Pembaruan klasemen Grup Barat Championship Pekan ke-21, PSMS Medan Tidak Masuk Lima Besar

PSMS Medan Kembali Kalah, Posisi di Grup Barat Terancam

PSMS Medan kembali menelan kekalahan dalam pertandingan lanjutan Pegadaian Championship musim 2025/2026. Kekalahan ini terjadi saat mereka bertandang ke markas FC Bekasi City di Stadion Patriot Candrabhaga pada Sabtu (28/2/2026) malam. Skor akhirnya adalah 1-2 untuk kemenangan tuan rumah.

Kekalahan ini membuat posisi PSMS Medan tergeser dari lima besar klasemen grup barat. Hal ini terjadi karena Persiraja Banda Aceh berhasil mengalahkan Persikad Depok dalam laga yang berlangsung bersamaan. Sebagai hasilnya, PSMS harus puas berada di peringkat keenam dengan 29 poin.

Permainan Awal yang Tidak Efektif

Pertandingan dimulai dengan permainan yang hati-hati dari kedua tim. Dalam lima menit pertama, lebih banyak duel di lini tengah tanpa peluang berbahaya. PSMS Medan lebih dulu menciptakan peluang pada menit ke-7 melalui umpan silang Adlin Cahya yang disambut oleh Felipe Cadenazzi. Namun, kiper FC Bekasi City, Ikram Algifarri, sigap mengamankan bola.

Tiga menit kemudian, Cadenazzi kembali mendapat kesempatan emas setelah memanfaatkan kesalahan backpass lini belakang. Ia berhasil mencuri bola dan tinggal berhadapan dengan Ikram, tetapi sentuhan terakhirnya terlalu jauh sehingga bola lebih dulu disapu sang kiper.

Memasuki menit ke-13, laga mulai memanas. Zikri Ferdiansyah diganjar kartu kuning usai melakukan tekel. Dari situasi bola mati, Rizky mengirim umpan ke arah Raju Dimas, tetapi tandukannya masih melenceng dari gawang yang dikawal Reky Rahayu.

Gol Cepat FC Bekasi City Mengubah Jalannya Pertandingan

Di babak kedua, FC Bekasi City langsung memecah kebuntuan lewat gol cepat Ramadhan. Gol tersebut membuat mental pemain PSMS sempat goyah. Situasi semakin sulit ketika Zikri Ferdiansyah menerima kartu kuning kedua usai dianggap melanggar Renan Silva. PSMS pun harus bermain dengan 10 orang.

Unggul jumlah pemain dimanfaatkan maksimal oleh tuan rumah. Ikhsan Chan, mantan pemain PSMS musim lalu, sukses menggandakan keunggulan FC Bekasi City dan membawa skor menjadi 2-0.

Meski bermain pincang, PSMS tak menyerah. Tekanan terus dilancarkan hingga akhirnya hadiah penalti didapat setelah terjadi pelanggaran di kotak terlarang. Cadenazzi yang maju sebagai algojo sukses menaklukkan Ikram dan memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1.

Evaluasi Pelatih dan Komentar Pemain

Usai laga, pelatih PSMS, Eko Purdjianto, tidak menutupi kekecewaannya. Ia menilai gol cepat di awal babak kedua menjadi faktor krusial yang memengaruhi mental bertanding para pemainnya. Ia juga menyinggung beberapa keputusan wasit yang dianggap memengaruhi konsentrasi pemain.

“Di babak kedua, Bekasi mengambil inisiatif untuk agresif dan pemain kita lengah dengan satu gol cepat yang membuat semangat turun. Dari awal saya sudah bilang ke pemain untuk respect kepada wasit. Tapi ada beberapa keputusan yang membuyarkan konsentrasi pemain kita. Respect terhadap kepemimpinan wasit, tapi ini jadi catatan buat kita. Kita akan membuat report ke komisi wasit,” tegas Eko.

Ia mengungkapkan bahwa timnya sebenarnya mampu bermain baik dan menciptakan peluang, namun kurang efektif dalam penyelesaian akhir. Ia juga menyoroti banyaknya kartu kuning yang diterima PSMS yang menurutnya perlu menjadi bahan evaluasi.

Hasil Laga dan Klasemen Grup Barat

Berikut rekap hasil dan klasemen Championship 2025-2026 pekan ke-21:

Hasil Sabtu (28/02/2026):
– FC Bekasi City vs PSMS Medan: 2-1
– Persikad Depok vs Persiraja Banda Aceh: 2-3
– PSPS Pekanbaru vs Garudayaksa FC: 0-0
– Sumsel United vs Sriwijaya FC: 3-1

Hasil Jumat (27/02/2026):
– Persipal Palu vs Persiku Kudus: 1-4

Klasemen Grup Barat:
1. Garudayaksa FC: 21 | 36-16 | 38 poin

2. Adhyaksa FC: 20 | 49-24 | 37

3. Sumsel United: 21 | 32-23 | 37

4. FC Bekasi City: 21 | 32-15 | 36

5. Persiraja Banda Aceh: 21 | 31-23 | 31

6. PSMS Medan: 21 | 27-25 | 29

7. Persikad Depok: 21 | 27-33 | 26

8. PSPS Pekanbaru: 21 | 32-38 | 24

9. Persekat Tegal: 20 | 14-23 | 22

10. Sriwijaya FC: 21 | 14-75 | 2

Kekalahan ini menjadi malam pahit bagi PSMS sekaligus penutup sebelum kompetisi memasuki jeda Ramadan dan Idul Fitri sekitar satu bulan. Setelah jeda, PSMS dijadwalkan menghadapi PSPS Pekanbaru pada 28 Maret 2026 di Stadion Utama Sumatera Utara.

Bahjah Jamilah

Bahjah Jamilah adalah seorang penulis berita yang menyoroti dunia kuliner dan perjalanan. Ia suka mengeksplorasi makanan baru, memotret hidangan, serta menulis ulasan perjalanan. Waktu luangnya ia gunakan untuk membaca blog kuliner. Motto: “Setiap rasa menyimpan cerita.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× How can I help you?