Asila Maisa Dituduh Pelakor, Curhatan Anak Ramzi pada Maia Terungkap

Penyanyi Asila Maisa Bantah Tudingan sebagai Pelakor

Sosok penyanyi Asila Maisa, yang juga merupakan anak dari presenter Ramzi, kini menjadi sorotan publik. Hal ini terjadi setelah muncul tudingan bahwa dirinya dianggap sebagai pelakor alias perebut suami orang. Tudingan tersebut membuat Asila merasa tidak nyaman dan akhirnya memberikan klarifikasi melalui unggahan di Instagram pribadinya @therealasilamaisa pada hari Sabtu (4/4/2026).

Dalam unggahannya, Asila dengan tegas membantah tuduhan bahwa dirinya adalah perusak hubungan orang lain. Ia menulis, “Saya bukan pelakor, saya bukan lon**.” Selain itu, ia juga mengungkapkan bahwa isu yang beredar tidak hanya menyerang dirinya secara personal, tetapi juga turut menyeret nama keluarga.

Perempuan yang lahir di Jakarta pada 29 Maret 2006 ini menyebutkan bahwa sang kakek juga terdampak oleh komentar negatif dari netizen. Hal ini menjadi salah satu alasan utama mengapa ia merasa perlu memberikan penjelasan dan meluruskan persepsi publik.

“Bertepatan dengan ulang tahun kakek saya, ada beberapa hal yang selama ini tidak pernah mau saya sampaikan ke kalian tapi akan saya tulis semua yang saya rasa selama ini dan inginkan sekarang di sini,” tulis Asila. Ia juga menegaskan bahwa selama bertahun-tahun, ia tidak pernah membuka suara secara tertulis maupun verbal mengenai hal tersebut.

Meski begitu, Asila tidak secara gamblang menyebutkan detail isu yang dimaksud, namun ia menegaskan bahwa netizen pasti sudah mengetahui konteks pembicaraan tersebut. “Kalian pasti sudah tau fitnah apa yang sedang saya bicarakan disini, jadi tidak usah saya sebut lagi apa akar masalahnya,” tulisnya.

Asila menyatakan bahwa komentar-komentar tersebut telah berdampak besar pada keluarganya, terutama sang kakek. “Saya akhirnya menulis pesan ini karena komentar-komentar terakhir kalian sangat berefek kepada keluarga saya, terutama kakek saya,” tulisnya.

Lebih lanjut, ia juga menegaskan bahwa dirinya memahami batasan dalam menjalin pertemanan maupun hubungan sosial. “Saya tau batasan dalam berteman dan bersaudara, apa yang kalian khawatirkan tidak akan pernah terjadi,” tambahnya.

Kehidupan dan Pandangan Asila Maisa

Beberapa waktu lalu, Asila sempat disebut sebagai pelakor karena terlalu dekat dengan suami dari pasangan selebriti. Hal ini diungkapkannya ketika menjadi bintang tamu di YouTube Maia Estianty. Kini ia semakin sadar bahwa komentar jelek atau konten jelek yang membuatnya viral tidak akan jadi permasalahan untuknya.

“Kalau viral ada senengnya juga lebih dikenal, apalagi kalau konten yang baik yang viral pasti senang yaa, tapi kalau konten yang kurang baik viral ya enggak apa-apa terserah mereka mau ngomong apa,” jelas Asila Maisa di kawasan Kemang Jakarta Selatan.

Ia juga menegaskan bahwa dirinya tidak memperdulikan tudingan sebagai pelakor. “Ya karena aku sudah melakukan yang terbaik, jadi aku dihujat seperti apapun aku tahu aku tidak salah, jadi ya biarin aja. Aku cantik, bukan pelakor kok,” tegasnya.

Asila tidak memungkiri bahwa dirinya sempat kepikiran dengan komentar soal dirinya sebagai pelakor rumah tangga orang lain. Namun hal itu mulai berangsur hilang karena merasa bahwa komentar tersebut tidak sesuai dengan dirinya. “Nggak sih, biasa saja. Waktu itu sih sempet ada komentar yang menurut aku agak lebay jadi sempet kepikiran,” tutur Asila.

