Kebutuhan Tenaga Pengumpul Data Lapangan Meningkat
Kebutuhan akan tenaga pengumpul data lapangan semakin meningkat seiring dengan agenda besar pemerintah dalam memperkuat basis data nasional. Dalam beberapa tahun terakhir, peran enumerator dan tenaga mitra Badan Pusat Statistik (BPS) menjadi semakin strategis, terutama menjelang pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Program sensus ini memiliki peranan penting dalam menyusun arah kebijakan ekonomi nasional, mulai dari program pemberdayaan UMKM, pengembangan industri, hingga strategi pemerataan kesejahteraan di seluruh wilayah Indonesia.
Minat terhadap posisi ini semakin tinggi karena pekerjaan sebagai mitra statistik BPS dinilai memberikan pengalaman berharga dalam dunia survei, riset, dan pengumpulan data. Selain itu, tugas ini memungkinkan individu berinteraksi langsung dengan pelaku usaha, lembaga, dan masyarakat, sehingga membuka peluang memperluas jaringan profesional dan mengembangkan kompetensi analitis.
Fokus pada Gaji atau Honor Mitra BPS
Selain aspek pengalaman, pertanyaan mengenai gaji atau honor mitra BPS sering kali menjadi fokus utama calon pelamar. Hal ini wajar mengingat status mitra bukan pegawai tetap, sehingga besaran kompensasi menjadi faktor penting dalam menentukan minat pendaftaran. Pemahaman mengenai skema gaji yang realistis akan membantu calon peserta membuat persiapan keputusan karier yang tepat.
Estimasi Besaran Honor Mitra Statistik 2026

Hingga saat ini, BPS belum mengumumkan secara resmi skema honor untuk mitra Sensus Ekonomi 2026. Namun, gambaran mengenai pola gaji dapat dilihat dari rekrutmen kegiatan statistik sebelumnya. Berdasarkan data pembanding, honor mitra BPS diperkirakan berada pada kisaran Rp4 juta hingga Rp10 juta per bulan. Perbedaan nilai tersebut umumnya dipengaruhi oleh wilayah penugasan, durasi kontrak, tingkat kesulitan wilayah, serta volume target pendataan.
Pada kegiatan serupa, seperti Sensus Pertanian 2023, honor petugas lapangan tercatat mencapai sekitar Rp4 juta per bulan. Mengingat skala Sensus Ekonomi lebih luas dan melibatkan responden sektor usaha dari berbagai skala industri, kemungkinan besar kisaran honor pada 2026 akan mengikuti atau bahkan sedikit lebih tinggi dari standar sebelumnya.
Status mitra tetap bersifat kontrak jangka pendek, bukan PNS ataupun PPPK. Oleh karena itu, besarannya lebih menekankan pada intensitas tugas lapangan, capaian output, serta kebutuhan operasional selama masa pendataan.
Tanggung Jawab Tugas Lapangan
Petugas mitra statistik BPS bertanggung jawab untuk melaksanakan pengumpulan data secara langsung melalui wawancara dan pengisian kuesioner digital. Dalam prosesnya, mitra akan:
- Melakukan kunjungan ke pelaku usaha dan responden lainnya
- Melakukan wawancara terstruktur
- Menginput data ke sistem digital BPS
- Memastikan validitas informasi dan mengikuti prosedur verifikasi
- Melaporkan progres pendataan sesuai jadwal
Kompensasi yang diberikan mencerminkan kompleksitas pekerjaan dan kebutuhan kompetensi, termasuk kemampuan komunikasi, ketelitian dalam pencatatan data, serta pemahaman teknis penggunaan perangkat digital.
Peluang Karier yang Menjanjikan
Peluang menjadi mitra statistik BPS dalam program Sensus Ekonomi 2026 memberikan kesempatan strategis bagi masyarakat untuk terlibat dalam pembangunan data nasional sekaligus memperoleh pengalaman lapangan yang bernilai. Dengan estimasi honor mencapai Rp4 juta hingga Rp10 juta per bulan, posisi ini diprediksi kembali menjadi incaran calon pelamar dari berbagai latar belakang pendidikan dan daerah. Informasi resmi mengenai rekrutmen dan besaran gaji akan diumumkan langsung oleh BPS melalui kanal resmi menjelang pelaksanaan sensus.
Jurnalis online yang gemar mengeksplorasi pendekatan storytelling dalam berita. Ia suka menonton film, membaca novel, dan membuat catatan ide setiap hari. Menurutnya, teknik bercerita yang baik dapat membuat informasi lebih mudah dipahami. Motto: “Sampaikan fakta dengan cara yang menyentuh.”












