Michaela Elsiana Paruntu Terpilih sebagai Ketua Golkar Sulut
Michaela Elsiana Paruntu (MEP) resmi terpilih menjadi Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golongan Karya (Golkar) Sulawesi Utara (Sulut). Keputusan ini diumumkan dalam Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Sulut yang berlangsung di Ballroom Grand Kawanua Novotel Manado, Sabtu (12/4/2026). MEP mendapatkan dukungan penuh sebesar 100 persen dari seluruh peserta Musda.
MEP menggantikan Christiany Eugenia Paruntu (CEP), yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua DPD Golkar Sulut. Saat ini, MEP menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Sulut. Selain itu, ia juga meraih satu kursi di Gedung Cengkih DPRD Sulut setelah memenangkan Pemilu 2024 lalu. Dia maju dari daerah pemilihan Kabupaten Minahasa Selatan dan Kabupaten Minahasa Tenggara.
Profil Michaela Elsiana Paruntu
Michaela Paruntu lahir di Nottingham pada 1 Oktober 1982. Ia dikenal sebagai sosok yang memiliki segudang prestasi di Sulawesi Utara. Selain aktif dalam berbagai organisasi sosial maupun keagamaan, MEP juga dikenal sebagai dokter sekaligus dosen di Fakultas Kedokteran Unsrat Manado. Ia pernah menyabet gelar Noni Sulut.
Selain itu, MEP juga menjabat sebagai Penatua Remaja GMIM Imanuel Ranowangko, sekaligus Ketua Komisi Pelayanan Remaja Sinode GMIM. Dalam pelayanan gereja, ia pernah menjadi Penatua Kolom 11 GMIM Imanuel Ranowangko (2013-2017). Kemudian menjadi Ketua panitia Paskah Remaja Sinode GMIM di Wilayah Tenga Minsel (2016). Ia juga pernah menjadi Ketua Panitia LKPG Wilayah Amurang (2017), Ketua panitia Pemilihan KPRS GMIM di Wilayah Amurang 1 (2018), serta Ketua Panitia perkemahan Pemuda GMIM di wilayah Amurang Minahasa Selatan (2018).
Tidak hanya di gereja, MEP juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan seperti Palang Merah Indonesia (PMI) Minahasa Selatan, Pramuka Minahasa Selatan, serta Toar Lumimuut Minsel.
Suksesor Sang Kakak
Michaela Elsiana Paruntu (MEP) memang sudah tidak asing dalam dunia politik. Ia lahir dari keluarga akademisi dan politisi. Sang ayah merupakan seorang akademisi, sementara ibunya adalah seorang politisi. Sang kakak, Christiany Eugenia Paruntu (CEP), juga berkecimpung dalam dunia politik.
Kursi Ketua DPD Golkar Sulut sejak beberapa waktu terakhir digadang akan ditempati oleh MEP. Ia menjadi calon terkuat untuk posisi tersebut. MEP telah menyatakan kesiapan untuk menjadi suksesor sang kakak. Terbukti, saat Musda Golkar Sulut, Sabtu (11/4/2026) kemarin, MEP mengunci dukungan 100 persen.
Seluruh pemilik suara dari DPD II kabupaten/kota, DPP hingga organisasi sayap partai menyatakan dukungan penuh kepada MEP. Dengan dukungan bulat tersebut, proses pemilihan berlangsung mulus tanpa adanya pesaing.
Masa Depan Partai Golkar Sulut
Terpilihnya MEP sekaligus menandai babak baru kepemimpinan Partai Golkar di Sulut. MEP diharapkan mampu membawa partai semakin solid dan kompetitif menghadapi agenda politik ke depan.
Dalam sambutannya usai penetapan, MEP menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan seluruh kader. Ia menegaskan komitmennya untuk merangkul semua pihak dan memperkuat konsolidasi hingga ke tingkat akar rumput.
“Ini adalah amanah besar dari seluruh kader Golkar Sulut. Saya mengajak kita semua tetap bersatu, solid, dan bekerja bersama demi kemenangan Partai Golkar ke depan. Kita berkomitmen untuk menjalankan visi-misi sesuai dengan amanah yang diberikan, mari kita bekerja sama untuk melayani masyarakat,” tuturnya.
Musda Golkar Sulut sendiri berlangsung dalam suasana tertib dan kondusif, dihadiri para pengurus serta kader dari berbagai daerah di Sulawesi Utara.












