Promosi Jabatan Brigjen Irfan Amir: Perjalanan Karier di TNI AD
Brigjen Irfan Amir, seorang perwira TNI yang lahir di Jeneponto, Sulawesi Selatan pada 7 Desember 1978, kini resmi menjabat sebagai Danrindam XV/Pattimura. Ia menggantikan Brigjen TNI Raden Agus Prasetyo Utomo yang dimutasi menjadi Staf Khusus KSAD. Keputusan promosi ini tertuang dalam Surat Keputusan Nomor Kep/159/II/2026 tanggal 3 Februari 2026.
Irfan Amir adalah lulusan Akademi Militer (Akmil) angkatan 2000, satu angkatan dengan Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Indonesia, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Sejak awal karier militernya, Irfan Amir telah menunjukkan kemampuan dan dedikasi yang luar biasa.
Latar Belakang dan Pengalaman Karier
Setelah menyelesaikan pendidikan di Akmil, Irfan Amir melanjutkan pendidikan khusus di Kopassus. Pada tahun 2000, ia memperoleh pangkat Letnan Dua dan ditempatkan di Grup 1 Kopassus. Di sana, ia terus berkembang dan menjalani berbagai tugas penting.
Pada Kamis (16/11/2023), Kolonel Inf Irfan Amir dikukuhkan menjadi Komandan Grup atau Dangrup 1 Kopassus. Ia menggantikan Kolonel Inf Romel Jangga Wardhana. Acara sertijab berlangsung di Markas Satuan Grup 1 Kopassus di Serang, Banten. Irfan Amir menyatakan rasa bangga karena para pendahulunya telah menetapkan standar tinggi untuk Grup 1 Kopassus.
Di kesempatan tersebut, Irfan Amir juga menyampaikan apresiasi kepada sahabatnya, Kolonel Romel Jangga Wardhana, yang telah memberikan banyak pelajaran selama masa jabatannya.
Penugasan dan Prestasi
Sebagai perwira TNI, Irfan Amir memiliki pengalaman luas di berbagai satuan dan posisi. Beberapa penugasan penting termasuk:
- Bertugas di Kompi Parako 13 Aceh
- Anggota Satgas Merpati Kodam VII/Wirabuana
- Anggota Satgas Namengkawi, Papua
- Penugasan di luar negeri
Selain itu, Irfan Amir juga pernah menjabat sebagai Pabanda Lid Sintel Kopassus (2014), Pabanda Bhakti TNI Ster Kopassus (2016), Kasi Pers Grup B Paspampres (2017), serta Dandim 1425/Jeneponto (2019). Saat bertugas di tanah kelahirannya, ia aktif dalam kegiatan lingkungan seperti menanam pohon dan menjaga alam.
Masa Jabatan di Kopassus
Irfan Amir juga pernah menjabat sebagai Waaster Danjen Kopassus sebelum akhirnya ditugaskan menjadi Dangrup 1 Kopassus. Ia mengaku bahwa lebih dari 70 persen penugasan di lingkungan baret merah menjadi bekal penting baginya dalam memimpin Grup 1.
Dalam acara serah terima jabatan, hadir sejumlah pejabat dan tamu VIP, termasuk Wakil Menteri Pertanian Harvick Hasnul Qolbi, Pj Gubernur Banten Al Muktabar, serta pejabat Forkopimda Provinsi Banten. Selain itu, hadir pula Sekjen PPAD Mayjen TNI Purn DR Komaruddin Simanjuntak dan jurnalis senior Egy Massadiah.
Pesan dan Harapan
Dalam sambutannya, Danjen Kopassus Mayjen TNI Deddy Suryadi menaruh harapan besar terhadap prajurit Grup 1. Ia menekankan pentingnya menjaga tradisi satuan dan meningkatkan kemampuan fisik, teknis, dan taktik. Ia juga menyitir pesan Panglima Besar Jenderal Soedirman tentang pentingnya tidak lengah dalam menghadapi segala situasi.
Keluarga Irfan Amir juga turut hadir dalam acara tersebut, termasuk kedua orang tuanya yang datang dari Makassar. Mereka menyaksikan upacara serah terima jabatan dengan penuh rasa bangga.
Irfan Amir menyampaikan komitmennya untuk menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab. Ia berharap dapat mempertahankan prestasi Grup 1 Kopassus dan bahkan meningkatkannya di masa depan.












