Performa Persebaya Surabaya di Bulan Februari 2026 yang Mengkhawatirkan
Persebaya Surabaya, atau dikenal juga sebagai Green Force, menghadapi tantangan berat dalam bulan Februari 2026. Dua kekalahan beruntun menjelang pertandingan melawan PSM Makassar membuat performa tim ini menjadi sorotan. Awalnya, situasi terlihat menjanjikan, tetapi kini tim asuhan Bernardo Tavares harus segera bangkit untuk menghindari tekanan besar.
Pada pekan 22 Super League 2025/2026, Persebaya Surabaya kalah 3-1 dari tuan rumah Persijap Jepara. Kekalahan ini terasa sangat menyakitkan karena terjadi di Stadion Gelora Bumi Kartini. Sepekan sebelumnya, pada Sabtu, 14 Februari 2026, Persebaya juga kalah 1-2 saat menjamu Bhayangkara Presisi Lampung FC di Stadion Gelora Bung Tomo. Dua kekalahan ini memicu kekhawatiran terhadap konsistensi dan performa tim.
Awal Februari 2026 berjalan cukup baik. Pada Minggu, 1 Februari 2026, Persebaya Surabaya bermain imbang 1-1 melawan Dewa United FC di Stadion Gelora Bung Tomo. Setelah itu, mereka menunjukkan performa yang lebih solid ketika bertandang ke Stadion Kapten I Wayan Dipta pada Sabtu, 7 Februari 2026. Persebaya Surabaya menang 3-1 atas Bali United FC, yang sempat memberi harapan tinggi kepada Bonek, suporter setia Persebaya.
Namun, momentum positif tersebut tidak bertahan lama. Dua kekalahan beruntun membuat grafik performa Persebaya Surabaya di Februari 2026 berubah drastis. Dari empat pertandingan, mereka hanya meraih satu kemenangan, satu hasil imbang, dan dua kekalahan. Konsistensi yang kurang stabil menjadi masalah utama yang perlu segera diperbaiki.
Laga melawan PSM Makassar di pekan 23 akan digelar di kandang sendiri, yaitu Stadion Gelora Bung Tomo. Kick off dijadwalkan pukul 20.30 WIB pada Rabu, 25 Februari 2026. Bermain di hadapan publik sendiri jelas menjadi keuntungan tersendiri bagi Persebaya Surabaya. Dukungan dari Bonek diharapkan mampu membakar semangat para pemain untuk bangkit dari tren negatif.
Momentum kebangkitan memang sangat penting. Jika tidak segera ditemukan, tekanan akan semakin besar mengingat kompetisi memasuki fase yang kian menentukan. Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, menegaskan bahwa timnya tidak boleh larut dalam kekecewaan. Ia meminta para pemain segera fokus menatap pertandingan berikutnya.
“Sekarang waktunya melihat ke depan, bersiap untuk laga berikutnya, dan kembali mencoba meraih kemenangan,” ujar Bernardo Tavares. Pernyataan ini menjadi sinyal tekad untuk bangkit di sisa Februari.
Secara statistik, produktivitas gol Persebaya Surabaya sebenarnya tidak terlalu buruk sepanjang Februari. Mereka mencetak total enam gol dari empat laga, namun juga kebobolan tujuh kali. Catatan kebobolan tersebut menjadi alarm serius jelang menghadapi PSM Makassar. Lini belakang harus tampil lebih disiplin agar tak kembali mudah ditembus lawan.
Di sisi lain, mental bertanding juga akan sangat menentukan. Dua kekalahan beruntun sering kali memengaruhi kepercayaan diri pemain jika tidak segera diatasi. Pertandingan kontra PSM Makassar bukan sekadar laga biasa. Ini menjadi ujian karakter bagi Green Force untuk membuktikan kapasitas sebagai tim papan atas.
Menutup Februari dengan kemenangan tentu akan mengubah suasana ruang ganti. Hasil positif bisa menjadi titik balik sekaligus mengembalikan optimisme suporter. Sebaliknya, jika kembali terpeleset, sorotan terhadap performa tim akan semakin tajam. Rapor Persebaya Surabaya di Februari 2026 bisa berakhir dengan catatan yang mengecewakan.
Seluruh elemen tim kini dituntut bekerja lebih keras. Evaluasi dari empat laga sebelumnya harus diterjemahkan menjadi perbaikan konkret di lapangan. Persebaya Surabaya memiliki pengalaman bangkit dari situasi sulit. Dukungan publik Gelora Bung Tomo sering kali menjadi energi tambahan yang tak ternilai.
Kini semua mata tertuju pada Rabu malam. Apakah Persebaya Surabaya mampu menutup Februari dengan senyum lebar, atau justru memperpanjang tren negatif. Rapor Persebaya Surabaya di Februari 2026 memang belum sempurna. Namun satu laga tersisa melawan PSM Makassar memberi kesempatan terakhir untuk memperbaiki cerita bulan ini.












