Dampak Buku Aurelie Moeremans yang Viral
Buku karya Aurelie Moeremans, Broken Strings, telah menjadi viral dan mendapat dukungan besar dari publik. Namun, di balik keberhasilan buku tersebut, beberapa sahabatnya seperti Edo Borne dan Hesti Purwadinata justru menghadapi ancaman dari pihak tak bertanggung jawab.
Kejadian ini terjadi karena ada orang yang merasa tersinggung oleh isi buku tersebut. Menurut Aurelie, saat ia me-repost unggahan dukungan dari Hesti Purwadinata tentang bukunya, hal itu memicu respons negatif. Setelah unggahan tersebut dibagikan ulang, Hesti dan suaminya, Edo Borne, mulai menerima ancaman dari orang tak dikenal.
Ancaman tersebut bahkan sampai ke pesan WhatsApp di nomor pribadi Edo Borne. “Aku pernah repost story Teh Hesti. Setelah itu, sampai sekarang, Teh Hesti dan suaminya masih terus diancam,” kata Aurelie Moeremans dikutip dari sumber berita.
“Ancaman itu datang dari DM hingga ke WhatsApp,” tambahnya. Untuk membuktikan, Aurelie menampilkan tangkapan layar pesan WhatsApp yang berisi ancaman yang diterima oleh Edo Borne.
Meski tidak merespons ancaman tersebut, Aurelie menyatakan bahwa situasi ini tetap mengganggu dan menciptakan ketidaknyamanan. “Jika aku yang diancam, aku bisa terima. Tapi kalau sampai orang lain ikut kena hanya karena berdiri di sampingku, itu berat,” ujarnya.
Lindungi Sahabat, Dukungan Tak Direpost
Setelah kejadian tersebut, Aurelie memutuskan untuk tidak lagi me-repost unggahan dukungan dari teman atau rekan sesama artis atas bukunya. Keputusan ini diambil bukan karena kurang menghargai, melainkan sebagai bentuk perlindungan agar para pendukungnya tidak ikut menjadi sasaran teror.
Menurutnya, unggahan ulang justru bisa membuka identitas para pendukungnya kepada pihak-pihak yang berniat buruk. “Dengan aku tidak repost, mereka tidak tahu siapa saja yang mendukungku. Dan teman-temanku bisa tetap aman dari ancaman nggak jelas,” jelasnya.
Meskipun demikian, Aurelie menegaskan bahwa ia tetap membaca, menghargai, dan merasakan seluruh doa serta dukungan yang diberikan kepadanya. “Doa dan dukungan kalian sampai kok. Diam-diam, tapi kuat,” tutupnya.
Sisi Kelam Aurelie Moeremans, Pengalaman Jadi Korban Grooming
Aurelie Moeremans juga bercerita tentang pengalaman kelamnya saat menjadi korban grooming di usia remaja. Buku Broken Strings yang ia tulis adalah hasil dari perjalanan hidup pribadinya, yang mengungkap pengalamannya menjadi korban grooming—sebuah praktik manipulatif yang sering dilakukan oleh orang dewasa terhadap anak-anak dan remaja sebelum akhirnya melakukan eksploitasi.
Perempuan berusia 32 tahun ini turut membagikan potongan isi bukunya melalui unggahan di Instagram pribadinya. “Buku ini adalah kisah nyata tentang aku. Tentang bagaimana aku digrooming waktu umur 15 tahun oleh seseorang yang usianya hampir dua kali umur aku,” tulis Aurelie.
“Tentang manipulasi, kontrol, dan proses pelan-pelan belajar menyelamatkan diri sendiri,” lanjutnya. Kehadiran buku ini mendapat sambutan positif karena mengangkat isu sensitif yang selama ini kerap dipandang tabu.
Sosok Bobby Disorot
Dalam bukunya, Aurelie juga menceritakan bagaimana pengalaman groomingnya dimulai saat bertemu dengan pria bernama Bobby. Kolase artis Aurelie Moeremans dicapture Senin (1/9/2025). (Instagram aurelie)
Pertemuan itu terjadi saat Aurelie sedang syuting iklan. Dari pertemuan singkat tersebut, keduanya menjadi dekat. Proses grooming pun terjadi. Bobby, yang sudah dewasa (29 tahun), mulai membangun ikatan emosional dengan Aurelie yang masih berusia 15 tahun.
Ia mulai mengontrol cara Aurelie berpakaian dan membatasi komunikasinya dengan orang luar. Akibatnya, Aurelie terisolasi dan berada di bawah pengawasan Bobby. Hal ini berujung pada hubungan toksik.
Puncaknya, Aurelie dipaksa menandatangani berkas pernikahan di bawah ancaman. Bobby juga mengancam akan menyebarkan foto-foto pribadi Aurelie yang diambil secara paksa. Selain itu, ia menakuti-nakuti keselamatan nyawa orang tua Aurelie agar sang aktris tetap berada di bawah genggamannya.
Sejak saat itu, Aurelie benar-benar kehilangan jati diri dan menjadi korban grooming. Pengalaman ini membuatnya trauma. Namun, akhirnya Aurelie berhasil lepas dari Bobby dan menyembuhkan diri. Ia kemudian bertemu dengan Tyler Bigenho, suaminya yang benar-benar mencintainya.
“Inilah kisahku, traumaku, tapi juga kesembuhanku,” ungkap Aurelie. Saat ini, Aurelie telah bertransformasi menjadi sosok yang berani bersuara dan kuat. Ia juga tengah bersiap menyambut calon anak pertamanya, dan kembali melanjutkan hidupnya.
Kronologi lengkap Aurelie Moeremans dalam Broken Strings dapat diakses melalui tautan di profil Instagram resminya @aurelie. Buku ini bisa diakses secara gratis.
Penulis yang aktif meliput dunia hiburan dan tren media sosial. Ia menghabiskan waktu senggang dengan mendengarkan musik pop, mengedit video ringan, dan menjelajahi akun kreator. Ia percaya bahwa hiburan adalah bagian dari dinamika masyarakat. Motto: “Kreativitas adalah energi kehidupan.”












