4 Tempat Kuliner Murah di Bantul yang Digemari Anak Muda

Lokasi Kuliner Sore yang Cocok untuk Anak Muda di Bantul

Bantul tidak hanya dikenal dengan keindahan alam dan budayanya, tetapi juga menjadi surganya jajanan kaki lima yang murah, enak, dan cocok untuk nongkrong sore hari. Bagi anak muda yang suka kulineran sambil santai, berikut ini empat lokasi kuliner yang wajib dikunjungi.

1. Taman Kuliner Imogiri



Taman Kuliner Imogiri terletak di Jalan Makam Raja, Salaman, Karangtalun, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul, DIY. Tempat ini dikenal sebagai hidden gem kuliner yang wajib dicoba. Terutama bagi anak muda yang ingin menikmati jajanan sore dengan suasana bersih, luas, dan nyaman. Di sini, pengunjung bisa menemukan berbagai pilihan makanan tradisional khas Jogja hingga jajanan kekinian yang menggoda. Mulai dari sate, seblak, aneka gorengan, smoothie, hingga minuman segar tersedia dengan harga ramah di kantong. Harganya rata-rata mulai Rp10.000 saja. Tidak ada biaya masuk hanya perlu membayar parkir sekitar Rp2.000. Lokasinya juga strategis karena dekat dengan Patung Kuda dan kompleks Makam Raja Imogiri. Cocok dijadikan tempat kulineran setelah wisata sejarah.

2. Sunmor SSA (Stadion Sultan Agung)



Bagi anak muda yang suka suasana ramai dan meriah sambil jogging di pagi hari, Sunday morning atau sunmor SSA berada di area Stadion Sultan Agung adalah pilihan yang tepat. Setiap Minggu pagi, kawasan ini dipenuhi berbagai tenant makanan, minuman, jajanan jadul, hingga permainan anak. Pengunjung cukup membayar parkir tanpa tiket masuk. Sambil jogging atau jalan santai sambil mencicipi kulineran yang tersebar meningkatkan mood untuk memulai hari. Jajanan yang tersedia seperti chicken roll mulai harga Rp10.000 saja, mochi, telur puyuh yang mengingatkan masa SD. Tidak hanya itu aneka makanan kekinian juga tersedia seperti leker, dimsum, basreng, hingga dessert. Selain tersedia tenan makanan dan minuman, di area ini juga banyak penjual pakaian, pernak-pernik, dan mainan anak.

3. Gerbang Pleret



Gerbang Pleret berlokasi di kawasan Kerto, Pleret, Kecamatan Pleret, Kabupaten Bantul, DIY. Tempat ini dikenal dengan konsep kuliner sore dan malam hari yang nyaman. Dilengkapi dengan live music menciptakan suasana santai dan asyik untuk nongkrong bersama teman. Di area ini, pengunjung bisa menemukan berbagai jenis makanan. Mulai dari mie ayam, dimsum, siomay, aneka seafood, hingga minuman segar. Harga menu pun terjangkau, rata-rata mulai Rp10.000 saja. Menariknya interior kawasan ini terinspirasi dari bekas Keraton Kerto yang berada di Pleret. Memberikan nuansa historis yang unik. Tempatnya juga cocok untuk rapat karna dilengkapi WI-FI gratis dan Co Working Space. Di bagian depan Gerbang Pleret terdapat lapangan yang dipenuhi tenant jajanan kaki lima, mulai dari aneka es, dessert, hingga camilan gurih. Tenan-tenan tersebut buka setiap sore hari hingga malam hari.

4. Taman Milenial Paseban



Di dekat Taman Milenial terdapat Taman Paseban yang juga menghadirkan beragam jajanan kaki lima yang tak kalah lengkap. Lokasi ini cocok bagi anak muda yang ingin menikmati kuliner sore hingga malam hari dengan suasana santai dan kekinian. Mulai dari dimsum, angkringan, wonton, ronde, burger, siomay, hingga dessert modern bisa ditemukan di sini. Harga menunya ramah di kantong. Pada malam hari, kawasan ini semakin ramai dengan kehadiran coffee street yang buka mulai pukul 17.00 hingga 24.00. Menjadikan tempat favorit untuk nongkrong, diskusi, atau sekadar menikmati kopi sambil menikmati suasana malam Bantul.

Dengan pilihan tempat kuliner yang beragam, harga terjangkau, dan suasana yang cocok untuk anak muda, Bantul menjadi destinasi yang tepat untuk berburu jajanan lengkap yang murah meriah. Mulai dari Taman Kuliner Imogiri, Sunmor SSA, Gerbang Pleret, hingga Taman Milenial Paseban. Semuanya menawarkan pengalaman kuliner yang seru, hemat, dan penuh cita rasa.

Rusmawan

Rusmawan adalah seorang penulis berita online yang serbabisa dalam menguraikan berbagai peristiwa menjadi berita yang jelas dan ringan. Ia suka membaca opini, melakukan riset pendek, dan membuat rangkuman harian. Di waktu senggang, ia menikmati musik instrumental. Motto: “Informasi yang baik dimulai dari niat yang baik.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× How can I help you?