Rekomendasi Sarapan Solo: Timlo Sastro, Kuliner Legendaris Sejak 1952 dengan Dua Cabang

Sejarah dan Keunikan Timlo Sastro

Timlo Sastro menjadi salah satu destinasi favorit yang sering direkomendasikan oleh banyak orang. Warung legendaris yang berada di kawasan Pasar Gede ini selalu ramai dikunjungi, terutama pada pagi hari. Banyak pengunjung menjadikan timlo sebagai menu sarapan karena rasanya yang ringan namun tetap mengenyangkan.

Sarapan pagi di Kota Solo terasa kurang lengkap tanpa menikmati sajian kuliner berkuah yang hangat dan khas. Di antara berbagai pilihan, Timlo Sastro menjadi salah satu destinasi favorit yang kerap direkomendasikan banyak orang. Warung legendaris yang berada di kawasan Pasar Gede ini selalu ramai dikunjungi, terutama pada pagi hari.

Kuah bening yang hangat memberikan sensasi nyaman di perut, cocok untuk memulai aktivitas harian. Selain itu, karakter rasanya yang tidak terlalu berat membuat hidangan ini digemari oleh berbagai kalangan. Daya tarik utama dari timlo di tempat ini terletak pada kuah kaldu ayamnya yang jernih dan segar. Setiap suapan menghadirkan perpaduan rasa gurih yang lembut tanpa terasa berlebihan.

Isian dalam semangkuk timlo pun cukup beragam, mulai dari sosis Solo, telur pindang, hingga suwiran ayam yang empuk. Bagi yang menyukai tambahan cita rasa, tersedia juga ati ampela yang bisa disesuaikan dengan selera. Proses penyajiannya dikenal cepat dan efisien, sehingga pengunjung tidak perlu menunggu lama. Dalam waktu sekitar 5 hingga 10 menit setelah memesan, hidangan sudah siap disantap dalam kondisi hangat.

Hal ini menjadikan Timlo Sastro tidak hanya unggul dari segi rasa, tetapi juga dari kecepatan pelayanan yang memuaskan.

Ramah untuk Keluarga dan Wisatawan

Selain cita rasa yang ringan, Timlo Sastro juga dikenal ramah untuk semua kalangan, termasuk anak-anak. Pengunjung dapat meminta porsi nasi lebih sedikit atau tanpa jeroan, sehingga lebih fleksibel untuk keluarga. Kuah yang tidak terlalu kuat bumbu juga membuat menu ini cocok sebagai sarapan sebelum melanjutkan aktivitas wisata di pusat kota Solo.

Waktu terbaik berkunjung adalah sebelum pukul 09.00 WIB untuk menghindari antrean panjang, terutama pada akhir pekan atau musim liburan. Dengan karakter rasa yang ringan, kuah bening, dan pelayanan cepat, Timlo Sastro menjadi salah satu destinasi kuliner sarapan yang konsisten dipilih wisatawan.

Punya Dua Cabang

Timlo Sastro memiliki dua cabang di Solo, yang pertama berada di Jalan Abdul Muis No.32A, Kepatihan Kulon, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta, Jawa Tengah. Sementara itu, cabang kedua berada di Jalan Dr. Wahidin No.30, Purwosari, Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta, Jawa Tengah.

Tempat makan timlo ini bisa disebut legendaris karena sudah berdiri sejak 1952. Timlo yang disajikan di tempat makan ini berisikan berbagai macam lauk seperti telur, sosis, rempelo ati, dan kuah. Untuk menu per lauk sampai menu komplit harganya berkisar mulai dari Rp 5.000 hingga Rp 25.000.

Sekadar informasi, sosis goreng Solo ini bukanlah sosis yang terbuat dari daging sapi pada umumnya. Sosis solo terbuat dari kulit lumpia atau risoles yang dilipat seperti martabak dan digoreng. Di dalam lipatan adonan itu diberi daging ayam bagian dada yang disuwir, kemudian gorengan sosis itu disajikan dalam potongan-potongan kecil.

Untuk Timlo Sastro cabang pertama, buka setiap hari mulai dari pukul 06.00 WIB sampai 15.00 WIB. Sedangkan, Timlo Sastro cabang kedua, buka setiap hari mulai dari pukul 07.00 WIB sampai 21.00 WIB.

Sejarah Timlo Sastro

Timlo Sastro dahulu bernama Timlo Balong. Timlo Balong ini diambil dari nama pendiri usaha ini, yaitu (alm) Sastro. Sastro mendirikan warung Timlo Sastro ini sekitar tahun 1952, berawal dari warung kaki lima sederhana di sebelah barat pasar.

Pada tahun 1958, Pasar Gede direvitalisasi. Hal itu membuat Timlo Sastro pindah ke sudut belakang Pasar Gede sampai saat ini.

Muhammad Muhlis

Jurnalis digital yang menaruh perhatian besar pada perkembangan teknologi dan komunikasi. Ia senang membaca jurnal ilmiah, mencoba aplikasi baru, dan melakukan riset kecil untuk mempertajam analisis. Hobinya termasuk bermain catur dan mendengarkan musik klasik. Motto: "Pemahaman mendalam menghasilkan berita yang bernilai."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× How can I help you?