Pelantikan Pejabat di Kepulauan Sangihe, Bupati Michael Thungari Berharap Peningkatan Kinerja
Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, melantik sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sangihe, termasuk kepala sekolah dan tenaga medis, pada hari Kamis (12/2/2026). Pelantikan ini berlangsung di Gedung Serbaguna Rumah Jabatan Bupati. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya penyegaran birokrasi sekaligus penguatan kepemimpinan di sektor pendidikan dan layanan publik.
Pejabat yang dilantik terdiri dari berbagai jabatan seperti JPT Pratama, administrator, pengawas, hingga pejabat fungsional. Dalam daftar lengkapnya, terdapat 68 pejabat yang diberikan tanggung jawab baru. Beberapa di antaranya adalah:
- Cherry Wesselly Londo, ST., M.Ec.Dev. — Kabid Perbendaharaan BPKPD → Kepala BPKPD
- Christine Amelia Janis Makagansa, STP, M.Si — Camat Tabukan Selatan Tenggara → Kepala Dinas Lingkungan Hidup
- Ronald Lumiu, SH — Kabag Persidangan Per-UU & Humas Setwan DPRD → Kepala Dinas Kominfo
- Stevi Barik, S.E. — Kabid Pengendalian & Pengawasan DPMPTSP → Kepala Dinas Koperasi & UKM
- Muchaerany Labora, S.Pi, M.Si — Kabid Perikanan Tangkap → Kepala Dinas Perikanan
Selain itu, ada juga beberapa kepala sekolah yang dilantik, seperti:
- Rudi Hartono Karim, S.Pd — Kepala SDN Inpres Nanedakele → Kepala SDN Bukide
- Cherly Mandagi, S.Pd.SD — Kepala SD GMIST Mahanaim Tarolang → Kepala SD Negeri Tabukan Lama
- Oktafin Karae, S.Pd — Kepala SD GMIST Golgota Malamenggu → Kepala SD Inpres Batuwingkung
Beberapa dokter juga dilantik, seperti:
- dr. Lenda Olivia Gaghana, Sp.PA — Dokter Ahli Pertama RSUD Liun Kendage Tahuna → Dokter Ahli Muda RSUD Liun Kendage Tahuna
- dr. Sthefanie Mariska Gaghana, Sp.DV — Dokter Ahli Pertama RSUD Liun Kendage Tahuna → Dokter Ahli Muda RSUD Liun Kendage Tahuna
Penjelasan Bupati Michael Thungari
Dalam sambutannya, Bupati Thungari menekankan bahwa jabatan yang diemban oleh para pejabat baru merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Ia menjelaskan bahwa pelantikan ini dilakukan setelah adanya evaluasi menyeluruh terhadap rekam jejak, kinerja, serta latar belakang masing-masing pejabat.
“Semua rekam jejak, kinerja, latar belakang sudah kita nilai dan rasa-rasanya mereka yang terpantas untuk menduduki posisi yang sekarang,” jelasnya.
Ia juga menyebutkan bahwa sejumlah pejabat sebelumnya telah menjabat sebagai pelaksana tugas (Plt) dan kini dilantik dalam jabatan definitif. Hal ini menjadi bagian dari strategi penyegaran birokrasi yang dilakukan oleh pemerintah daerah.
Tujuan Pelantikan
Pelantikan ini bertujuan untuk memperkuat struktur birokrasi dan meningkatkan kinerja di sektor pendidikan dan layanan publik. Dengan adanya perubahan jabatan, diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat dan peningkatan kualitas pelayanan publik.












