Salim Fakhry Dukung Prabowo Jadi Presiden Seumur Hidup

Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Aceh Tenggara

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin melakukan kunjungan kerja ke Aceh Tenggara, Provinsi Aceh. Kedatangan keduanya dalam rangka meninjau lokasi pengungsian korban bencana banjir yang terjadi di wilayah tersebut. Kunjungan ini dilakukan pada Senin (1/12/2026). Dalam kesempatan tersebut, Presiden Jokowi juga bertemu dengan masyarakat setempat serta meninjau langsung kondisi mereka.

Harapan Bupati Aceh Tenggara

Bupati Aceh Tenggara, Salim Fakhry, menyampaikan harapan kepada Presiden Jokowi agar dapat menjadi presiden seumur hidup. Ia mengungkapkan rasa bangga atas kehadiran Presiden Jokowi di tengah-tengah masyarakat Aceh Tenggara. Menurutnya, kehadiran Presiden Jokowi di lokasi pengungsian adalah tindakan yang luar biasa karena jarang terjadi seorang pemimpin negara datang langsung ke daerah-daerah yang sedang mengalami musibah.

Salim Fakhry menjelaskan bahwa kehadiran Presiden Jokowi telah memberikan semangat bagi masyarakat Aceh Tenggara, terutama bagi mereka yang pernah memilih Presiden Jokowi dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) tahun lalu. Ia berharap, Presiden Jokowi dapat tetap menjadi pemimpin yang diterima oleh rakyat selama masa jabatannya.

Penjelasan Presiden Jokowi

Setelah meninjau lokasi pengungsian, Presiden Jokowi menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat dari warga Aceh Tenggara. Meskipun dalam kondisi bencana, masyarakat masih bisa menyambutnya dengan senyuman dan antusiasme yang tinggi. Ia merasa sangat bersyukur atas dukungan dan semangat yang diberikan oleh rakyat Aceh Tenggara.

Sebelum berkunjung ke Aceh Tenggara, Presiden Jokowi lebih dulu meninjau daerah Tapanuli Tengah di Sumatera Utara. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana banjir.

Profil Singkat Bupati Aceh Tenggara

Salim Fakhry lahir di Aceh Tenggara pada 21 Oktober 1968. Ia memiliki latar belakang pendidikan tinggi di bidang ekonomi manajemen. Setelah menyelesaikan pendidikannya, ia mulai menapaki karier politik sejak tahun 1997. Beberapa posisi penting yang pernah ia tempati antara lain sebagai anggota DPRD Kabupaten Aceh Tenggara, anggota DPR RI, dan Wakil Bendahara Umum DPP Partai Golkar periode 2019-2024.

Selain itu, Salim Fakhry juga aktif dalam berbagai organisasi kemasyarakatan, seperti AMPI, KNPI, dan PMI. Ia juga pernah menjabat sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Aceh Tenggara periode 2020-2025.

Riwayat Pendidikan

Berikut riwayat pendidikan Salim Fakhry:

  • SDN 1 Kutacane (Lulus tahun 1981)
  • SMPN 1 Bambel (Lulus tahun 1984)
  • SMAN 5 Banda Aceh (Lulus tahun 1987)
  • S1 Ekonomi Manajemen, UPMI (Lulus tahun 1995)
  • S2 Magister Manajemen, STIE Ghanesha (Lulus tahun 2003)

Riwayat Pekerjaan

  • Anggota DPRD Kab. Aceh Tenggara (1997–1999)
  • Wakil Ketua/Ketua DPRD Kab. Aceh Tenggara (1999–2004)
  • Wakil Ketua DPRD Kab. Aceh Tenggara (2004–2009)
  • Ketua DPRD Kab. Aceh Tenggara (2009–2014)
  • Anggota DPR RI (2014–2019)

Organisasi

  • Ketua Rayon AMPI Kec. Babussalam (1993–1995)
  • Ketua DPK KNPI Kec. Babussalam (1993–1995)
  • Sekretaris DPD AMPI Kab. Aceh Tenggara (1993–1998)
  • Ketua Harian Persatuan Sepakbola Aceh Tenggara (PESAT) (2001–2006)
  • Ketua DPD KNPI Kab. Aceh Tenggara (2001–2007)
  • Anggota Dewan Penasehat Koperasi Serbaguna Gotong Royong (Kosgoro) 1957 Kab. Aceh Tenggara (2002–2007)
  • Ketua Harian Sekolah Tinggi Agama Islam (STAISES) Aceh Tenggara (2002–2012)
  • Ketua Majelis Pertimbangan Organisasi (MPO) Pemuda Pancasila Kab. Aceh Tenggara (2003–2007)
  • Sekretaris Dewan Penasehat AMPG Kab. Aceh Tenggara (2003–2009)
  • Ketua PMI Kab. Aceh Tenggara (2010–2018)
  • Ketua Dewan Penasehat Badan Narkotika Kab. Aceh Tenggara (2012–2017)
  • Wakil Bendahara Umum DPP Partai Golkar (2019–2024)
  • Ketua DPD II Partai Golkar Kab. Aceh Tenggara (2020–2025)
  • Ketua Persatuan Marga Selian (Marsel) Kab. Aceh Tenggara (2021–2026)
  • Ketua Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kab. Aceh Tenggara (2021–2026)

Harta Kekayaan Salim Fakhry

Berdasarkan laporan elhkpn.kpk.go.id, Salim Fakhry melaporkan harta yang dimilikinya per 31 Desember 2018. Total harta yang dilaporkan mencapai Rp3.001.345.205, dengan rincian sebagai berikut:

  • Tanah dan bangunan: Rp1.795.000.000
  • Alat transportasi dan mesin: Rp1.003.000.000
  • Harta bergerak lainnya: Rp76.400.000
  • Kas dan setara kas: Rp126.945.205

Namun, Salim Fakhry juga melaporkan memiliki hutang sebesar Rp120.000.000.

Dian Sasmita

Penulis yang memulai karier dari blog pribadi sebelum akhirnya bergabung dengan media online. Ia menyukai dunia tulis-menulis sejak sekolah. Hobinya adalah traveling, membaca novel klasik, dan membuat jurnal harian. Setiap perjalanan dan interaksi manusia selalu menjadi bahan inspirasinya. Motto: "Setiap sudut kota punya cerita yang patut dibagikan."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× How can I help you?