Hasil Transfer Liga Italia: Inter Milan Rekrut Massolin, Calon Pengganti Calhanoglu dan Mkhitaryan

Inter Milan Melakukan Investasi Besar dengan Pemain Baru

Inter Milan telah mengumumkan pembelian gelandang Yanis Massolin dari Modena. Transfer ini dianggap sebagai investasi besar bagi klub, karena Massolin akan dipinjamkan ke Modena hingga akhir musim. Kesepakatan resmi dibuat pada hari terakhir jendawa transfer Januari, meskipun kesepakatan sebelumnya telah tercapai beberapa hari sebelumnya.

Yanis Massolin adalah pemain kreatif berusia 23 tahun yang juga bisa bermain di sisi kanan lini serang. Ia memiliki kewarganegaraan Prancis dan Martinique, serta pengalaman bermain di Swiss, Prancis, dan Belgia sebelum memperkuat Modena pada Juli 2025 dengan biaya sebesar 700.000 euro.

Massolin tampil dalam 15 pertandingan kompetitif musim ini di Serie A dan Coppa Italia, mencetak satu gol dan memberikan dua assist. Biaya resmi untuk Inter diperkirakan sebesar 3,5 juta euro, tetapi dengan berbagai bonus terkait kinerja, jumlahnya dapat meningkat hingga €8 juta. Kontrak Massolin bersama Inter Milan akan berlaku hingga Juni 2030.

Pembicaraan Lanjutan untuk Rekrutmen Brooke Norton-Cuffy

Inter Milan sedang dalam pembicaraan lanjutan untuk merekrut Brooke Norton-Cuffy dari Genoa. Negosiasi transfer permanen sedang berlangsung, dan Arsenal akan diuntungkan dari penjualan tersebut. Fabrizio Romano melaporkan bahwa setelah Inter gagal mendapatkan Ivan Perisic dari PSV Eindhoven, klub tersebut beralih mencoba merekrut Norton-Cuffy secara permanen dari Genoa.

Romano menyebutkan bahwa Inter sedang dalam tahap pembicaraan lanjut dan konkret mengenai transfer tersebut. Mereka berupaya menyelesaikan kesepakatan sebelum batas waktu transfer pada hari Senin. Arsenal memiliki klausul jual kembali dalam kontrak mantan pemain mereka, dengan nilai klausul tersebut sebesar 20 persen. Jumlah ini bisa menjadi signifikan, tergantung pada berapa banyak Genoa menuntut.

Sebelumnya, ada pembicaraan di awal jendela transfer bahwa Genoa menginginkan sekitar 20 juta euro. Arsenal menerima 2 juta euro sebagai uang muka untuk penjualan Norton-Cuffy ke Genoa pada tahun 2024, ditambah 2 juta euro lagi dalam bentuk bonus potensial. Mengingat penampilan Norton-Cuffy yang konsisten dan keberhasilan Genoa bertahan di Serie A musim lalu, kemungkinan besar sebagian dari bonus tersebut telah diaktifkan.

Kesepakatan Transfer Davide Frattesi dengan Nottingham Forest

Inter Milan dan Nottingham Forest telah mencapai kesepakatan penuh untuk transfer gelandang Davide Frattesi. Namun, kepindahan gelandang tersebut ke Liga Inggris masih belum rampung. Menurut Matteo Moretto, kedua klub telah menyepakati kesepakatan pinjaman Davide Frattesi. Negosiasi tersebut termasuk opsi pembelian yang ditetapkan sekitar 40 juta euro.

Persyaratan finansial telah disepakati dan Forest berupaya untuk menyelesaikan operasi ini sebelum jendela transfer ditutup. Namun, Inter Milan belum memberikan lampu hijau untuk penjualan Frattesi. Manajemen Inter ingin mendapatkan pengganti yang sepadan sebelum mengizinkan pemain internasional Italia itu pergi.

Dengan jadwal padat di paruh kedua musim, klub khawatir akan melemahkan kedalaman lini tengah mereka tanpa adanya alternatif. Kontak telah dilakukan dengan Liverpool terkait Curtis Jones. Namun, jalur tersebut saat ini menjadi rumit karena situasi kontrak klub Inggris tersebut dengan sang pemain. Inter juga menegaskan bahwa mereka tidak siap untuk membahas kemungkinan peminjaman Denzel Dumfries.

Jika opsi Jones gagal terwujud, Inter dikabarkan memiliki rencana cadangan. Sampai salah satu solusi tersebut tercapai, kepergian Frattesi akan tetap tertunda meskipun ada kesepakatan dengan Forest.

Kembang Api yang Menyebabkan Keributan di Lapangan

Fans Inter Milan melempar kembang api ke kiper Cremonese, Emil Audero. Suporter Inter yang melempar kembang api yang mengenai kiper Cremonese, Emil Audero, kehilangan tiga jari saat melempar kembang api kedua tak lama kemudian. Pertandingan di Stadio Giovanni Zini sempat dihentikan sementara ketika terdengar ledakan keras dan asap memenuhi udara.

Pada saat kembang api yang dilemparkan dari tribun tandang yang dipenuhi pendukung Inter mengenai Audero. Emil Audero mampu pulih dan melanjutkan permainan, meskipun mengalami luka kecil dan bekas luka bakar di kakinya. Fans Inter mengecam ‘serigala tunggal’ yang bertanggung jawab.

Beberapa menit kemudian, terdengar ledakan keras lainnya, kali ini kembang api tersebut tidak jatuh di dekat pemain mana pun. Keributan terjadi di dalam tribun pendukung tim tamu, di mana sebagian besar pendukung Inter Milan sangat marah kepada orang luar ini. Suporter Inter merasa membahayakan pertandingan dan juga merupakan ancaman nyata bagi para pemain.

Namun, diketahui bahwa orang yang bertanggung jawab diidentifikasi karena ia datang ke rumah sakit di Cremonese dengan cedera tangan. Diduga bahwa terduga pelaku pelemparan kembang api tersebut mengalami kerusakan pada tiga jarinya sendiri. Terduga suporter tersebut selanjutnya akan ditangkap dan dilarang hadir menonton ke stadion. Akan tetapi masih harus dilihat bagaimana pihak berwenang akan bereaksi, yang berpotensi melarang semua penggemar Nerazzurri menghadiri pertandingan tandang.

Presiden Beppe Marotta mencoba mengantisipasi situasi dengan secara terbuka mengutuk pelaku perundungan dan meminta maaf kepada warga Cremona.

Daliyah Ghaidaq

Jurnalis yang membahas isu anak muda, dunia komunitas, dan tren karier modern. Ia suka membaca blog produktivitas, mencoba teknik manajemen waktu, serta membuat jurnal harian. Motto: “Pemuda yang tahu informasi adalah pemuda yang kuat.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× How can I help you?