JAKARTA – Kali ini, kembali datang kabar menggembirakan dari anak-anak muda Indonesia yang siap menorehkan prestasi membanggakan di kancah internasional. Tujuh orang muda terpilih untuk tampil dalam ajang bergengsi The New York Pops 43rd Anniversary Gala. Acara tersebut akan digelar di Carnegie Hall pada 27 April 2026.
Ketujuh peserta yang terpilih adalah Alyra Karissia Riza (13), Alysa Hana Mayko (13), Anastasia Christina Karunia (15), Gianna Anabelle Soetikno (13), Jenna Kalila Marciano (12), Natasha Marianne Subari (16), dan Carissa Bellvania (13). Mereka akan tampil bersama Camp Broadway Ensemble, mewakili Indonesia di panggung dunia yang dikenal sebagai salah satu paling prestisius di industri musik.
Sebelum bisa tampil di sana, mereka mengikuti audisi ketat hingga akhirnya lolos dari puluhan peserta lainnya. Setelah itu, para peserta terpilih menjalani pelatihan intensif untuk mempersiapkan diri tampil di hadapan publik internasional. Selama masa persiapan, mereka melalui berbagai sesi pelatihan mulai dari vokal, akting, hingga tari.
Direktur Artistik Camp Broadway Indonesia, Adit Marciano, mengaku bangga dengan perkembangan dan kesiapan anak-anak yang akan tampil di New York tahun ini. Menurutnya, setiap angkatan memiliki karakter berbeda, tetapi timnya selalu berupaya menyesuaikan program agar para peserta mendapatkan pengalaman terbaik.
“Setiap tahun punya atmosfer yang berbeda dan kami selalu menyesuaikan program ini dengan para siswa agar mereka bisa berkembang maksimal,” ujar Adit Marciano dalam wawancara virtual di @America, SCBD, Jakarta Pusat, Sabtu (11/4).
Menurutnya, tujuan utama program tersebut ialah memberikan pengalaman nyata kepada para peserta untuk merasakan langsung standar industri profesional. “Kami ingin memberikan mereka pengalaman hidup nyata bekerja dengan para profesional industri, serta mengetahui bagaimana rasanya mencapai level tersebut,” ucap Adit.
Pencapaian tersebut menjadi bukti dari dedikasi dan kerja keras seluruh tim dalam membina talenta muda. Dia dan seluruh tim ingin menunjukkan bahwa talenta Indonesia punya kualitas dan pengetahuan yang luas, serta mampu tampil dengan standar internasional.
Salah satu yang turut membina ketujuh anak tersebut adalah penyanyi Lea Simanjuntak. Ia mengaku terkesan dengan kemampuan dan kekompakan para peserta. “Saat saya bertemu, mereka tidak sulit diajarkan. Ketika saya masuk ke ruangan, mereka sudah sangat terbuka,” tutur Lea Simanjuntak.
“Itu pengalaman yang sangat menyenangkan. Pesan saya, mereka harus memahami bahwa respons penonton bukan sepenuhnya tanggung jawab mereka. Yang penting adalah mereka tampil dengan sepenuh hati,” sambungnya.
The New York Pops 43rd Anniversary Gala sendiri merupakan perhelatan musik tahunan yang menghadirkan deretan musisi kelas dunia. Tahun ini, acara tersebut akan memberikan penghormatan kepada Stephen Schwartz, sosok legendaris di dunia teater musikal yang telah melahirkan karya-karya ikonik seperti Wicked, Godspell, dan Pippin.
Kehadiran anak-anak Indonesia di panggung tersebut menjadi bukti bahwa talenta muda tanah air mampu bersaing dan tampil percaya diri di tingkat global. Tak hanya menunjukkan kemampuan teknis, mereka juga membawa semangat, kerja keras, dan identitas budaya Indonesia ke hadapan dunia.
Partisipasi tersebut difasilitasi oleh Camp Broadway Indonesia, sebuah program pendidikan seni pertunjukan yang memberikan ruang bagi anak-anak dan remaja mengembangkan bakat di bidang teater musikal.












