Soal-soal Kimia Kelas 10 Semester 2
Soal-soal ini dirancang berdasarkan standar pembelajaran yang memudahkan akses melalui perangkat seperti ponsel dan komputer. Setiap soal dilengkapi dengan kunci jawaban untuk menjadi panduan belajar. Materi ini merupakan bantuan dalam menghadapi ulangan sekolah, baik ulangan harian maupun semester 2. Soal-soal terdiri dari soal pilihan ganda dan essay, sehingga bisa meningkatkan pengalaman siswa dalam menjawab berbagai jenis pertanyaan.
Soal Pilihan Ganda
- Jika diketahui massa 3 atom Y adalah 4,8 × 10⁻²³ gram, maka Ar atom Y jika massa atom C adalah 1,99 × 10⁻²³ gram adalah ….
- A. 9,552
- B. 9,648
- C. 0,804
- D. 0,414
-
E. 1,244
Jawaban: B -
Seorang siswa melakukan praktikum di laboratorium dengan tugas membuat larutan encer asam sulfat (H₂SO₄) dari larutan asam sulfat pekat. Peralatan yang perlu dipakai sebagai alat pengaman diri siswa tersebut adalah ….
- A. Masker, jaz lab dan gelas beker
- B. Sarung tangan, masker dan tabung reaksi
- C. Sepatu lab, masker, sarung tangan dan jaz lab
- D. Lemari asam, masker dan jaz lab
-
E. Gelas ukur, pipet tetes dan termometer
Jawaban: E -
Pak Bagus menimbang berat sebuah residu menggunakan timbangan digital, didapatkan berat residu sebesar 0,9 gram. Hasil penimbangan tersebut merupakan hasil pengamatan yang disebut …
- A. Data kuantitatif
- B. Hipotesis
- C. Data kualitatif
- D. Menarik kesimpulan
-
E. Data hitungan
Jawaban: A -
Reaksi kimia merupakan pemisahan, penggabungan, atau penyusunan kembali atom-atom sehingga atom tidak bisa dibuat atau dimusnahkan. Teori ini dikemukakan oleh : …
- A. Dalton
- B. Thomson
- C. Niels Bohr
- D. Rutherford
-
E. Max Planck
Jawaban: A -
Konfigurasi elektron yang tepat untuk unsur yang bernomor atom 38 adalah ….
- A. 2 8 18 10
- B. 2 8 18 8 2
- C. 2 8 18 9 1
- D. 2 8 8 18 2
-
E. 2 8 18 2 8
Jawaban: A -
Sebanyak 0,2 mol zat X dilarutkan dalam air, sehingga jumlah mol ion terlarut dalam sistem larutan adalah 0,32 mol. Senyawa X yang mungkin adalah ….
- A. KCl
- B. Ag₃PO₄
- C. NH₄OH
- D. CaSO₄
-
E. Al₂(SO₄)₃
Jawaban: C -
Perhatikan reaksi berikut ini!
aFe₂O₃ (s) + bCO (g) → cFe (s) + dCO₂ (g)
Tentukan nilai a, b, c, dan d! - A. 1, 1, 2, 1
- B. 1, 3, 2, 3
- C. 1, 2, 3, 3
- D. 2, 3, 3, 1
-
E. 2, 1, 1, 3
Jawaban: B -
Nama senyawa yang benar untuk Ag₃PO₄ adalah ….
- A. Perak (III) fosfat
- B. Perak (I) fosfat
- C. Perak fosfat
- D. Perak sulfat
-
E. Perak (I) sulfat
Jawaban: C -
Dalam reaksi 34 g dekomposisi NH₃ dalam wadah tertutup membentuk 28 g N₂ dan 6 g H₂, berdasarkan reaksi berikut:
2NH₃ (g) → N₂ (g) + 3H₂ (g)
Maka, pernyataan tersebut sesuai dengan hukum dasar kimia, yaitu …. - A. Gay Lussac
- B. Lavoisier
- C. Avogadro
- D. Dalton
-
E. Proust
Jawaban: B -
Apa yang dimaksud dengan massa atom relatif?
- A. Bilangan yang menyatakan perbandingan massa satu atom tersebut dengan 1/1 massa satu atom H-1.
- B. Bilangan yang menyatakan perbandingan massa satu atom tersebut dengan 1/12 massa satu atom C-12.
- C. Jumlah zat yang mengandung partikel zat itu sebanyak atom yang terdapat dalam 12,000 g C-12.
- D. Perbandingan massa molekul unsur atau senyawa terhadap 1/12 massa satu atom C-12.
- E. Molekul merupakan gabungan dari beberapa unsur dengan perbandingan tertentu.
Jawaban: B
Soal Essay
-
Jelaskan pengertian massa atom relatif (Ar) dan dasar penentuannya!
Jawaban: Massa atom relatif (Ar) adalah bilangan yang menyatakan perbandingan massa satu atom suatu unsur terhadap 1/12 massa satu atom karbon-12 (C-12). Ar tidak memiliki satuan dan digunakan untuk memudahkan perhitungan kimia karena massa atom sangat kecil jika dinyatakan dalam gram. -
Jelaskan bunyi Hukum Lavoisier dan berikan contoh penerapannya dalam reaksi kimia!
Jawaban: Hukum Lavoisier atau hukum kekekalan massa menyatakan bahwa massa zat sebelum reaksi sama dengan massa zat setelah reaksi. Contohnya pada reaksi:
2NH₃ → N₂ + 3H₂
Jika massa NH₃ sebelum reaksi adalah 34 gram, maka jumlah massa N₂ dan H₂ setelah reaksi juga tetap 34 gram. -
Jelaskan perbedaan ikatan ion dan ikatan kovalen!
Jawaban: Ikatan ion terjadi karena serah terima elektron antara atom logam dan nonlogam, sehingga terbentuk ion positif dan ion negatif (contoh: NaCl).
Ikatan kovalen terjadi karena pemakaian bersama pasangan elektron antara atom-atom nonlogam (contoh: H₂O dan CO₂). -
Mengapa gas mulia sulit bereaksi dengan unsur lain?
Jawaban: Gas mulia sulit bereaksi karena kulit terluarnya telah terisi penuh oleh elektron, sehingga sudah mencapai kestabilan elektron. Akibatnya, gas mulia tidak cenderung menerima maupun melepaskan elektron dalam reaksi kimia. -
Jelaskan perbedaan perubahan fisika dan perubahan kimia beserta contohnya!
Jawaban: Perubahan fisika adalah perubahan yang tidak menghasilkan zat baru, contohnya es mencair atau air menguap.
Perubahan kimia adalah perubahan yang menghasilkan zat baru, contohnya kertas dibakar atau besi berkarat.
Seorang jurnalis online yang gemar membahas tren baru dan peristiwa cepat. Ia menyukai fotografi jalanan, nonton dokumenter, dan mendengar musik jazz sebagai relaksasi. Menulis baginya adalah cara memahami arah dunia. Motto hidupnya: "Setiap berita harus memberi manfaat, bukan sekadar informasi."












