Bali United Hancurkan PSBS Biak 6-0, Pelatih Targetkan Persib Bandung

Kemenangan Dramatis Bali United melawan PSBS Biak

Bali United berhasil meraih kemenangan telak 6-1 atas PSBS Biak dalam laga pekan ke-26 Super League 2025/2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, pada Senin (6/4/2026). Kemenangan ini tidak hanya memperbaiki posisi Bali United di klasemen, tetapi juga menjadi modal berharga sebelum menghadapi Persib Bandung.

Pertandingan dimulai dengan situasi yang kurang menguntungkan bagi Bali United. Tim asal Pulau Dewata sempat tertinggal setelah Hassan Nader mencetak gol pada menit ke-30. Namun, serangan cepat dan dominasi permainan membuat Bali United mampu bangkit dan membalikkan keadaan.

Gol-gol yang dicetak oleh Teppei Yachida (37′), Joao Ferrari (40′ dan 48′), Diego Campos (63′), Jordy Bruijn (82′), serta Boris Kopitovic (90+2′) membawa Bali United meraih kemenangan besar. Pelatih Bali United, Johnny Jansen, sangat senang dengan performa timnya dan mengakui bahwa kemenangan ini memberikan kepercayaan diri yang tinggi.

“Pertama-tama, saya sangat senang kami menang hari ini. Ya, saya pikir kami memulai dengan baik,” ujar Jansen kepada awak media dalam konferensi pers.

Jansen juga mengakui bahwa wasit memberikan penalti untuk PSBS Biak pada menit ke-27 setelah Ricky Fajrin melanggar Thobias Solossa. Meskipun tendangan penalti Hassan Nader berhasil ditepis oleh kiper Mike Hauptmeijer, pemain PSBS Biak langsung menyambar bola dan menendang keras ke gawang, sehingga membuat kiper Bali United tak bisa melakukan penyelamatan.

Meski sempat tertinggal, Jansen mengapresiasi kemampuan Kadek Arel dan rekan-rekannya dalam menguasai pertandingan. Ia mengatakan bahwa timnya menciptakan banyak peluang dan bermain dengan baik.

“Kami menciptakan peluang. Jika saya melihat pertandingan ini, saya pikir kami bermain dengan baik, kami menciptakan banyak peluang,” kata Jansen.

Persiapan Menghadapi Persib Bandung

Hasil kemenangan ini menjadi modal penting bagi Bali United menjelang pertandingan big match melawan Persib Bandung. Laga tersebut akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, pada Minggu (12/4/2026).

Johnny Jansen mengakui bahwa permainan Bali United dalam pertandingan melawan PSBS Biak sangat bagus. Ia menegaskan bahwa hasil ini juga menjadi sinyal bahaya bagi lawan berikutnya, yaitu Persib Bandung.

“Kemenangan selalu membantu kepercayaan diri. Apa yang bisa kami tunjukkan adalah, jika Anda melihat gol, misalnya dari Jordy. Bagaimana serangan itu terjadi, bagaimana kami bermain,” jelas Jansen.

Ia juga menyebutkan bahwa Bali United tampil mendominasi hingga beberapa pemain PSBS Biak melakukan kesalahan sendiri. Jansen mengaku bahwa permainan seperti ini yang ingin ia lihat dari timnya.

“Jadi kami merebut kembali bola, berlari di belakang para pemain bertahan, dan memberikan umpan. Itulah jenis sepak bola yang ingin kami mainkan,” tegasnya.

Persiapan Menghadapi Persib Bandung

Menurut Jansen, kemenangan ini menjadi modal penting untuk menghadapi Persib Bandung. Ia percaya bahwa tim asuhannya akan menyusahkan Maung Bandung. Namun, ia mengakui bahwa pertandingan ini tidak akan mudah karena Persib saat ini berada di puncak klasemen Super League dengan 61 poin.

Sebelumnya, dalam pertemuan pertama, Bali United kalah 0-1 dari Persib di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, pada 1 November 2025. Pada laga itu, Bali United harus bermain dengan 10 pemain setelah Mirza Mustafic mendapatkan kartu merah pada menit ke-69.

Namun, pengalaman kalah dengan 10 pemain tidak membuat Bali United gentar. Jansen justru yakin bahwa timnya bisa membuat kejutan.

“Tetapi melawan Persib adalah pertandingan yang berbeda, ya? Mereka punya banyak kualitas di lapangan. Saya pikir saat kami bermain di sini melawan mereka, kami memainkan pertandingan yang bagus,” ungkap Johnny Jansen.

Ia juga mengakui bahwa dalam pertandingan itu, timnya semakin lama semakin baik, tetapi kemudian menerima kartu merah dan situasinya menjadi sulit.

“Namun, saya pikir kepercayaan diri akan tumbuh dan kami bisa berbicara tentang rencana untuk laga di Bandung. Kita lihat saja apa yang akan kami lakukan di sana,” tuturnya.

Harini Umar

Seorang jurnalis online yang gemar membahas tren baru dan peristiwa cepat. Ia menyukai fotografi jalanan, nonton dokumenter, dan mendengar musik jazz sebagai relaksasi. Menulis baginya adalah cara memahami arah dunia. Motto hidupnya: "Setiap berita harus memberi manfaat, bukan sekadar informasi."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× How can I help you?