Satgas Cartenz Tangkap Pelaku Pembunuhan Tito Karnavian 2012

Penangkapan Pulan Wonda, Anggota KKB Kodap XII Lanny Jaya

Pulan Wonda, anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) Kodap XII Lanny Jaya, berhasil ditangkap oleh Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 di Kampung Peruleme, Distrik Mulia, Kabupaten Puncak Jaya pada Kamis (2/4/2026). Pulan yang sebelumnya masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) merupakan salah satu pelaku penembakan terhadap rombongan Kapolda Papua, Jenderal Tito Karnavian, di Distrik Pirime, Kabupaten Lanny Jaya, pada 28 November 2012.

“Pulan Wonda alias Kamenak merupakan anggota aktif kelompok bersenjata KKB Kodap XII Lanny Jaya, yang diketahui memiliki mobilitas tinggi dan terlibat dalam berbagai aksi penyerangan terhadap aparat keamanan maupun masyarakat sipil di wilayah Puncak Jaya dan Lanny Jaya,” kata Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz 2026, Kombes Pol Yusuf Sutejo, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (3/4/2026).

Kronologi Penangkapan Pulan Wonda

1. Pulan Ditangkap di Kota Mulia



Satgas Damai Cartenz menangkap Pulan Wonda setelah melakukan pemantauan di wilayah Kota Mulia, Puncak dan mendeteksi keberadaan pelaku di sebuah bengkel motor pada Kamis (2/4/2026), sekitar pukul 12.27 WIT. Tim kemudian melakukan penyekatan. Saat pelaku melintas menggunakan sepeda motor, Pulan menabrak kendaraan petugas dan berupaya melarikan diri.

“Aparat telah memberikan tembakan peringatan sebanyak dua kali, namun tidak diindahkan, sehingga dilakukan tindakan tegas terukur yang melumpuhkan pelaku pada bagian kaki kanan,” kata Yusuf.

2. Rekam Jejak Pulan Wonda



Adapun rekam jejak kejahatan Pulan Wonda alias Kamenak diantaranya penyerangan Kampung Wandenggobak pada 2010. Terdapat dua korban sipil yang meninggal dunia dan dua korban sipil lainnya luka-luka. Dia juga tercatat melakukan penyerangan Kampung Lumbuk Tingginambut pada 2010 yang melukai Bripka Kamarul Huda, Brigadir Adam Anoh dan Brigadir Hairudin Hamid (luka).

Di tahun yang sama, Pulan Wonda juga melakukan penyerangan terhadap aparat Polda Papua di Kampung Sanoba. Terdapat korban meninggal dunia, yakni Bripda (Anm) Ahmad Mualam. Serta korban luka yakni Bripda Yadi Prayitno dan Brigadir Dwi Haryono. Pada 5 Januari 2012, Pulan terlibat kontak senjata dengan aparat di Kampung Wuyukwi, Distrik Mulia.

Pada 28 Januari 2012, Pulan menyerang Briptu (Anm) Sukarno di Kampung Wandenggobak hingga meninggal dunia. Pulan juga menyerang Polsek Pirime pada 27 November 2012 yang menewaskan Kapolsek Ipda (Anm) Rolfi Takubessy serta dua anggota lainnya. Pada 28 November 2012, Pulan menembak rombongan Tito Karnavian di Desa Nambume, Distrik Pirime, Kab. Lanny Jaya. Pada 3 Desember 2012, Pulan menembak warga sipil, Ferdy Turuallo hingga meninggal dunia di Tiom, Kab. Lanny Jaya.

Terakhir, Pulan tercatat melakukan penyerangan di Distrik Pirime pada 2014 dan melukai anggota TNI dan polisi, Brigpol Rusdi.

3. Pulan Wonda Tercatat 20 Tahun Penjara



Saat ini, Pulan Wonda tengah menjalani perawatan medis dan akan menjalani proses hukum lebih lanjut. Aparat masih melakukan pendalaman lebih lanjut terkait kemungkinan keterlibatan pihak lain serta jaringan kelompok pelaku.

“Pelaku dijerat dengan tindak Pidana Pembunuhan, Pencurian dengan kekerasan yang mengabibatkan matinya orang dan Tindak Pidana Pembakaran sebagaiamana dimaksud dalam Pasal 459 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana; dan Pasal 479 ayat (3) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana dan Pasal 308 ayat (3) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana dengan ancaman hukuman pidana mati atau pidana swumur hidup atau pidana penjara paling lama 20 tahun,” ujarnya.

Berita Terkini Mengenai KKB di Wilayah Papua

Pukul Mundur KKB di Nabire, Tim Patroli TNI Papua Temukan Uang Rp79 Juta

Polisi Sebut Pelaku Penembakan Pesawat di Koroway KKB Batalyon Kanibal

KKB Papua Serang Rombongan Kendaraan PT Freeport, 1 Prajurit TNI Gugur

Rafitman

Reporter digital yang mencintai dunia jurnalisme sejak bangku sekolah. Ia aktif mengikuti perkembangan media baru dan belajar teknik storytelling modern. Hobinya antara lain menyunting foto, menonton film thriller, dan berjalan malam. Motto: "Setiap cerita punya sudut pandang yang menunggu ditemukan."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× How can I help you?