Kekompakan Warga Pamekasan Perbaiki Jalan Secara Gotong Royong
Kekompakan warga di Kabupaten Pamekasan menunjukkan semangat tinggi dalam memperbaiki jalan yang rusak. Hal ini terlihat di Dusun Laok Gunung, Desa Sana Daja, Kecamatan Pasean. Warga setempat melakukan perbaikan jalan poros kabupaten secara gotong royong dengan patungan uang dan tenaga.
Perbaikan jalan dimulai pada Senin (9/2/2026), setelah warga tidak tahan melihat kerusakan yang sudah berlangsung selama puluhan tahun. Mereka memilih untuk bekerja sama tanpa mengharapkan bantuan dari pemerintah. Perbaikan dilakukan sepanjang 600 meter lebih dengan biaya hasil sumbangan warga setempat.
Tokoh masyarakat Dusun Laok Gunung, Hatim, menjelaskan bahwa warga sengaja menyumbang uang untuk memperbaiki jalan yang sudah rusak bertahun-tahun. “Kami patungan uang. Ada yang menyumbang sirtu untuk memperbaiki jalan,” katanya. Ia menambahkan bahwa solidaritas warga masih kuat sehingga bisa memperbaiki lingkungan secara mandiri tanpa pembangunan dari pemerintah.
Warga lainnya, Imammuddin, menyampaikan bahwa perbaikan jalan awalnya direncanakan sepanjang 600 meter. Namun, kemungkinan akan bertambah jika ada dana tambahan. Mereka bergotong-royong sejak hari Minggu (8/2/2026) hingga hari ini. Mereka memilih kerja bakti memperbaiki jalan rusak daripada bekerja di sawah.
“Kami para pemuda dan masyarakat gotong royong. Kompak menyumbang uang, material sirtu hingga tenaga demi memperbaiki jalan yang rusak,” ujarnya. Ia menekankan bahwa jalan yang diperbaiki adalah jalan poros kabupaten yang tidak pernah disentuh pemerintah selama ini. Jalan ini menjadi akses utama yang menghubungkan beberapa desa, termasuk jalan yang sempat longsor beberapa waktu lalu.
Kepala Desa Sana Daja, Uswatun Hasanah, menyatakan dukungan terhadap kekompakan warga dalam membangun jalan secara swadaya. “Kami mendukung kegiatan warga. Sejak awal kami sudah menyumbang material sirtu,” katanya. Ia menjelaskan bahwa jalan yang diperbaiki warga adalah jalan poros kabupaten, sehingga tidak bisa dibangun menggunakan anggaran desa selama ini.
“Kami berharap ada perhatian dari pemerintah. Semoga ada perbaikan terhadap akses jalan utama di Desa Sana Daja,” tambahnya.
Bupati Sidoarjo Turun Langsung Pantau Kerusakan Jalan
Di wilayah lain, Bupati Sidoarjo Subandi turun langsung ke lapangan untuk memantau kondisi jalan rusak di sejumlah wilayah, Kamis (5/2/2026). Peninjauan dilakukan mulai dari kawasan perkotaan hingga desa-desa guna memastikan laporan masyarakat terkait kerusakan jalan segera ditindaklanjuti.
Salah satu lokasi yang dikunjungi adalah Sekardangan, Kecamatan Sidoarjo Kota. Di lokasi ini, Subandi mendapati sejumlah lubang jalan yang cukup membahayakan pengguna jalan. Ia juga menyempatkan diri berbincang dengan warga setempat sebelum memerintahkan Dinas PUBMSDA (Pekerjaan Umum, Bina Marga, dan Sumber Daya Air) untuk segera melakukan perbaikan.
“Langsung dikerjakan hari ini. Supaya jalan kembali bagus. Dan saya minta pakai aspal yang bagus, pakai hotmiks. Saya tidak mau kalau perbaikan pakai asal-asalan,” tegas Bupati Subandi.
Demikian halnya saat melakukan sidak di kawasan Sidodadi, Kecamatan Candi. Bupati juga langsung memerintahkan PUBMSDA untuk bergerak secepatnya. Menambal lubang-lubang jalan di sana agar kembali bagus. Selain memerintahkan agar langsung dikerjakan, bupati juga menegaskan bahwa perbaikan jalan rusak di semua wilayah di Sidoarjo harus dikebut.
Dinas PUBMSDA ditarget semua pekerjaan perbaikan jalan bisa rampung sebelum Lebaran Idul Fitri nanti. Penegasan itu juga kembali disampaikan saat bupati melihat kerusakan jalan di kawasan Durung Bedug, Kecamatan Candi.
Jalan ini harus langsung diperbaiki hari itu juga, dan keluhan lainnya juga diminta segera direspon. “Kita harus bergerak cepat. Laporan jalan rusak harus segera diselesaikan. Targetnya sebelum lebaran sudah tuntas semua,” tandas Subandi.
Untuk jalan Durung Bedug ini, selain diperbaiki dengan aspal hotmiks, juga dibangun drainase di pinggir jalan. Supaya jalan bisa awet, tidak gampang rusak. “Kerusakan di sini, di antara penyebabnya adalah air. Karena saluran hanya ada satu sisi, sehingga kita bangun di sisi satunya. Hari ini perbaikan langsung mulai dikerjakan,” kata Kepala Dinas PUBMSDA Sidoarjo M Mahmud.
Tentang target dari bupati untuk menyelesaikan jalan rusak sebelum lebaran, Mahmud menyatakan siap. Pihaknya sedang melakukan pemetaan, dan penjadwalan perbaikan jalan di berbagai wilayah. “Selain oleh PUBMSDA, perbaikan jalan juga dilakukan Kecamatan melalui program PIWK. Nah, kita juga sedang memetakan. Mana perbaikan oleh PUBMSDA dan mana yang menggunakan PIWK. Supaya tidak tumpang tindih,” lanjut Mahmud.
Program perbaikan jalan yang sedang dikebut itu mendapat respon positif dari masyarakat. Mereka mengaku senang mendengar perbaikan jalan bakal segera dilakukan. “Di sini jalan rusak karena air. Apalagi kerap ada kendaraan besar melintas. Alhamdulillah kalau sudah mulai diperbaiki. Apalagi tadi saya lihat bupati sudah turun sendiri, berarti ada perhatian dari pemerintah,” kata Kesimah, warga Durung Bedug.
Dia juga mengaku lega ketika mendengar di samping jalan dibangun drainase. Karena saat hujan daerah itu juga kebanjiran.












