JAKARTA, .co – Persatuan Alumni Pelajar Padangsidimpuan dan Sekitarnya (PAPPSI) memasuki fase baru dalam sejarahnya. Dalam forum konsolidasi dan penguatan organisasi yang diadakan di Mangrofe Resto & Café, Jakarta, pada Minggu (5/4), Prof. Dr. Brigjen Pol (Purn) Hoiruddin Hasibuan, SH, MH, terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum PAPPSI.
Momen ini tidak hanya menjadi pergantian kepemimpinan, tetapi juga menjadi titik awal perubahan besar bagi PAPPSI. Subtema “Transformasi PAPPSI: Memperkuat Budaya Kerja dan Daya Saing” menjadi dasar perjalanan organisasi ini ke depan. Visi PAPPSI adalah menjadi motor penggerak bagi kemajuan wilayah Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel).
Dukungan kuat datang dari tokoh senior, termasuk Komjen Pol (Purn) Dr. Saud Usman Nasution, SH, MH, MM. Sebagai salah satu pendiri PAPPSI, ia menilai Hoiruddin memiliki paket lengkap untuk memimpin organisasi ini. Ia mengapresiasi pengetahuan akademis serta pengalaman kepemimpinan yang dimiliki oleh Hoiruddin.
“Beliau adalah sosok yang sangat tepat untuk menahkodai organisasi ini. Pengetahuan dan pengalaman beliau akan membawa PAPPSI melompat lebih jauh,” ujar Saud.
Menurut Saud, PAPPSI harus mampu menjadi penghubung strategis antara perantau dan pemerintah daerah. Wilayah Tabagsel yang mencakup Tapanuli Selatan, Kota Padangsidimpuan, Mandailing Natal, Padang Lawas Utara, dan Padang Lawas, membutuhkan sinergi kuat antara kedua pihak tersebut.
Dalam visinya, PAPPSI berkomitmen mendukung percepatan pembangunan hingga ke pelosok desa. Semangat otonomi daerah memberikan peluang besar bagi Tabagsel untuk tumbuh menjadi kawasan mandiri, kompetitif, bahkan bisa berdiri sebagai daerah otonom baru atau provinsi.
“PAPPSI siap menyumbangkan ide, jejaring, dan pemikiran strategis di tingkat nasional demi kemajuan daerah,” tegas Saud.
Menerima amanah tersebut, Hoiruddin Hasibuan merasa terharu dan optimis. Ia menegaskan akan membawa gaya kepemimpinan yang adaptif dan modern, namun tetap menjaga akar budaya serta kearifan lokal.
“Ikuti seluruh pengurus untuk membangun organisasi ini dengan semangat gotong royong. Tidak ada keberhasilan tanpa kebersamaan,” ujarnya.
Hoiruddin menjamin akan menerapkan prinsip kolektif-kolegial dalam menjalankan roda organisasi. Sebagai langkah nyata, ia berkomitmen aktif memberikan masukan strategis kepada pemerintah daerah di wilayah Tabagsel agar program pembangunan sesuai dengan kebutuhan masyarakat di lapangan.
Acara yang berlangsung penuh kekeluargaan ini turut dihadiri oleh para pendiri dan tokoh penting Tabagsel, seperti Apriadi Hasibuan, Yusniar Ritonga, Siti Nondang Siregar, M. Kahfi Siregar, Kiman Siregar, Fajaruddin Lubis, Rajab Siregar, Diapari Sibatangkayu, Elly Harahap, dan Yusanti.
Tampak hadir pula tokoh-tokoh berpengaruh seperti Muslimin Siregar, Mayjen (Purn) Riswandi Siregar, Tawar Pulungan, Yasri Pulungan, Arman Syahri Harahap, dan Soleh Purba. Kehadiran mereka memperkuat soliditas para perantau asal Tabagsel di Jabodetabek.
Pertemuan ditutup dengan semangat membara melalui salam khas organisasi yang menggema di seluruh ruangan: “PAPPSI… Sehat! Aktif! Semangat!”












