Menteri Kelautan dan Perikanan Pingsan Saat Memimpin Upacara Pelepasan Jenazah Staf KKP
Pada hari Minggu (25/1/2026), Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, tiba-tiba jatuh tak sadarkan diri saat memimpin upacara pelepasan jenazah tiga pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang gugur dalam kecelakaan pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung. Insiden ini terjadi ketika ia sedang memimpin prosesi penyerahan jenazah kepada keluarga.
Upacara tersebut digelar sebagai bentuk penghormatan terakhir bagi tiga staf KKP yang meninggal dunia dalam insiden kecelakaan pesawat pada Sabtu (17/1/2026). Mereka adalah Ferry Irawan, Yoga Naufal, dan pilot Capt. Andy Dahananto. Acara berlangsung di Auditorium Madidihang, Akademi Usaha Perikanan (AUP) Kelautan dan Perikanan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
Prosesi Upacara yang Berjalan Lancar
Trenggono memimpin langsung upacara tersebut sejak pukul 09.20 WIB. Ia berdiri tegak di hadapan peserta upacara sambil mengikuti rangkaian acara. Protokoler memulai serangkaian acara dengan pembacaan portofolio ketiga jenazah.
Prosesi upacara meliputi sambutan dari pihak keluarga, penyerahan hak waris, dan penyerahan jenazah kepada negara. Namun, ketika hendak memasuki tahap penyerahan jenazah kepada negara, Trenggono tiba-tiba jatuh tak sadarkan diri. Tubuhnya tergeletak di lantai, membuat para peserta upacara panik dan segera bergegas menghampiri.
Trenggono langsung ditandu keluar auditorium. Kegiatan sempat terhenti sejenak. Wakil Menteri KKP, Didit Herdiawan, mengambil alih posisi Trenggono sebagai pemimpin upacara. Prosesi kemudian dilanjutkan hingga ketiga jenazah diberangkatkan menuju tempat pemakamannya masing-masing.
Didit Herdiawan menyatakan bahwa kondisi Trenggono sudah sadar dan tidak mengalami cedera. “Sudah sadar, enggak apa-apa cuma kecapean,” ujarnya.
Profil Sakti Wahyu Trenggono
Sakti Wahyu Trenggono kini menjabat sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan dalam Kabinet Merah Putih pada pemerintahan Prabowo-Gibran periode 2024–2029. Sebelumnya, ia pernah menjabat sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan dalam Kabinet Indonesia Maju periode 2019–2024 di bawah pemerintahan Presiden Joko Widodo.
Data Diri:
– Nama Lengkap: Sakti Wahyu Trenggono
– Tempat/Tanggal Lahir: Semarang, Jawa Tengah, 3 November 1962
Riwayat Pendidikan:
– S1 Teknik Industri di Institut Teknologi Bandung
– S1 dari School of Information System Universitas Bina Nusantara (Binus University)
– Program S2 Magister Manajemen di Institut Teknologi Bandung
Riwayat Pekerjaan:
– System analyst di Federal Motor (kini PT Astra Honda Motor) pada 1986–1988
– Manajer management information system (MIS) di Federal Motor periode 1988–1992
– General Manager MIS and Business Development Federal Motor Astra Group pada 1992–1995
– Direktur Perencanaan dan Pengembangan INKUD/Induk Koperasi Unit Desa pada 1995
– Direktur Utama PT Solusindo Kreasi Pratama-Indonesian Tower pada 2000–2009
– Ketua Umum Asosiasi Pengembang Infrastruktur Menara Telekomunikasi pada 2005–2016
– Komisaris Utama PT Teknologi Riset Global Investama pada 2010–2016
– Komisaris di perusahaan tambang emas Grup Saratoga, PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) pada 2018
– Anggota Dewan Sekolah MBA School Of Business Management ITB pada 2004
Karier Politik:
– Mulai karier politik saat bergabung di Partai Amanat Nasional (PAN) di era kepemimpinan Hatta Rajasa pada periode 2009–2014.
– Tidak aktif di PAN sejak 2013.
– Terlibat dalam tim kampanye pasangan Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin pada Pilpres 2019.
– Pendukung Jokowi sejak di Solo sampai maju Pilkada DKI Jakarta dalam Pilkada DKI Jakarta 2012.
– Sebelum menjadi Menteri KKP, ia menjabat sebagai Wakil Menteri Pertahanan mendampingi Menteri Pertahanan Prabowo.












