19 Siswa SMA Aceh Diterima Kuliah di Luar Negeri, Rekor Terbanyak dalam Sejarah Pendidikan Aceh

Pencapaian Siswa Aceh di Dunia Internasional

Sebanyak 19 siswa SMA di Aceh berhasil diterima kuliah di perguruan tinggi terkemuka di berbagai negara. Mereka berasal dari berbagai kota dan sekolah, seperti Banda Aceh, Aceh Besar, Aceh Utara, Lhokseumawe, dan Aceh Barat Daya.

Rekor Tertinggi dalam Sejarah Pendidikan Aceh

SMA Negeri 10 Fajar Harapan Banda Aceh menjadi sekolah dengan jumlah siswa yang paling banyak menerima letter of acceptance (LoA) untuk studi S-1 di luar negeri. Totalnya mencapai 15 orang. Ini adalah rekor tertinggi dalam sejarah pendidikan jenjang menengah di Aceh.

Beberapa siswa bahkan lolos di lima, sebelas, atau bahkan 12 perguruan tinggi sekaligus. Hal ini menunjukkan kualitas akademik yang sangat baik dan kompetensi siswa Aceh dalam bersaing di tingkat internasional.

Selain SMA Negeri 10 Fajar Harapan, beberapa sekolah lain juga memiliki siswa yang berhasil mendapatkan LoA. Misalnya, satu siswa dari SMAN Modal Bangsa Aceh Besar, satu dari SMAN 1 Dewantara, Aceh Utara, satu dari SMA Sukma Bangsa Lhokseumawe, dan satu dari SMA Unggul Tunas Bangsa Aceh Barat Daya.

Tanggapan dari Kepala Dinas Pendidikan Aceh

Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murtalamuddin SPd, MSP, menyampaikan apresiasi atas capaian ini. Ia mengatakan bahwa semoga semua siswa tersebut dapat menjadi bibit unggul bagi kemajuan Aceh dan kejayaan Indonesia.

Ia juga menyampaikan rencana untuk melaporkan kepada Gubernur Aceh agar siswa-siswi tersebut mendapat bantuan atau beasiswa. Meskipun begitu, ia memperingatkan bahwa saat ini ruang fiskal masih sempit.

Dukungan dari Kepala Sekolah

Kepala SMA Negeri 1 Dewantara, Aceh Utara, Mustafa SPd, sepakat dengan langkah Kadisdik Aceh. Ia menilai bahwa siswa-siswi yang diterima di luar negeri adalah “bijeh Aceh mulia” yang akan kembali ke Aceh untuk berbakti membangun Nanggroe.

Menurutnya, wajar jika Gubernur Aceh membuat kebijakan untuk memberikan beasiswa kepada mereka. Ia menilai bahwa beasiswa tidak hanya untuk S-2 dan S-3, tetapi juga untuk S-1.

Prestasi yang Menginspirasi

Kepala SMAN 10 Fajar Harapan Banda Aceh, Dr Anwar SPd MEd, sangat bangga atas pencapaian para muridnya. Ia menyatakan bahwa ini membuktikan bahwa siswa Aceh mampu bersaing di tingkat internasional.

Ia menekankan bahwa dengan kesungguhan, kerja keras, konsistensi, dan dukungan yang tepat, peluang global terbuka lebar bagi generasi muda Aceh.

Capaian ini semakin istimewa karena siswa Aceh berhasil meraih LoA dari berbagai perguruan tinggi ternama di dunia. Mereka tidak hanya diterima di satu universitas, tetapi juga memperoleh multiple LoA dari kampus-kampus unggulan di berbagai negara.

Daftar Siswa yang Mendapatkan LoA

Dari 15 siswa SMAN 10 Fajar Harapan yang diterima kuliah S-1 di luar negeri, Fathina Almahira Sakhi tercatat sebagai siswi yang paling banyak mendapat LoA. Ia diterima di 12 perguruan tinggi luar negeri dan satu di dalam negeri.

Berikut adalah daftar lengkap siswa SMAN 10 Fajar Harapan yang berhasil meraih LoA internasional:

  1. Mohammad Ariel Dhia Asyraaf (University of Toronto, Kanada, Minnesota University, Amerika Serikat, dan The University of Queensland, Monash University, Australia);
  2. Rafi Hafiz Al Farisi (University of Toronto, Kanada dan University New South Wales, Australia);
  3. Iffah Azka Alia (University of Toronto dan University of British Columbia, Kanada);
  4. Muhammad Fakhri Althaf (Nanyang Technological University, Singapura, University of Queensland, Monash University, dan University New South Wales, Australia);
  5. Muhammad Kafka Farras (University of Queensland, Monash University, University New South Wales, University of Melbourne, Australia, dan Hong Kong University of Science and Technology);
  6. Gusti Farhan (Monash University, Australia);
  7. Rakha Murtadha (University of Queensland, Australia dan Wageningen University, Belanda);
  8. Muhammad Fakhri Al Faruq (Hong Kong University of Science and Technology dan University of Queensland, Australia);
  9. Syarifah Ghania Syakil (University of Toronto, Kanada, dan Nanyang Technological University, Singapura):
  10. Azka Alfasa (Hong Kong University of Science and Technology dan University of Queensland, Australia);
  11. Cut Aliya Rifahana (Royal Melbourne Institute of Technology, dan University of Wollongong, Australia);
  12. Ahza Khairuzi Iqbal (University of Queensland dan Monash University, Australia);
  13. Fedora Malca (Macquarie University, Australia); dan
  14. Nabil Ghaisan (Monash University, Australia).

Prestasi Lain dari Siswa-Siswa Aceh

Selain 15 siswa SMAN Fajar Harapan, ada juga siswa SMAN Modal Bangsa, Aceh Besar, yang mendapat LoA internasional. Dia adalah Dzakwan Dhiya Ramadhana. Dengan prestasi ini, Dzakwah Dhiya Ramadhana telah menulis lembaran baru dalam sejarah SMA Negeri Modal Bangsa Aceh.

Kepala SMAN Modal Bangsa, Misra MPd, berharap kisah suksesnya menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya untuk terus bermimpi besar dan bersungguh-sungguh mengejar impian.

Selain itu, ada Raisha Anindra Raza, siswi SMAN 1 Dewantara, Aceh Utara, yang mendapatkan LoA internasional di Deakin University, Australia. Rifanna Aufa Zanira, siswi SMA Sukma Bangsa Lhokseumawe, lolos seleksi di dua kampus ternama Kanada, yakni University of Toronto dan University of British Columbia.

Terakhir, Qarira Qurratu Aini, siswi SMAN Unggul Tunas Bangsa Abdya, diiterima di sebelas universitas luar negeri. Di antaranya Bond University, University of Wollongong, Western Sydney University, dan Swinbuirne University di Australia. Ia juga diterima sebagai mahasiswa baru di University of Otago, Lincoln University, Auckland University of Technology, University of Canterbury, dan Victoria University of Wellington, semuanya di Selandia Baru.

Muhammad Muhlis

Jurnalis digital yang menaruh perhatian besar pada perkembangan teknologi dan komunikasi. Ia senang membaca jurnal ilmiah, mencoba aplikasi baru, dan melakukan riset kecil untuk mempertajam analisis. Hobinya termasuk bermain catur dan mendengarkan musik klasik. Motto: "Pemahaman mendalam menghasilkan berita yang bernilai."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× How can I help you?