Kiper Timnas Indonesia Kembali Cosplay Wakabayashi, Catat Clean Sheet Bersama Klub

Maarten Paes, Kiper Timnas Indonesia yang Kembali Mengenakan Topi dalam Laga Kontra PEC Zwolle

Maarten Paes, kiper Timnas Indonesia, kembali menunjukkan kebiasaannya mengenakan topi saat bermain bersama klub barunya, Ajax Amsterdam. Dalam laga melawan PEC Zwolle, Paes tampil memuaskan dan berhasil mencatatkan clean sheet dengan hasil akhir 0-0, Minggu (1/3/2026) WIB.

Pertandingan yang dihelat di stadion tuan rumah PEC Zwolle menjadi penampilan kedua Paes bersama Ajax Amsterdam setelah sebelumnya tampil sebagai starter dalam laga kandang melawan NEC Nijmegen pada pekan sebelumnya. Seperti biasanya, Paes mengenakan topi saat bermain, mirip dengan karakter Wakabayashi yang sering ia cosplay dalam beberapa kesempatan sebelumnya.

Kebiasaan mengenakan topi bukanlah hal baru bagi Paes. Saat masih membela FC Dallas, ia kerap menggunakan topi bahkan ketika diamanahkan sebagai kapten tim. Di masa kariernya dengan FC Utrecht, Paes juga pernah menggunakan topi saat melakukan aksi penyelamatan penalti dalam pertandingan melawan Heerenveen.

Banyak penjaga gawang kelas dunia seperti Lev Yashin, Oliver Kahn, Joe Hart, dan Dean Henderson juga pernah tampil dengan menggunakan topi di lapangan hijau. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan topi bukan hanya sekadar gaya, tetapi juga memiliki manfaat tertentu dalam melindungi mata dari terik matahari atau meningkatkan fokus saat bermain.

Profil Singkat Maarten Paes

Maarten Vincent Paes lahir pada 14 Mei 1998 di Nijmegen, Belanda. Ia adalah pemain sepak bola profesional yang bermain sebagai kiper untuk klub Ajax Amsterdam dan Timnas Indonesia, dengan tinggi badan sekitar 1,91–1,92 m.

Karier sepak bolanya dimulai di akademi VV Union (2009–2012) sebelum bergabung dengan NEC Nijmegen pada 2012. Ia menjalani karier senior pertama di klub ini sebagai cadangan pada musim 2017–2018. Pada April 2018, Paes berpindah ke FC Utrecht dengan kontrak tiga tahun dan melakukan debut Eredivisie pada 19 Agustus 2018 melawan PEC Zwolle.

Di FC Utrecht, Maarten Paes pernah menjadi kiper utama tetapi juga mengalami pergantian posisi akibat cedera dan perubahan pelatih, serta bermain untuk tim anak buah Jong Utrecht. Pada Januari 2022, ia bergabung dengan FC Dallas secara pinjaman dan kemudian diangkat menjadi pemain permanen pada Juni 2022, hingga kini menjadi kiper utama dan pernah terpilih sebagai peserta MLS All-Star 2024.

Secara internasional, Paes awalnya membela tim muda Belanda dari U-19 hingga U-21, bahkan menjadi anggota skuad untuk Kejuaraan Eropa U-19 UEFA 2016 dan 2017. Ia memenuhi syarat untuk Timnas Indonesia melalui nenek dari pihak ibu yang lahir di Kediri, resmi memperoleh kewarganegaraan Indonesia pada April 2024 dan mendapatkan persetujuan FIFA untuk berganti kebangsaan pada Agustus tahun yang sama.

Debutnya bersama Timnas Indonesia terjadi pada 5 September 2024 dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Arab Saudi, dan hingga Oktober 2025 telah mencatatkan 10 penampilan. Gaya bermainnya dikenal dengan refleks cepat, kemampuan membaca permainan baik, serta ketenangan dalam mendistribusikan bola dari belakang.

Profil Lengkap Maarten Paes

Dikutip dari Transfermarkt, berikut profil lengkap dari Maarten Paes:

  • Nama di negara asal: Maarten Vincent Paes
  • Tanggal lahir / Umur: 14 Mei 1998 (27)
  • Tempat kelahiran: Nijmegen, Belanda
  • Tinggi: 1,92 m
  • Kewarganegaraan: Indonesia
  • Posisi: Kiper
  • Kaki dominan: Kanan
  • Agen pemain: SEG
  • Klub Saat Ini: Ajax Amsterdam
  • Bergabung: 2 Februari 2026
  • Kontrak berakhir: 30 Juni 2029
  • Harga pasar: Rp 26,07 miliar

Statistik Berdasarkan Klub

  • Ajax Amsterdam: 2 pertandingan, 1 gol kemasukan, 1 clean sheet, 180 menit bermain.
  • FC Dallas: 128 pertandingan, 179 kemasukan gol, 26 clean sheet, 7 kartu kuning, 11.532 menit bermain.
  • FC Utrecht: 48 pertandingan, 63 kemasukan gol, 12 clean sheet, 2 kartu kuning, 4.264 menit bermain.
  • Utrecht U21: 18 pertandingan, 54 kemasukan gol, 0 clean sheet, 1.620 menit bermain.
  • NEC Nijmegen U19: 20 pertandingan, 23 kemasukan gol, 7 clean sheet, 1.860 menit bermain.
  • NEC Nijmegen U21: 4 pertandingan, 5 gol kemasukan, 1 clean sheet, 315 menit bermain.


Rusmawan

Rusmawan adalah seorang penulis berita online yang serbabisa dalam menguraikan berbagai peristiwa menjadi berita yang jelas dan ringan. Ia suka membaca opini, melakukan riset pendek, dan membuat rangkuman harian. Di waktu senggang, ia menikmati musik instrumental. Motto: “Informasi yang baik dimulai dari niat yang baik.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× How can I help you?