Rencana Masa Depan dan Harapan

Awal mula isu pelakor terjadi ketika Asila Maisa sempat curhat ke Maia Estianty. Dia mengaku pernah dituduh sebagai pelakor dari pasangan selebriti. Sayangnya, dalang isu pelakor itu tidak dibeberkan namanya dalam obrolan tersebut. Kala itu Asila sangat dekat dengan pasangan tersebut, sehingga banyak netizen yang kemudian menuduhnya sebagai perempuan nakal dan pelakor.

Di sisi lain, Asila Maisa sempat membagikan gambaran rencana hidup yang ingin ia capai dalam lima tahun ke depan. Di usianya yang masih muda, ia mengaku sudah memiliki bayangan yang cukup jelas soal masa depannya. Salah satu hal yang paling ingin diwujudkan Asila dalam beberapa tahun mendatang adalah pernikahan. Ia bahkan tak menampik keinginannya untuk menikah di usia yang relatif muda.

“Got married, aku pengen nikah muda umur dua tiga, dua empat. Soalnya kan cowok pada ngantri, jadi takutnya kelamaan ngantri kan. Jadi kayak ‘ayolah kita menikah’,” ujarnya sambil berkelakar, dikutip dari Youtube @slayandsay, Jumat (27/3/2026).

Meski memiliki keinginan untuk segera menikah, wanita berusia 19 tahun ini memastikan bahwa karier tetap menjadi bagian penting dalam hidupnya. Ia ingin tetap menyeimbangkan kehidupan pribadi dengan perjalanan profesional yang sedang dibangun.

“Pokoknya nikah dan tetap nyanyi, selesain kuliah. Belum mau konser sih, aku mau konser masih lama, kayak benar-benar udah lama berkarir,” katanya.

Pilih Pasangan dengan Kriteria Tertentu

Di tengah rencana masa depannya, anak dari artis, Ramzi ini juga membagikan gambaran sosok pria yang kelak ingin menjadi pendamping hidupnya. Meski tidak memiliki kriteria yang terlalu kaku, ia tetap punya beberapa nilai yang dianggap penting.

“Enggak ada yang spesifik tapi of course loyal ya. Loyal willing to do anything for me terus act of service,” ucapnya.

“Terus aku pengen dia ini enggak kaku kalau sama orang, tapi aku enggak mau dia nya friendly. Harus humble, bisa berbaur tapi enggak friendly gitu,” lanjutnya.

Lebih jauh, Asila mengaku melihat sosok ayahnya sebagai gambaran positif seorang suami. Menurutnya, kualitas seperti itu justru semakin sulit ditemukan di masa sekarang. “Sama menurut aku sisi positif yang aku lihat dari Abi sebagai seorang suami, I think itu yang susah dicari jaman sekarang jadi I want that (sosok seperti abi),” ungkapnya.

Di sisi lain, penyanyi lagu Jadi Tuan Putri ini juga menegaskan satu hal yang cukup penting dalam memilih pasangan. Ia mengaku tidak ingin memiliki pasangan yang berasal dari industri yang sama dengannya.

“sama aku enggak mau orang yang di industri yang sama kayak aku, jujur aku enggak mau di industri yang sama kayak aku karena menurut aku jangan ikut campur,” tuturnya.

Menurutnya, pasangan yang berada di profesi yang sama berpotensi terlalu ikut campur dalam urusan pekerjaan. Hal itulah yang ingin ia hindari agar kehidupan pribadi dan karier tetap memiliki batas yang sehat.

“misalkan aku penyanyi, dia juga penyanyi pasti dia ikut campur dong kalau aku bikin lagu, makanya ‘jangan udah diem aja’,” tutupnya.

Balqis Ufairah

Penulis yang fokus pada entrepreneurship dan pengembangan UMKM. Ia senang berkunjung ke pameran bisnis, berbincang dengan pelaku usaha, serta menulis ringkasan peluang pasar. Hobinya termasuk membuat desain sederhana. Motto: “Informasi membuka pintu kesempatan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× How can I help you?