Ulasan Artis yang Membaca “Broken String” Aurelie Moeramans, Hesti Purwadinata Jadi Saksi

Buku “Broken Strings” Aurelie Moeramans Viral dan Menggambarkan Pengalaman Trauma

Buku berjudul Broken Strings karya Aurelie Moeramans sedang menjadi perbincangan hangat di media sosial. Buku ini tidak hanya viral, tetapi juga berhasil menyentuh banyak pembaca karena menceritakan pengalaman pribadi sang artis yang penuh dengan trauma. Dalam buku tersebut, Aurelie secara terbuka mengungkapkan masa lalu yang kelam, termasuk hubungan tidak sehat yang ia alami saat masih remaja.

Buku ini dirilis secara mandiri pada 10 Oktober 2025 tanpa melibatkan editor atau penerbit. Meski demikian, buku ini justru mendapat respons positif dari publik. Isi bukunya sangat personal, menggambarkan bagaimana Aurelie merasa terjebak dalam hubungan yang penuh manipulasi, kekerasan emosional, fisik, dan psikologis.

Hubungan yang Penuh Kekerasan

Aurelie mengungkapkan bahwa hubungan itu dimulai ketika ia masih berusia belasan tahun, sementara pasangannya hampir berusia 30 tahun. Awalnya, hubungan ini terasa manis, namun lambat laun berubah menjadi mengerikan. Mantan pacarnya, yang disebut sebagai Bobby, mengendalikan hampir seluruh aspek kehidupannya. Mulai dari cara berpakaian hingga pergaulan, semuanya diatur oleh Bobby.

Dalam bukunya, Aurelie menceritakan pengalaman hidupnya dengan detail, lugas, dan jujur. Ia menjelaskan bagaimana hubungan ini memengaruhi masa mudanya dan meninggalkan luka batin yang dalam. Buku ini menjadi bentuk pengakuan dan pemulihan bagi Aurelie.

Ulasan dari Artis Lain

Beberapa selebritas turut memberikan ulasan atas buku ini. Salah satunya adalah Hesti Purwadinata. Dalam unggahan Instagram Story-nya, Hesti menyampaikan dukungan untuk Aurelie. Ia juga mengungkap bahwa ia pernah menjadi saksi langsung dalam momen-momen sulit yang dialami Aurelie.

Hesti menulis dalam unggahannya:
“Hai Oleliiii

Aku baru selesai baca cerita hidupmu di digital book kamu.

Dulu aku sering banget dengar sepenggal-sepenggalnya, tapi jujur baru sekarang benar-benar tahu the whole story apa yang kamu alami, dan mimpi buruk yang harus kamu tanggung sendirian.

Aku jadi keinget momen lama banget waktu kita [pernah ketemu di backstage TV.

Saat itu kamu lagi bawa Angel, dan kamu masih bersama orang itu—yang kebetulan juga aku kenal karena pernah syuting bareng.

Aku sempat nanya-nanya soal Angel ke kamu.

Ya Allah… baru sekarang aku sadar, berarti di momen itu kamu sedang berada di salah satu fase paling mengerikan dalam hidupmu.

Nggak seharusnya ada siapapun yang mengalami hal semengerikan ini.

Dan rasanya menyakitkan melihat pelakunya masih bisa berkeliaran dengan nyaman.

Aku sungguh berharap dia tidak pernah lagi diberi panggung.

Peluk jauh buat kamu. Kamu luar biasa kuat,” tulis Hesti Purwadinata.

Selain Hesti, Wika Salim juga memberikan respons yang sama. Ia menyatakan bahwa ia sangat sedih setelah membaca kisah Aurelie dan menyadari betapa beratnya pengalaman yang dialami sang artis.

Profil Aurelie Moeramans

Aurelie Moeramans mulai menunjukkan bakatnya sejak awal karier. Ia memulai kariernya dari ajang pemilihan model di Bandung. Setelah menjadi juara 1 pada perlombaan modeling di Bandung pada tahun 2007, ia memutuskan untuk menekuni dunia hiburan.

Pada tahun 2008, Aurelie yang masih belum fasih berbahasa Indonesia, diberi peran pendukung di sinetron Hitam Putih sebagai adik dari aktor Ricky Harun. Di tengah proses belajar bahasa Indonesia, ia terjun ke dunia iklan pada tahun 2009, yang kemudian membuat kariernya naik sebagai bintang iklan.

Aurelie juga pernah bermain dalam film garapan Guntur Soehardjanto yang berjudul LDR, beradu akting dengan Ahmad Al Ghazali dan Verrell Bramasta. Selain berakting, ia juga memiliki bakat lain yaitu menyanyi.

Karier Musik Aurelie

Pilihan Aurelie untuk terjun di dunia musik bukanlah keputusan mendadak. Sebelumnya, pada tahun 2009, ia sempat akan merilis album yang berisi 9 judul lagu, namun rencana tersebut diurungkan karena beberapa hal mendesak. Setelah sukses sebagai aktris dan model, ia akhirnya mencoba untuk mengejar passion-nya di bidang musik.

Pada tahun 2019, Aurelie merilis single pertamanya yang berjudul “Here We Are”. Lagu ini dibuat sendiri oleh Aurelie, dengan proses penulisan yang cepat. Ia menggambarkan musiknya sebagai “simple and sweet”, menggunakan instrumen akustik.





Lani Kaylila

Seorang penulis berita online yang terbiasa bekerja cepat tanpa mengabaikan akurasi. Ia menaruh perhatian pada isu sosial, budaya, dan tren masyarakat. Waktu luangnya ia gunakan untuk membaca buku psikologi, berjalan kaki di taman, dan merawat tanaman hias. Ia percaya bahwa ide terbaik muncul dari ketenangan. Motto: “Ketelitian adalah kunci dari kredibilitas.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× How can I help you?