Doa dan Amalan Saat Berbuka Puasa di Bulan Ramadhan
Berbuka puasa merupakan momen yang dinantikan oleh umat Muslim di bulan suci Ramadhan. Selain menjadi ajang berkumpul dengan keluarga dan orang tercinta, berbuka puasa juga menjadi kesempatan untuk menjalankan amalan sunnah dan doa yang dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW.
Ustadz Abdul Somad Lc. MA memberikan penjelasan tentang dua doa yang bisa dibaca sebelum berbuka puasa. Doa tersebut berasal dari hadis-hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim serta Abu Dawud. Berikut penjelasannya:
Doa Buka Puasa 1
Doa ini memiliki arti:
“Ya Allah, untukMu aku berpuasa, dan kepadaMu aku beriman, dan dengan rezekiMu aku berbuka. Dengan rahmatMu wahai yang Maha Pengasih dan Penyayang.”
Doa ini mengandung makna bahwa kita menyadari bahwa puasa dan berbuka adalah bentuk pengabdian kepada Allah SWT.
Doa Buka Puasa 2
Doa ini memiliki arti:
“Telah hilang rasa haus, dan urat-urat telah basah serta pahala telah tetap, insya Allah.”
Doa ini menunjukkan rasa syukur atas nikmat berbuka puasa dan kepercayaan bahwa pahala akan tetap diberikan oleh Allah SWT.
Ustadz Abdul Somad menjelaskan bahwa kedua doa tersebut boleh digunakan sebagai bentuk ibadah. Meskipun status hadisnya termasuk dalam kategori dho’if, namun ia tetap boleh digunakan karena memenuhi lima syarat, seperti tidak terkait dengan masalah akidah atau halal-haram, serta tidak melibatkan periwayat yang tertuduh pendusta.
Sunnah Saat Berbuka Puasa
Selain membaca doa, ada beberapa amalan sunnah yang dianjurkan saat berbuka puasa:
-
Menyegerakan Berbuka Puasa
Nabi Muhammad SAW menekankan pentingnya menyegerakan berbuka ketika waktu maghrib tiba. Hal ini sesuai dengan hadis yang menyebutkan bahwa orang-orang akan selalu dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka. -
Berbuka dengan Kurma
Rasulullah SAW biasanya berbuka dengan kurma masak atau kering. Jika tidak tersedia, beliau memilih minum air. Ini menjadi contoh bagaimana kita harus menjaga kesehatan dan menjalankan sunnah secara sederhana. -
Memperbanyak Berdoa
Doa menjadi salah satu amalan utama saat berbuka puasa. Selain doa yang sudah disebutkan, kita juga diperbolehkan membaca doa-doa lain yang mengandung kebaikan dunia dan akhirat. -
Memberi Makan Orang Lain
Memberi makanan untuk orang yang sedang berpuasa memiliki pahala besar. Sebagaimana hadis yang menyatakan bahwa siapa yang memberi makan orang berpuasa, maka pahalanya sama dengan orang yang berpuasa tersebut. -
Mendoakan Orang yang Memberi Makan
Mengucapkan doa untuk orang yang telah berbuat baik kepada kita adalah bentuk apresiasi dan nilai ibadah. Nabi Muhammad SAW pernah mengucapkan doa:
“Allahumma ath’im man ath’amanii wa asqi man asqoonii” (Ya Allah, berilah ganti makanan kepada orang yang memberi makan kepadaku dan berilah minuman kepada orang yang memberi minuman kepadaku).
Doa Tambahan Jelang Berbuka Puasa
Beberapa doa tambahan yang bisa dibaca jelang berbuka puasa antara lain:
– “Ashhadu an laa ilaaha illallah astaghfirullah, as’alukal-jannata wa a’udhu bika min sakhatika wan-naar” (Aku bersaksi tiada yang disembah selain ALLAH. Aku minta ampun pada ALLAH. Aku minta pada-Mu Surga & aku berlindung dari murka-Mu & siksa neraka.)
– “Allahumma innaka ‘afuwwun kariim tuhibbul-’afwa fa’fu ‘annaa” (Ya ALLAH, sungguh Engkau sangat pemaaf, Sangat Mulya, Engkau sukai pemaafan, maka maafkan kami.)
Dengan menjalankan doa dan sunnah-sunnah tersebut, kita dapat meningkatkan nilai ibadah di bulan Ramadhan dan mendapatkan berkah yang lebih besar.
Jurnalis yang menaruh perhatian pada dunia pendidikan dan komunitas lokal. Ia senang menghabiskan waktu membaca biografi tokoh inspiratif, menulis catatan belajar, serta menghadiri diskusi publik. Aktivitas ini membantunya memahami sudut pandang masyarakat. Motto: "Berita harus menggerakkan, bukan sekadar dibaca."












