Sekdaprov Riau Syahrial Abdi Kembali Beraktivitas Usai Diperiksa KPK

Pemeriksaan oleh KPK di Kantor Gubernur Riau

Pada Senin (10/11/2025), tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di Kantor Gubernur Riau. Penggeledahan ini berlangsung selama lebih dari lima jam, mulai pukul 11.00 WIB hingga 16.35 WIB. Fokus utama penggeledahan adalah ruang kerja Gubernur Riau di lantai 3 serta pemeriksaan sejumlah kendaraan dinas pejabat, termasuk mobil Plt Gubernur Riau SF Hariyanto dan mobil dinas Sekdaprov.

Selain itu, KPK juga mengamankan dua pejabat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau, yaitu Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Syahrial Abdi dan Kabag Protokol Setdaprov Riau, Raja Faisal. Saat kejadian, suasana terlihat tegang, terutama ketika Raja Faisal digiring oleh petugas menuju mobil yang ditumpangi tim KPK. Mobil tersebut berada di barisan paling depan dari tujuh unit mobil Toyota Innova hitam yang digunakan oleh tim KPK sejak pagi.

Kegiatan Harian Syahrial Abdi Pasca-Penggeledahan

Sehari setelah penggeledahan, Selasa (11/11/2025), Syahrial Abdi kembali terlihat menjalankan aktivitas kedinasannya. Pagi hari, ia terpantau sedang memimpin rapat koordinasi pengendalian inflasi daerah di ruang rapat gedung RCC Menara Lancang Kuning, Kantor Gubernur. Rapat tersebut membahas perkembangan pertumbuhan ekonomi Riau triwulan III serta tindak lanjut dukungan daerah dalam program penyediaan rumah layak huni.

Setelah memimpin rapat, ketika ditanya awak media sebelum meninggalkan kantor, Syahrial hanya memberikan jawaban singkat terkait dirinya yang sempat terlihat dibawa masuk ke dalam mobil KPK saat penggeledahan sehari sebelumnya. “Biasa aja, pemeriksaan biasa. Nanti ya,” ucap Syahrial sambil bergegas menuju mobil dinas yang menunggunya.

Kegiatan Lanjutan Syahrial Abdi

Sekda bergegas meninggalkan kantor gubernur karena harus menghadiri agenda selanjutnya di Hotel Bono, Jalan Riau. Di lokasi berikutnya, ia dijadwalkan mengikuti rapat penyusunan dokumen Taman Keanekaragaman Hayati (Taman Kehati) yang difasilitasi oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Riau.

Peristiwa Dramatis Saat Penggeledahan

Penggeledahan oleh KPK di Kantor Gubernur Riau berlangsung dramatis. Selain membawa tiga koper berisi dokumen yang diduga kuat sebagai barang bukti, tim KPK juga mengamankan dua pejabat Pemprov Riau. Saat konvoi kendaraan KPK mulai bergerak meninggalkan kompleks Kantor Gubernur Riau, tiba-tiba berhenti tepat di gerbang pintu keluar, persis di depan Masjid Komplek Kantor Gubernur Riau.

Beberapa saat kemudian, Sekdaprov Riau Syahrial Abdi berjalan dari arah parkiran masjid dan berjalan cepat masuk ke dalam salah satu mobil yang ditumpangi oleh petugas KPK. Syahrial langsung masuk dan menutup pintu mobil. Seluruh rombongan kemudian meninggalkan lokasi dengan pengawalan ketat.

Baik Raja Faisal maupun Syahrial Abdi tidak memberikan keterangan apa pun kepada awak media yang menunggu di luar area gedung. Petugas KPK juga tetap bungkam dan langsung meninggalkan komplek kantor gubernur.

Reaksi Pegawai dan Masyarakat

Salah seorang pegawai yang sedang duduk di teras masjid mengaku kaget melihat kejadian tersebut. Dia tidak menyangka pimpinannya bakal diangkut oleh KPK. “Iya, saya nampak tadi pak Sekda mau masuk mobilnya tapi tak jadi, terus dia masuk ke mobil itu (mobil yang ditumpangi petugas KPK, kaget kami,” kata salah seorang pegawai yang mengaku bertugas di biro umum Setdaprov Riau.

Penggeledahan ini diyakini merupakan bagian dari penyidikan kasus dugaan korupsi dan pemerasan yang menjerat Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid.

Amirah Rahimah

Reporter berita perkotaan yang gemar berkeliling kota untuk mencari cerita. Ia menikmati fotografi gedung, membaca artikel arsitektur, dan menyusun catatan kecil tentang perubahan kota. Hobi lainnya adalah menikmati kopi di kedai lokal. Motto: “Kota bicara melalui cerita warganya.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× How can I help you?