Ini Kamar atau Gudang? Denada Kecip, Pihak Ressa Bongkar Bukti Tidak Diberi Tempat Tidur Layak

Konflik Keluarga Denada Memasuki Babak Baru

Konflik antara keluarga Denada dan Ressa Rizky Rossano kini semakin memanas. Adik Denada, Rico, mengungkapkan bahwa ibunya, Emilia Contessa, memperlakukan Ressa dengan baik, bahkan memberinya kamar tidur saat bekerja sebagai sopir. Namun, pernyataan ini langsung dibantah oleh kuasa hukum Ressa, Ronald Armada.

Ronald Armada menunjukkan video yang menampilkan tempat tidur yang disebut sebagai kamar Ressa. Dalam video tersebut, terlihat bahwa ruangan itu justru mirip gudang, tanpa fasilitas seperti televisi atau kulkas. Ronald tampak kesal dengan kebohongan Rico dan menegaskan bahwa ia tidak menambahkan atau mengurangi informasi apa pun dalam video tersebut.

“Jadi kalau saya ngomong gudang, ini gudang. Nanti netizen yang menilai ya, saya tidak tambahi tidak saya kurangi,” ujar Ronald sambil menunjukkan video tersebut. Ia juga menyoroti bahwa kondisi kamar Ressa sangat sederhana.

Penjelasan dari Kuasa Hukum Ressa

Ronald menjelaskan bahwa langkah hukum yang diambilnya bersama Ressa adalah ide dari Rico sendiri. Menurutnya, salah satu dasar untuk mengajukan gugatan adalah pernyataan Rico yang menyebut bahwa ibu angkat Ressa, Ratih, merasa tidak bisa berkomunikasi dengan Denada dan akhirnya memilih untuk memviralkan kasus ini.

“Mama itu (Mama Ratih) sempat telepon Rico. Bahwa ‘Le ini tante enggak bisa komunikasi sama mbakmu, diblokir. Kok ada masalah begini. Nanti kalau kamu enggak selesaikan, nanti viral’,” tutur Ronald menirukan ucapan Ratih pada Rico.

Namun, Rico disebut cuek terhadap upaya keluarga Ressa membongkar masa lalu Denada. Ronald menuding Rico mengatakan, “Viralkan saja tante, wong itu bukan pejabat kok.”

Pembelaan dari Adik Denada

Meski konflik terus berlanjut, Enrico Tambunan, adik Denada, memberikan pembelaan terhadap kakaknya. Ia meminta publik untuk menahan diri dan melihat situasi ini dengan empati, terutama pada posisi Denada sebagai seorang ibu.

Enrico mengungkapkan bahwa ia sedih melihat komentar warganet yang datang dari sesama perempuan, termasuk ibu-ibu dan single mom. Menurutnya, situasi ini seharusnya memantik empati, bukan penghakiman.

“Kalau baca komen, saya agak sedih kalau ngelihat perempuan, ibu-ibu, single mom,” kata Rico. Ia menilai bahwa sasaran kemarahan publik seharusnya bukan Denada, karena ada sosok laki-laki yang justru luput dari sorotan.

“Menurut saya, ada seorang ibu yang disakiti oleh seorang laki-laki, tapi yang dihujat, diboikot yang ini,” ungkapnya. Rico juga menegaskan bahwa Denada harus dilindungi, bukan dijatuhkan.

Perjalanan Pencarian Ayah Biologis Ressa

Rico mengungkapkan bahwa ia baru mengetahui Ressa adalah anak kandung Denada pada pertengahan 2025. Sejak saat itu, ia berusaha mencari tahu siapa ayah biologis Ressa. Namun, upaya tersebut sering mentok karena reaksi emosional sang kakak.

“Iya saya hanya bisa menebak-nebak siapa kakak saya waktu itu lagi deket sama siapa,” kata Rico. Ia mengaku tidak tahu persis karena tidak berada di Indonesia saat itu.

Situasi ini membuat Rico kecewa ketika mendengar pernyataan tantenya, ibu Ratih, yang selama ini merawat Ressa. Rico merasa sang tante mengetahui sosok ayah kandung Ressa, tetapi memilih diam dan justru melontarkan kritik keras kepada Denada.

“Kalau memang tante tahu, harusnya tante serang orang itu, bukan serang keponakan sendiri. Itu kalau menurut saya,” ujar Rico. Ia memohon agar tante dan teman-teman semua berpikir secara lebih holistik dan bisa lebih mengerti situasi seorang yang sudah disakiti dengan luar biasa.

Dian Sasmita

Penulis yang memulai karier dari blog pribadi sebelum akhirnya bergabung dengan media online. Ia menyukai dunia tulis-menulis sejak sekolah. Hobinya adalah traveling, membaca novel klasik, dan membuat jurnal harian. Setiap perjalanan dan interaksi manusia selalu menjadi bahan inspirasinya. Motto: "Setiap sudut kota punya cerita yang patut dibagikan."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× How can I help you?