Rincian Harta Rp34,2 Miliar Andi Harun, Wali Kota Samarinda yang Disorot karena Land Rover

Profil Lengkap Wali Kota Samarinda, Andi Harun

Wali Kota Samarinda, Andi Harun, kembali menjadi sorotan setelah mengonfirmasi penggunaan tiga unit mobil dinas, termasuk Land Rover Defender sewaan untuk tamu VIP. Di tengah polemik tersebut, laporan harta kekayaannya menarik perhatian masyarakat. Dengan total kekayaan mencapai Rp34.289.829.256, politisi yang baru saja terpilih kembali untuk periode 2025–2030 ini memiliki aset properti senilai Rp21,1 miliar yang tersebar di wilayah Samarinda dan sekitarnya.

Berikut adalah profil lengkap Andi Harun, Wali Kota Samarinda, Kalimantan Timur, yang disorot karena penggunaan mobil mewah Land Rover Defender untuk keperluan kerja.

Kehidupan Awal dan Pendidikan

Andi Harun lahir di Bone pada 12 Desember 1972. Saat ini, ia telah berusia 54 tahun. Ia menghabiskan masa kecilnya di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan. Pendidikan dasarnya dimulai dari SDN 82 Kabupaten Sinjai (1986), kemudian melanjutkan ke SMPN 3 Kabupaten Sinjai (1989) dan SMAN 1 Kabupaten Sinjai (1992).

Setelah itu, Andi Harun melanjutkan pendidikan teknik pertambangan di UVRI Makassar (2002). Tidak berhenti di situ, ia juga mengambil S1 Hukum di Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar (2011). Gelar S2 Ilmu Ekonomi diperolehnya dari Universitas Mulawarman Samarinda (2007), sedangkan gelar S3 Ilmu Hukum ia dapatkan dari UMI Makassar (2016).

Karier Politik yang Mengesankan

Andi Harun sudah terjun di dunia politik sejak tahun 1999. Ia pernah duduk di kursi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kalimantan Timur. Pada Pilkada 2024, ia memutuskan maju dengan menggandeng Saefuddin Zuhri. Keduanya kemudian menang 88 persen dari lawannya kotak kosong.

Andi Harun-Saefuddin Zuhri resmi dilantik sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Samarinda periode 2025–2030, pada Kamis (22/2/2025) di Jakarta. Berikut adalah rangkuman karier Andi Harun:

  • Direktur Utama PT. Pelangi Nautika (1990-2020)
  • Ketua Komisi E DPRD Prov. Kaltim (1999-2004)
  • Wakil Ketua DPRD Prov. Kaltim (2004-2009)
  • Komisaris Utama PT. Indoenergi Kaltim (2010-2025)
  • Anggota DPRD Prov. Kaltim (2014-2019)
  • Wakil Ketua DPRD Prov. Kaltim (2019-2024)

Harta Kekayaan

Andi Harun memiliki harta kekayaan mencapai Rp.34.289.829.256. Jumlah tersebut ia laporkan di Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) pada 31 Desember 2024. Berikut rincian lengkapnya:

  • Tanah Dan Bangunan: Rp. 21.170.000.000
  • Alat Transportasi Dan Mesin: Rp. 607.000.000
  • Harta Bergerak Lainnya: Rp. 1.429.840.000
  • Surat Berharga: Rp. 290.157.271
  • Kas Dan Setara Kas: Rp. 10.792.831.985
  • Harta Lainnya: Rp. —-
  • Sub Total: Rp. 34.289.829.256
  • Utang: Rp. —-
  • Total Harta Kekayaan (Ii-Iii): Rp. 34.289.829.256

Penjelasan Mengenai Mobil Land Rover Defender

Kepala Bagian Umum Sekretariat Kota Samarinda, Dilan, membenarkan adanya kendaraan tersebut. Ia menjelaskan bahwa Land Rover merupakan mobil yang disediakan khusus untuk tamu istimewa atau Very Important Person (VIP) saat berkunjung di Samarinda. Ketika tidak ada agenda, mobil kemudian dimanfaatkan untuk menunjang aktivitas sang wali kota.

“Mobil Defender itu sebenarnya disiapkan untuk fasilitas tamu VIP,” ujar Dilan. “Namun, daripada tidak terpakai, wajar jika dimanfaatkan untuk kegiatan protokoler lapangan.”

Mobil tersebut disewa dari perusahaan PT Indorent dengan kontrak sewa sebesar Rp160 juta per bulan dan akan berakhir Oktober–November 2026. Ditanya soal perpanjangan waktu sewa, Dilan masih menunggu arahan dari Wali Kota Samarinda. “Jika tidak diperpanjang, unit akan langsung ditarik oleh pihak PT Indorent,” tegasnya.

Dilan juga memastikan bahwa sewa mobil untuk kepentingan pemerintahan tidak melanggar aturan Perpres Nomor 16 Tahun 2018. Bahkan, pihak Pemkot Samarinda sudah konsultasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).

Penggunaan 3 Mobil Dinasi

Di lain sisi, Wali Kota Samarinda, Andi Harun, telah buka suara terkait polemik ini. Ia mengakui menggunakan 3 mobil berbeda sesuai dengan kondisi di lapangan. Rinciannya adalah Toyota Camry sebagai mobil dinas utama, kemudian Hilux untuk menunjang aktivitas di medan berat, dan Land Rover dikhususkan untuk tamu VIP.

“Mobil dinas wali kota yang resmi cuma sedan Camry, kalau mobil dinas lapangan itu Hilux. Adapun mobil Defender (yang sering terlihat) itu statusnya sewa untuk mobil tamu,” ujarnya. “Misalnya mendatangi lokasi yang tidak memungkinkan sedan masuk, maka pakai Defender. Kalau mobil tamu dipakai sesekali kan tidak apa-apa, apalagi itu statusnya sewa, bukan beli.”

Andi Harun melanjutkan, menyewa mobil untuk tamu sudah dilakukan oleh wali kota sebelumnya. Sejak 2022, sudah ada anggaran khusus untuk hal ini, sehingga dinilai wajar hingga pemerintahannya.

Amirah Rahimah

Reporter berita perkotaan yang gemar berkeliling kota untuk mencari cerita. Ia menikmati fotografi gedung, membaca artikel arsitektur, dan menyusun catatan kecil tentang perubahan kota. Hobi lainnya adalah menikmati kopi di kedai lokal. Motto: “Kota bicara melalui cerita warganya.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× How can I help you?