komunitas lokal. Ia senang menghabiskan waktu membaca biografi tokoh inspiratif, menulis catatan belajar, serta menghadiri diskusi publik. Aktivitas ini membantunya memahami sudut pandang masyarakat. Motto: "Berita harus menggerakkan, bukan sekadar dibaca."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× How can I help you?