Ketersediaan BBM dan Sembako di Aceh Tengah dalam Kondisi Aman
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Aceh Tengah menyampaikan bahwa ketersediaan bahan bakar minyak (BBM), beras, hingga kebutuhan sembako di wilayah tersebut dalam kondisi aman dan tersedia dalam jumlah yang cukup. Masyarakat diminta untuk tidak terpancing oleh isu-isu yang menyebutkan adanya kelangkaan.
Dalam pernyataannya, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Aceh Tengah Windi Darsa, S.H., M.M., menjelaskan bahwa informasi mengenai kelangkaan BBM, beras, dan sembako yang beredar saat ini adalah tidak benar. Pasokan BBM, beras, dan sembako untuk Aceh Tengah semua dalam keadaan aman.
Penyediaan BBM yang Stabil
Setiap hari, pasokan BBM dari Pertamina Lhokseumawe selalu hadir untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kabupaten Aceh Tengah. Hal ini menunjukkan bahwa distribusi BBM tetap lancar dan dapat dipertanggungjawabkan.
Selain itu, ketersediaan beras juga sangat mencukupi. Saat ini, stok beras di gudang Bulog mencapai sekitar 600 ton dan dalam waktu dekat akan kembali bertambah. “Demikian juga dengan beras. Hari ini masih ada stok di Bulog lebih kurang 600 ton. Dalam dua hari ini akan masuk seribu ton lagi,” jelasnya.
Imbauan kepada Masyarakat
Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas kebenarannya. Masyarakat juga diminta untuk selalu mengikuti perkembangan informasi dari sumber resmi pemerintah daerah serta tidak mudah mempercayai berita yang belum terverifikasi.
Turun ke Jalan untuk Mengawasi Harga
Pada Jumat pagi, tim Dinas Sosial, Diskominfo Aceh Tengah, dan Satpol PP Aceh Tengah turun langsung ke jalan untuk menghimbau dan menyidak sejumlah pedagang pengecer BBM, penjual beras, dan sembako. Tujuannya adalah agar para pedagang menjual dengan harga sewajarnya kepada masyarakat.
Dalam aksi tersebut, pemerintah juga mengingatkan para pengecer minyak serta penjual beras dan sembako agar tidak menaikkan harga secara tidak wajar. “Kami juga mengingatkan kepada para pengecer minyak dan para penjual beras serta sembako di toko-toko, silakan berusaha, tapi jangan menjual dengan harga tinggi. Juallah dengan sewajarnya untuk kemaslahatan masyarakat di Kabupaten Aceh Tengah,” tambahnya.
Pengawasan oleh Polres Aceh Tengah
Jajaran Polres Aceh Tengah juga mendampingi melaksanakan pengawasan dan pengecekan terhadap penjual BBM eceran maupun yang berjualan di kios-kios. Tujuannya adalah agar tidak menjual BBM dengan harga yang terlalu tinggi dan tetap sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan.
Kapolres Aceh Tengah Muhamad Taufiq menegaskan agar tidak ada pihak yang melakukan penimbunan BBM bersubsidi. Ia mengimbau masyarakat untuk segera memberikan informasi apabila mengetahui adanya praktik penimbunan BBM.
Persiapan Menjelang Hari Raya
Sebelumnya, Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga, juga telah mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan. Berdasarkan informasi dari SBM Aceh II Fuel PT Pertamina Patra Niaga, Ferdi Kurniawan, saat ini kapal pengangkut BBM telah sandar untuk memenuhi kebutuhan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah tahun 2026.
Untuk wilayah distribusi Depot Lhokseumawe yang juga melayani Kabupaten Aceh Tengah, stok BBM disebut dalam kondisi aman, dengan rincian Pertamax sebanyak 1.340.000 liter, Pertalite 4.360.000 liter, dan Solar 2.300.000 liter. Dengan jumlah tersebut, persediaan BBM dipastikan mencukupi kebutuhan masyarakat.
Koordinasi Pemerintah untuk Distribusi BBM
Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah juga terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan ketersediaan dan distribusi BBM tetap berjalan lancar. Masyarakat diimbau tidak terpengaruh oleh isu yang belum tentu kebenarannya dan melakukan pembelian BBM sesuai kebutuhan.
Penulis yang memiliki perhatian besar pada dunia kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Ia suka mengikuti jurnal kesehatan, melakukan yoga, dan mempelajari resep makanan sehat. Menurutnya, informasi yang benar adalah kunci hidup lebih baik. Motto: “Tulisan yang sehat membawa pembaca sehat.”












