Resep Lontong Kikil Surabaya untuk Lebaran di Rumah

Ide Menu Lebaran: Lontong Kikil Surabaya

Mendekati momen Lebaran atau Idul Fitri 1447 Hijriah, banyak orang mungkin sedang mencari ide untuk suguhan di rumah bersama keluarga. Jika kamu bosan dengan menu yang itu-itu saja, coba deh menu lontong kikil Surabaya. Makanan ini termasuk salah satu dari banyaknya kuliner khas Nusantara yang memiliki rasa yang dijamin nikmat dan enak.

Jika Anda tertarik dengan menu ini, Anda bisa mencobanya di rumah. Berikut adalah bahan dan cara penyajiannya.

Bahan-Bahan

  • Bahan
  • 1 kg, Kikil sapi (dengan tulang)
  • 1 sdt Garam Cap Kapal
  • 1/2 sdt Gula
  • 1 sdt Kaldu bubuk/Kaldu jamur
  • 2 liter Air

  • Bumbu Halus

  • 8 siung Bawang merah
  • 4 siung Bawang putih
  • 5 buah Cabai merah besar
  • 1 sdt Ketumbar
  • 3 cm Kunyit
  • 3 cm Lengkuas
  • 3 cm Temu Kunci
  • 3 cm Jahe

  • Bumbu Utuh

  • 4 lembar Daun jeruk
  • 2 batang Serai

Langkah Pembuatan

  • Untuk Blanching:
  • 2 lembar Daun jeruk
  • 2 lembar Daun salam
  • secukupnya Air

  • Kondimen:

  • secukupnya Lontong
  • secukupnya Bawang Merah goreng
  • secukupnya Bawang Daun (daun bawang merah)
  • secukupnya Sambal rawit Sambal Cabe Rebus Serbaguna
  • secukupnya Emping (optional)
  • secukupnya Minyak Goreng (untuk memblender dan menumis bumbu)

Cara Penyajian

  1. Siapkan bahan, bumbu, dan juga kondimen yang dibutuhkan.
  2. Blanching: panaskan air secukupnya, masukkan kikil, 2 lembar daun salam, dan 2 lembar daun jeruk. Rebus selama 5 menit, angkat dan tiriskan.
  3. Presto: masukkan kikil ke panci presto. Tambahkan air hingga 2/3 penuh. Masukkan juga 1 batang serai, dan 2 lembar daun jeruk.
  4. Tutup presto, masak ±30 menit sejak mendesis lalu matikan api. Biarkan tekanan turun sendiri dan tutup aman untuk dibuka.
  5. Seasoning: haluskan semua bumbu halus, tumis dengan minyak hingga matang dan harum. Masukkan sisa daun jeruk dan serai ke dalam tumisan. Aduk rata. Tambahkan minyak jika terlalu kering.
  6. Masukkan tumisan bumbu, dan juga garam, gula, serta kaldu bubuk ke kuah presto. Tambahkan air untuk mengganti air yang susut.
  7. Masak kembali selama 15 menit hingga mendidih dan bumbu meresap. Koreksi rasa, tambahkan Garam Cap Kapal jika kurang asin.
  8. Penyajian: Sajikan lontong dan kikil di mangkuk, siram kuah kikil yang panas. Tambahkan sambal, bawang goreng, dan irisan jeruk nipis. Saya skip Bawang daun dan Emping karena sedang tidak ada stok.

Blanching membantu menjadikan kuah lebih bersih. Presto mempercepat proses dibanding cara rebus lama. Bila ingin kuah lebih pekat, lanjutkan memasak tanpa tutup presto sampai sedikit menyusut.


Bayu Purnomo

Penulis yang terbiasa meliput isu-isu pemerintahan, ekonomi, hingga gaya hidup ringan. Ia gemar bersepeda sore dan merawat tanaman hias di rumah. Rutinitas sederhana itu membantunya menjaga fokus dan kreativitas. Motto: "Berpikir jernih menghasilkan tulisan yang kuat."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× How can I help you?