Karier Menggila Putra Sulsel, Mantan Kapolrestabes Makassar Irwan Anwar Kini Jadi Bintang Baru

Karier yang Menginspirasi dari Jenderal Asal Sulawesi Selatan

Brigadir Jenderal Polisi Irwan Anwar kembali menjadi sorotan setelah promosi yang menandai perjalanan karier luar biasanya. Lahir di Makassar, Sulawesi Selatan, pada 17 Februari 1972, Irwan Anwar adalah salah satu perwira tinggi Polri yang berasal dari daerah tersebut. Ia lulus dari Akademi Kepolisian (Akpol) pada tahun 1994 dan sejak saat itu telah menjalani berbagai jabatan penting di tubuh institusi kepolisian.

Sebelum menjabat sebagai Kapolrestabes Semarang sejak Desember 2020, Irwan Anwar dikenal memiliki pengalaman luas dalam bidang reserse. Beberapa posisi yang pernah ia jabat antara lain:

  • Dirreskrimum Polda Sumater Utara (Sumut) pada tahun 2020
  • Analis Kebijakan Madya bidang Pidana Siber Bareskrim Polri pada tahun 2018
  • Kapolrestabes Makassar pada tahun 2017
  • Kasubdit I Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri
  • Dirreskrimum Polda NTB
  • Kepala SPN Lido Polda Metro Jaya pada tahun 2016
  • Wakapolres Metro Depok pada tahun 2013
  • Kapolres Madiun pada tahun 2011

Selain itu, ia juga pernah menjabat sebagai Kapolsek Medan Teladan, Kasat Narkoba Poltabes Medan, Wakapolres Binjai, dan Kabag Bin Ops Dit Reskrim Polda Metro Jaya.

Jabatan Terbaru dan Peran Strategis

Pada akhir tahun 2025, Kapolri Listyo Sigit Prabowo mempromosikan Irwan Anwar dari Kalemkonprofpol Waketbidkermadianmas STIK Lemdiklat Polri menjadi Widyaiswara Kepolisian Utama TK II Sespim Lemdiklat Polri. Promosi ini tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/2781A/XII/KEP./2025, ST/2781B/XII/KEP./2025, dan ST/2781C/XII/KEP./2025 tanggal 15 Desember 2025. Pangkatnya pun naik dari Komisaris Besar (Kombes) menjadi bintang satu atau Brigadir Jenderal Polisi.

Jabatan Widyaiswara merupakan posisi fungsional strategis di tubuh Polri. Seorang Widyaiswara bertugas sebagai pengajar dan pendidik, sekaligus pengembang kompetensi sumber daya manusia kepolisian. Dalam kapasitasnya sebagai Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat II, Irwan Anwar berperan dalam penyusunan dan pengembangan kurikulum, pembinaan peserta didik, serta evaluasi proses pendidikan dan pelatihan di lingkungan Sespim Polri.

Tingkat “Utama II” menunjukkan jenjang fungsional yang tinggi. Jabatan ini umumnya diisi oleh perwira menengah hingga perwira tinggi dengan pengalaman panjang di bidang kepemimpinan, manajerial, dan operasional kepolisian.

Kontroversi dan Sorotan Publik

Nama Irwan Anwar menjadi sorotan setelah Pandji Pragiwaksono mengungkit perannya saat menjabat sebagai Kapolrestabes Semarang. Dalam materi komedinya, Pandji menyinggung kasus penembakan seorang siswa SMKN 4 Semarang bernama Gamma oleh aparat kepolisian. Saat itu, Irwan Anwar masih berpangkat Komisaris Besar (Kombes).

Pandji menilai terdapat ketidaksesuaian pernyataan Irwan Anwar dalam penanganan kasus tersebut. Sindiran tersebut kemudian memicu publik untuk kembali menelusuri rekam jejak dan perjalanan karier Irwan Anwar di institusi Polri.

Hubungan Keluarga dengan Mantan Menteri Pertanian

Irwan Anwar juga memiliki hubungan keluarga dengan mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL). Ia menikahi keponakan SYL, yakni Andi Tenri Gusti Harnum Utari Natassa pada tahun 2020. Hal ini membuat namanya semakin dikenal di kalangan masyarakat.

Profil Lengkap dan Harta Kekayaan

Dalam riwayat jabatan, Irwan Anwar pernah menjabat berbagai posisi penting seperti Pamapta Polres Temanggung, Kaur Bin Ops Reskrim Polres Temanggung, Kasat Reskrim Polres Temanggung, dan sebagainya. Ia juga pernah menjadi Wakapolres Metro Depok tahun 2013 dan Kapolres Madiun di tahun 2011.

Sementara itu, berdasarkan data dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Irwan Anwar terakhir kali melaporkan harta kekayaannya pada 31 Desember 2023. Total kekayaannya mencapai Rp 2.826.000.000, termasuk satu aset tanah dan bangunan di Jakarta Selatan senilai Rp 2.500.000.000, serta harta bergerak lainnya sebesar Rp 8.000.000 dan kas serta setara kas sejumlah Rp 318.000.000.

Kaila Azzahra

Penulis berita yang menggemari liputan ringan seputar tren, hiburan, dan dunia kreatif. Ia hobi mendengarkan musik pop, membuat catatan ide, dan memotret suasana kota. Menurutnya, kreativitas lahir dari rasa bahagia. Motto: "Tulislah apa yang bisa memberi senyum."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× How can I help you?