7 Kesalahan Dekorasi yang Membuat Ruang Keluarga Terlihat Murahan



Menciptakan ruang keluarga yang menarik dan elegan membutuhkan perencanaan yang matang. Namun, banyak orang sering kali membuat kesalahan dalam dekorasi yang akhirnya membuat ruangan terlihat murahan. Berikut beberapa kesalahan umum yang sering terjadi dalam dekorasi ruang keluarga, serta saran dari para ahli desain interior:

Memilih Ukuran Karpet yang Salah

Kristin Harrison, pendiri Bungalow 10 Interiors di Virginia Utara, Amerika Serikat, menjelaskan bahwa karpet bisa menjadi elemen kunci dalam menciptakan kesan sempurna di ruang keluarga.

Harrison menyarankan untuk menempatkan karpet sejauh 45-65 sentimeter dari dinding. Selain itu, pastikan setidaknya dua kaki depan furnitur berada di atas karpet.

Ukuran karpet yang terlalu kecil dapat membuat ruangan terasa tidak lengkap dan tidak seimbang. Oleh karena itu, pemilihan ukuran karpet harus disesuaikan dengan ukuran ruang keluarga.

Meletakkan Furnitur di Posisi yang Buruk

Kesalahan lain yang sering terjadi adalah meletakkan furnitur di posisi yang tidak tepat. Kristen Scharer, pendiri Kristen Scharer Interiors di Washington, DC, dan Ohio, mengatakan banyak orang cenderung mendorong furnitur ke dinding atau sudut, sehingga menciptakan ruang yang tidak nyaman untuk berbicara satu sama lain.

Untuk menghindari hal ini, Scharer menyarankan membuat sudut-sudut kecil yang dapat mendorong interaksi antar penghuni ruangan. Dengan demikian, ruang keluarga akan terasa lebih hangat dan ramah.

Mendorong Furnitur ke Dinding

Bethany Adams, pendiri Bethany Adams Interiors di Louisville, Amerika Serikat, menyebutkan bahwa mendorong furnitur ke dinding bukanlah ide yang baik, bahkan di ruang keluarga yang kecil.

Adams menyarankan untuk mulai dari titik fokus ruangan, seperti jendela besar. Letakkan meja kopi di tengah, lalu tempatkan sofa sekitar 45 sentimeter di belakang meja dan dua kursi aksen 45 sentimeter di depannya.

Selain itu, isi sudut-sudut ruangan dengan barang-barang yang tidak biasa agar ruangan terasa lebih nyaman dan menarik.

Memilih Tampilan yang Terlalu Serasi

Meskipun furnitur yang serasi bisa membuat ruangan terlihat harmonis, ini juga bisa membuat ruangan terasa monoton dan murahan. Laura Williams, pendiri ATX Interior Design di Austin, menyarankan untuk menciptakan skema warna yang mencakup beragam warna dalam satu variasi yang saling melengkapi.

Menambahkan lebih dari satu atau dua warna dalam satu area dapat memberikan kedalaman pada ruangan. Hal ini membantu menghindari kesan terlalu seragam dan monoton.

Memilih Furnitur yang Terlalu Besar

Williams juga menyoroti pentingnya merencanakan tata ruang sejak awal sebelum menempatkan furnitur. Menggunakan furnitur yang terlalu besar dapat membuat ruangan terasa kecil dan berantakan alih-alih seimbang dan fungsional.

Pemilihan furnitur harus sesuai dengan ukuran ruang agar tidak mengganggu kenyamanan dan estetika ruangan.

Memajang Terlalu Banyak Hiasan Kecil

Williams menekankan bahwa membiarkan ruang keluarga dipenuhi oleh barang-barang kecil dapat membuat ruangan terasa berantakan.

Cara terbaik adalah membatasi jumlah hiasan kecil agar tidak mengganggu kesan keseluruhan ruangan. Dengan demikian, ruangan tetap terlihat rapi dan menarik.

Memilih Seni Dinding yang Tidak Bermakna

Seni dinding yang dipilih untuk ruang keluarga harus memiliki nilai sentimental bagi pemiliknya. Williams menyarankan untuk tidak terburu-buru menggantung karya seni dari toko besar hanya untuk menutupi dinding yang kosong.

Menurutnya, mengkurasi karya seni yang bermakna membutuhkan waktu dan tidak masalah jika membiarkan dinding kosong sampai menemukan sesuatu yang terasa istimewa. Karya seni tidak harus selalu mahal, cukup memiliki makna pribadi sudah cukup.

Muhammad Muhlis

Jurnalis digital yang menaruh perhatian besar pada perkembangan teknologi dan komunikasi. Ia senang membaca jurnal ilmiah, mencoba aplikasi baru, dan melakukan riset kecil untuk mempertajam analisis. Hobinya termasuk bermain catur dan mendengarkan musik klasik. Motto: "Pemahaman mendalam menghasilkan berita yang bernilai."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× How can I help you?