Pemkab Bone dan Sinjai Siapkan THR untuk PPPK Paruh Waktu
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bone dan Sinjai menyiapkan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu. Kebijakan ini berbeda dari daerah lain yang tidak mengalokasikan THR bagi PPPK paruh waktu.
Di Kabupaten Bone, Bupati Andi Asman Sulaiman menyebutkan bahwa total penerima THR di lingkup Pemkab Bone mencapai 10.467 pegawai. Jumlah tersebut terdiri dari 6.032 Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan total anggaran Rp32,83 miliar, kemudian 4.508 PPPK penuh waktu dengan anggaran Rp16,99 miliar. Sementara PPPK paruh waktu yang menerima THR berjumlah 3.927 orang dengan total anggaran sekitar Rp3,98 miliar.
Menurut Andi Asman, pemberian THR merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap para pegawai yang selama ini menjalankan roda pemerintahan serta melayani masyarakat. “Semoga THR ini dapat membantu para pegawai dalam memenuhi kebutuhan menjelang hari raya sekaligus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kinerja,” ujarnya, Jumat (6/3/2026).
Sementara di Kabupaten Sinjai, pemerintah daerah menyiapkan anggaran sekitar Rp2,3 miliar untuk THR PPPK paruh waktu. Pelaksana Tugas Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sinjai, Andi Ilham Abubakar, mengatakan besaran THR yang diterima PPPK paruh waktu setara dengan satu bulan gaji. Namun proses penyaluran masih menunggu regulasi resmi dari pemerintah pusat.
“Pada prinsipnya anggaran sudah siap, tinggal menunggu regulasi,” ujarnya.
Profil Kepala Daerah
1. Andi Asman Sulaiman
Andi Asman Sulaiman lahir pada 4 Juni 1978. Ia mulai menjabat sebagai Bupati Bone sejak Februari 2025 setelah memenangkan Pilkada Bone 2024 bersama wakilnya Andi Akmal Pasluddin. Pasangan ini meraih 199.954 suara atau sekitar 49 persen suara sah.
Sebelum terjun ke dunia politik, Andi Asman dikenal sebagai birokrat. Ia pernah menjabat Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Kabupaten Bone. Perjalanan kariernya dimulai dari pegawai negeri sipil pada 2002 di Kabupaten Soppeng sebagai staf di Kecamatan Ganra.
Kariernya kemudian terus meningkat, mulai dari Sekretaris Lurah Majang, Lurah Majang, Kepala Seksi di Dinas Pariwisata, Sekretaris Camat Bengo, hingga Camat Barebbo. Ia juga pernah menjabat Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bone.
Selain sebagai birokrat, Andi Asman juga dikenal memiliki usaha di berbagai sektor seperti properti, transportasi, peternakan, hingga perkebunan. Dalam hal pendidikan, ia merupakan lulusan S1 Administrasi Negara dari STIA Prima Bone serta meraih gelar Magister Manajemen dari Universitas Muslim Indonesia.
Riwayat Pendidikan
– S2 Universitas Muslim Indonesia (2013–2015)
– S1 STIA Prima Bone (2002–2006)
– SMA Negeri 1 Lappariaja (1994–1997)
– SMP Negeri Ponre (1991–1994)
– SD Inpres 10/73 Mappesangka (1985–1991)
Riwayat Kursus/Diklat
– Diklat Prajabatan Pemerintah Kabupaten Soppeng 2003-2003
– Pelatihan Kemimpinan Nasional Tingkat II Pusat Pelatihan dan Pengembangan Dan Kajian Manjemen Pemerintah 2021-2021
2. Ratnawati Arif
Ratnawati Arif mencatat sejarah sebagai perempuan pertama yang terpilih menjadi Bupati Sinjai. Ia memenangkan Pilkada Sinjai 2024 bersama wakilnya Andi Mahyanto Mazda dengan perolehan 64.735 suara atau sekitar 45,23 persen.
Sebelum terjun ke dunia politik, Ratnawati merupakan birokrat senior di Pemkab Sinjai. Ia menjabat Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sinjai sejak 2016 hingga 2024. Ratnawati lahir di Sinjai pada 4 Desember 1964. Ia menyelesaikan pendidikan sarjana dan magister di Universitas Hasanuddin.
Selain aktif di pemerintahan, ia juga terlibat dalam sejumlah organisasi kemasyarakatan di Sulawesi Selatan, di antaranya Forum Pekerja Sosial Masyarakat (FK-PSM), Kerukunan Keluarga Sosial Sulsel, dan Himpunan Masyarakat Sinjai (HIPPMAS). Ratnawati juga dikenal sebagai istri dari pengusaha di bidang minyak dan gas, H Guntur.
Keberhasilannya memimpin Sinjai menjadi tonggak baru dalam sejarah kepemimpinan daerah tersebut, yang sebelumnya selalu dipimpin oleh laki-laki.
Lantas siapa sebenarnya Haji Ratnawati Arif?
Berikut profilnya:
– Nama: Dra Hj Ratnawati, M.Si
– Tempat Tanggal Lahir: Sinjai, 4 Desember 1964
– Nama Suami: H Guntur
– Alamat: Jl Basuki Rahmat, Kelurahan Biringere, Sinjai Utara
Riwayat Pendidikan:
– SDN Tauladan Kalukuang Ujung Pandang, STTB
– SMP Negeri IV Ujung Pandang
– SMA Negeri 2 Ujung Pandang
– Universitas Hasanuddin (SI)
– Universitas Hasanuddin Makassar (S2)
Keanggotaan Organisasi:
– Pengurus Forum Pekerja Sosial Masyarakat (FK-PSM) Sulsel
– Pengurus Kerukunan Keluarga Sosial Sulsel
– Pengurus Himpunan Masyarakat Sinjai (HIPPMAS)
– Pengurus Badan Kontak Majelis Taklim Sulsel
Seorang penulis berita online yang terbiasa bekerja cepat tanpa mengabaikan akurasi. Ia menaruh perhatian pada isu sosial, budaya, dan tren masyarakat. Waktu luangnya ia gunakan untuk membaca buku psikologi, berjalan kaki di taman, dan merawat tanaman hias. Ia percaya bahwa ide terbaik muncul dari ketenangan. Motto: “Ketelitian adalah kunci dari kredibilitas.”












