Budaya  

Niat dan Cara Shalat Qobliyah Ashar, Buya Yahya Jelaskan Keistimewaan Rawatib

Keutamaan dan Tata Cara Shalat Sunnah Rawatib

Shalat sunnah rawatib merupakan bagian penting dalam ibadah shalat umat Islam. Shalat ini dikerjakan sebelum atau sesudah shalat wajib lima waktu, yaitu shubuh, dzuhur, ashar, maghrib, dan isya. Dalam konteks Ramadhan 2026, khususnya, shalat sunnah rawatib tidak boleh dilupakan karena memiliki keutamaan yang luar biasa.

Salah satu jenis shalat sunnah rawatib adalah Qobliyah Ashar, yaitu shalat sunnah yang dikerjakan sebelum shalat fardhu Ashar. Buya Yahya pernah menyampaikan bahwa keutamaan shalat sunnah rawatib lebih tinggi daripada shalat tarawih. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya shalat ini dalam menjaga kesempurnaan ibadah.

Jenis-Jenis Shalat Sunnah Rawatib

Secara umum, shalat sunnah rawatib terdiri dari 22 rakaat, yaitu:

  • Qobliyah Subuh: 2 rakaat
  • Qobliyah Dzuhur: 2 rakaat
  • Ba’diyah Dzuhur: 2 atau 4 rakaat
  • Qobliyah Ashar: 2 atau 4 rakaat
  • Ba’diyah Maghrib: 2 rakaat
  • Qobliyah Isya: 2 rakaat
  • Ba’diyah Isya: 2 rakaat

Perlu dicatat bahwa setelah shalat fardhu Ashar tidak ada sunnah ba’diyah, begitu pula setelah shalat subuh. Oleh karena itu, hanya shalat qobliyah yang bisa dikerjakan di waktu tersebut.

Niat dan Tata Cara Shalat Qobliyah Ashar

Niat shalat sunnah qobliyah Ashar adalah sebagai berikut:

“Usholli sunnat al-Ashri rok’ataini qobliyyatan lillahi ta’ala. Allahu Akbar.”

Artinya: “Aku niat shalat sunnah sebelum Ashar dua rakaat karena Allah Ta’ala. Allahu Akbar.”

Tata cara pelaksanaannya antara lain:

  1. Niat dilakukan dengan benar sesuai dengan jenis shalat.
  2. Tidak menggunakan adzan dan iqamah.
  3. Tidak dilakukan secara berjamaah (tanpa maja’ah).
  4. Bacaan tidak dinyaringkan.
  5. Jika lebih dari dua rakaat, setiap dua rakaat diakhiri dengan salam.
  6. Disarankan untuk berpindah tempat sedikit dari tempat shalat fardhu yang baru saja dikerjakan.

Keutamaan Shalat Sunnah Rawatib

Buya Yahya mengungkapkan bahwa shalat sunnah rawatib memiliki keutamaan yang sangat besar. Bahkan, ia menyebut bahwa pahala shalat sunnah rawatib lebih utama daripada shalat tarawih. Hal ini didasarkan pada hadist yang menyebutkan bahwa siapa pun yang melaksanakan 12 rakaat shalat sunnah setiap hari, maka Allah akan membangunkan rumah di surga untuknya.

Beberapa hadist yang mendukung hal ini antara lain:

  • Hadist At-Tirmidzi dan An-Nasa’i:

    “Jika seorang hamba Allah SWT Shalat demi allah SWT 12 rakaat (sunah) setiap hari, sebelum dan setelah Shalat wajib, maka Allah SWT akan membangunkannya sebuah rumah di surga.”

  • Hadist Abdullah bin Mughaffal:

    “Antara tiap dua adzan (adzan dan iqamah) terdapat shalat.”

Dari hadist-hadist ini, kita dapat memahami bahwa shalat sunnah rawatib memiliki nilai pahala yang sangat besar.

Perbedaan Pahala Antara Ba’diyah Isya dan Tarawih

Buya Yahya juga menjelaskan bahwa shalat ba’diyah isya memiliki pahala yang lebih besar dibanding shalat tarawih. Meskipun jumlah rakaat tarawih lebih banyak, martabat ba’diyah isya lebih tinggi karena termasuk dalam shalat sunnah rawatib.

Oleh karena itu, saat bulan Ramadhan, disarankan untuk melakukan shalat ba’diyah isya terlebih dahulu sebelum shalat tarawih. Jika tidak ada jeda, shalat ini bisa dikerjakan setelah tarawih karena batas waktu ba’diyah isya sampai masuk waktu subuh.

Niat Lain Shalat Sunnah Rawatib

Berikut beberapa bacaan niat shalat sunnah rawatib:

  • Niat Qobliyah Subuh:

    “Usholli sunnatash-shubhi rok’ataini qobliyyatan mustaqbilal qiblati lillahi ta’aala”

  • Niat Qobliyah Dzuhur:

    “Usholli sunnatazh-zhuhri rok’ataini qobliyyatan mustaqbilal qiblati lillaahi ta’ala”

  • Niat Ba’diyah Dzuhur:

    “Usholli sunnataz-zhuhri rok’ataini ba’diyyatan mustaqbilal qiblati lillaahi ta’aalaa”

  • Niat Ba’diyah Maghrib:

    “Usholli sunnatal maghribi rok’ataini ba’diyyatan mustaqbilal qiblati lillaahi ta’ala”

  • Niat Ba’diyah Isya:

    “Usholli Sunnatal ‘isya’i rok’ataini ba’diyyayan mustaqbilal qiblati lillaahi ta’aala”

Dengan memahami niat dan tata cara shalat sunnah rawatib, kita bisa menjalankannya dengan benar dan mendapatkan pahala yang besar. Jangan lupa untuk melakukannya secara rutin agar ibadah kita semakin sempurna.








Kaila Azzahra

Penulis berita yang menggemari liputan ringan seputar tren, hiburan, dan dunia kreatif. Ia hobi mendengarkan musik pop, membuat catatan ide, dan memotret suasana kota. Menurutnya, kreativitas lahir dari rasa bahagia. Motto: "Tulislah apa yang bisa memberi senyum."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× How can I help you?