Jorge Lorenzo Menyatakan Ducati “Bodoh” Jika Melewatkan Kesempatan untuk Mendapatkan Pedro Acosta
Jorge Lorenzo, legenda tiga kali juara dunia MotoGP, mengungkapkan pendapatnya tentang kemungkinan duet Marc Marquez dan Pedro Acosta di garasi Ducati Lenovo Team pada MotoGP 2027. Dalam pandangannya, Ducati akan melakukan kesalahan besar jika melewatkan kesempatan emas ini.
Menurut Lorenzo, Pedro Acosta sudah jelas menyatakan keinginannya untuk mengendarai motor pabrikan Ducati di MotoGP 2027. Hal ini disebabkan oleh ketidaksabaran Acosta terhadap pengembangan motor RC-16 milik KTM. Performa Francesco ‘Pecco’ Bagnaia yang menurun drastis juga menjadi alasan kuat untuk memasangkan Acosta sebagai rekan segaris Marquez.
Dalam sebuah wawancara, Lorenzo mengungkapkan bahwa Acosta sangat ambisius dan memiliki hasrat besar untuk meraih kemenangan. Ia bahkan menyebut KTM sebagai kuda hitam dalam persaingan MotoGP. Namun, Acosta lebih memilih untuk segera bergabung dengan Ducati karena yakin bahwa Desmosedici adalah motor yang paling lengkap dalam lima tahun terakhir.
Lorenzo juga menilai bahwa Acosta dan manajernya, Albert Valera, merupakan sosok yang cerdas. Sementara itu, Gigi Dall’Igna, bos Ducati, juga dikenal sebagai orang yang sangat cerdas. Menurutnya, langkah yang tepat bagi Ducati adalah menjalin kerja sama antara Acosta dan Marquez agar bisa mendominasi kejuaraan MotoGP beberapa tahun mendatang.
Opsi Ideal untuk Pedro Acosta
Meski spekulasi tentang keberadaan Acosta di tim pabrikan Ducati semakin kuat, situasi saat ini menunjukkan bahwa Ducati lebih fokus pada kontrak Marc Marquez hingga 2028. Pecco Bagnaia juga akan tetap menjadi bagian dari tim, meskipun performanya sedang dalam penurunan.
Kini, posisi Bagnaia terancam karena ada sejumlah pembalap potensial yang bisa menggantikannya, seperti Fabio Quartararo, Alex Marquez, dan Fermin Aldeguer. Namun, Acosta tetap menjadi kandidat utama. Meski begitu, Acosta tidak bisa langsung masuk ke tim pabrikan tanpa masa pendadaran.
Opsi terbaik bagi Ducati adalah menempatkan Acosta di VR46 Racing Team, tim milik Valentino Rossi. Ini akan membantu Acosta terbiasa dengan Desmosedici sebelum naik ke tim utama. Pertamina Enduro VR46 Racing Team juga terbuka untuk mengubah line-up pembalapnya di MotoGP 2027, mengingat performa Fabio Di Giannantonio dan Franco Morbidelli yang kurang memuaskan.
Namun, tantangan utamanya adalah pernyataan dari Albert Valera, manajer Acosta. Ia menyatakan bahwa tujuan utama kliennya adalah bergabung dengan tim pabrikan, baik Aprilia maupun Ducati. Oleh karena itu, Ducati harus segera mengambil langkah strategis untuk memastikan Acosta bisa bergabung tanpa adanya hambatan.












