Sindiran Pedas Bunga Zainal Usai Dengar Podcast Inara Rusli, Tidak Minta Maaf ke Mawa: Sok Cantik

Komentar Bunga Zainal tentang Klarifikasi Inara Rusli di Podcast

Artis Bunga Zainal menunjukkan kekesalannya terhadap klarifikasi yang diberikan oleh Inara Rusli dalam sebuah podcast. Menurutnya, Inara tidak menunjukkan rasa bersalah atas pernikahannya dengan Insanul Fahmi secara siri.

Bunga mengungkapkan keherannya terhadap sikap Inara yang masih berani tampil di hadapan publik setelah menikah secara diam-diam. Ia menyampaikan pendapatnya melalui akun TikTok pribadinya, di mana ia menilai bahwa Inara sebaiknya lebih baik diam daripada muncul ke publik.

  • “Masih punya muka ya dia buat dateng ke Podcast,” ujarnya dengan nada nyinyir.
  • “Dia itu yang digadang-gadang ngerebut suami orang, pokoknya menjalani poligami.”

Setelah menonton podcast tersebut, Bunga merasa emosional karena pernyataan Inara yang dinilai tidak konsisten. Menurutnya, Inara tampak tidak merasa bersalah tetapi juga memiliki rasa bersalah yang tersembunyi.

  • “Dari pertama dia muncul sampai terakhir, gak konsisten. Intinya dia merasa gak bersalah banget tapi dia juga merasa bersalah.”

Selain itu, Bunga juga memperhatikan ekspresi wajah Inara saat diminta untuk menyampaikan sesuatu kepada Mawa. Ia merasa bahwa Inara sangat berat untuk menyampaikan permohonan maaf.

  • “Mimik bibirnya itu kayak berat banget mau minta maaf. Soalnya host-nya udah nanya, apa yang mau lu sampein buat istri sah.”
  • “Tapi bibir tuh kaya bergetar, kayak sariawan bibirnya.”

Menurut Bunga, Inara tidak perlu membela diri karena sudah salah di mata publik. Ia menyarankan agar Inara lebih baik langsung meminta maaf daripada mencoba membela diri.

  • “Mending kata gue kalau udah salah, salah aja gitu kan. Lu udah salah, mau pembelaan kayak apapun udah susah, orang udah gak percaya sama lu. Mending legowo minta maaf.”

Bunga juga menyebut bahwa Inara terlihat sok cantik dalam podcast tersebut. Meskipun demikian, ia meminta maaf kepada para penggemarnya karena kemungkinan besar ia sedang dalam kondisi emosi.

  • “Tapi apa ini perasaan gw aja ya, gw merasa dia sok cantik. Sekali lagi maaf buat penggemarnya, mungkin kebawa emosi.”

Ia juga merasa tidak habis pikir dengan sikap Inara yang justru lebih sombong dari istri sah.

  • “Lu nih kenapa sih, udah salah tapi congkak banget, takut elak-elakan lu sakit, Inaroh.”

Pernyataan Inara Rusli dalam Podcast

Dalam podcast tersebut, Inara menuntut Insanul Fahmi untuk segera mengambil sikap. Ia menyampaikan bahwa dalam Islam, seorang istri tidak boleh mendahului suami dan menyuruhnya menceraikan istrinya yang lain, karena hal tersebut dianggap haram.

  • “Aku gak berani untuk ngomong, karena dalam Islam itu seorang istri gak boleh mendahului suami. Apalagi menyuruh dia untuk menceraikan istrinya yang lain, itu haram.”

Namun, ia ingin pernikahannya dengan Insan dapat segera disahkan secara hukum.

  • “Aku cuma fokus ke situ aja, bagaimana ini solusi untuk ke depannya seperti apa. Karena aku juga butuh kejelasan, anak-anak aku juga butuh kejelasan, semua orang butuh kejelasan.”

Inara juga menyatakan bahwa ia akan menghormati apapun keputusan yang diambil oleh Insanul Fahmi.

  • “Apapun keputusan dia aku hormati.”

Pada kesempatan itu, Inara tidak menyampaikan permohonan maaf kepada Mawa. Ia hanya menuntut agar Mawa menyelesaikan kasus ini bersama.

  • “Aku gak menyalahkan apa yang sudah dia lakukan, meskipun saat ini bukan aku aja yang hancur, kami semua sama-sama hancur. Aku cuma berharap fokus ke solusi, Mawa.”

Ia juga menyesali keputusan Mawa yang memilih memviralkan kasus ini daripada menyelesaikan masalah secara langsung.

  • “Aku mau menyampaikan juga, walaupun aku harusnya menyampaikan secara langsung ya. Ya ini adalah keadaan yang aku sesali lah, yang kita sama-sama sesali. Harusnya ini gak terjadi sampai sebegini masifnya.”

Inara juga menyebut bahwa dirinya memang ingin menjadi istri kedua dan hidup dengan nyaman.

  • “Siapa yang mau jadi pilihan kedua, kalau emang sedari awal target aku mau jadi pilihan kedua, hidup aku udah nyaman ko di luar negeri. Ngapain aku harus wara-wiri kerja, capek.”

Denny Sumargo memberi sindiran pedas pada Inara, bahwa tidak ada wanita yang ingin diduakan.

  • “Dan siapa juga yang mau diduakan ya. Semoga Mawa bisa menemukan hal yang positif dari ini semua, jadi kalian bisa sama-sama menyelesaikan. Ada 2 wanita yang sedang menunggu keputusan.”
Hartono Hamid

Penulis berita yang aktif menggali cerita dari sudut pandang humanis. Ia senang mengamati kebiasaan masyarakat dan perubahan kultur digital. Hobinya termasuk membuat catatan refleksi, menonton film, dan mengikuti kelas online. Motto: "Menulis adalah jembatan antara fakta dan empati."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× How can I help you?