Cek Prediksi UMP 2026 di 38 Provinsi, Sulteng Capai Rp3,2 Juta Jika Naik 10,5 Persen

Tuntutan Serikat Buruh untuk Kenaikan Upah Minimum Provinsi 2026

Serikat buruh di Indonesia terus memperjuangkan kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2026 dengan tuntutan antara 8,5 persen hingga 10,5 persen. Tuntutan ini menjadi acuan utama bagi serikat pekerja di seluruh daerah, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Pernyataan ini disampaikan oleh Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal, yang juga menjabat sebagai Ketua Partai Buruh.

Menurut Iqbal, angka 8,5–10,5 persen tersebut dianggap sebagai upaya untuk menyesuaikan dengan lonjakan biaya hidup dan inflasi yang semakin terasa di kalangan pekerja. Selain itu, serikat buruh juga memperjuangkan adanya Upah Minimum Sektor (UMSK), yang nilainya harus lebih besar dari Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK).

UMSK adalah upah minimal khusus sektor industri tertentu—umumnya sektor padat karya besar seperti tekstil, elektronik, dan otomotif. Dengan demikian, UMSK bertujuan untuk memberikan perlindungan tambahan bagi pekerja di sektor-sektor tersebut.

Namun, pemerintah masih dalam proses pembahasan mengenai besaran kenaikan UMP 2026. Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menyatakan bahwa angka tuntutan buruh belum pasti dan masih dibahas di Dewan Pengupahan Nasional serta Dewan Pengupahan Provinsi. Menaker menegaskan bahwa pihaknya sedang melakukan dialog sosial dengan berbagai pihak, termasuk serikat pekerja, buruh, dan pengusaha.

“Kita masih dialog sosial, mendapat masukan dari serikat pekerja, buruh, dan pengusaha. Tunggu saja,” ujar Yassierli.

Prediksi Kenaikan UMP 2026 di 38 Provinsi

Jika tuntutan kenaikan 10,5 persen dikabulkan, maka UMP tertinggi di DKI Jakarta akan naik menjadi sekitar Rp5.936.437, sementara UMP terendah di Jawa Tengah akan naik menjadi Rp2.386.282. Berikut adalah prediksi UMP 2026 di 38 provinsi:

  • DKI Jakarta: Rp5.963.420
  • Papua: Rp4.735.862
  • Papua Tengah: Rp4.735.862
  • Papua Pegunungan: Rp4.735.862
  • Papua Selatan: Rp4.735.862
  • Bangka Belitung: Rp4.283.643
  • Sulawesi Utara: Rp4.171.845
  • Aceh: Rp4.072.605
  • Sumatera Selatan: Rp4.068.135
  • Sulawesi Selatan: Rp4.041.567
  • Kepulauan Riau: Rp4.004.137
  • Papua Barat: Rp3.994.575
  • Papua Barat Daya: Rp3.994.575
  • Kalimantan Utara: Rp3.956.077
  • Kalimantan Timur: Rp3.955.141
  • Riau: Rp3.877.196
  • Kalimantan Selatan: Rp3.863.294
  • Kalimantan Tengah: Rp3.838.351
  • Maluku Utara: Rp3.765.840
  • Jambi: Rp3.574.159
  • Gorontalo: Rp3.560.013
  • Maluku: Rp3.471.577
  • Sulawesi Barat: Rp3.430.395
  • Sulawesi Tenggara: Rp3.396.274
  • Bali: Rp3.311.199
  • Sumatera Barat: Rp3.308.583
  • Sumatera Utara: Rp3.306.822
  • Sulawesi Tengah: Rp3.220.614
  • Banten: Rp3.210.156
  • Lampung: Rp3.196.841
  • Kalimantan Barat: Rp3.180.506
  • Bengkulu: Rp2.950.393
  • Nusa Tenggara Barat: Rp2.876.239
  • Nusa Tenggara Timur: Rp2.573.511
  • Jawa Timur: Rp2.548.112
  • DI Yogyakarta: Rp2.501.808
  • Jawa Barat: Rp2.421.311
  • Jawa Tengah: Rp2.397.130

Perbandingan UMP 2025

Untuk memperkuat argumen mereka, serikat buruh juga merujuk pada UMP 2025 yang telah berlaku. Berikut adalah daftar UMP 2025 di seluruh wilayah Indonesia:

  1. UMP 2025 Provinsi Aceh : Rp3.685.616
  2. UMP 2025 Provinsi Sumatera Utara : Rp2.992.559
  3. UMP 2025 Provinsi Sumatera Barat : Rp2.994.193
  4. UMP 2025 Provinsi Sumatera Selatan : Rp3.681.571
  5. UMP 2025 Provinsi Kepulauan Riau : Rp3.623.654
  6. UMP 2025 Provinsi Riau : Rp3.508.776,22
  7. UMP 2025 Provinsi Lampung : Rp2.893.070
  8. UMP 2025 Provinsi Bengkulu : Rp2.670.039
  9. UMP 2025 Provinsi Jambi : Rp3.234.535
  10. UMP 2025 Provinsi Bangka Belitung : Rp3.623.653
  11. UMP 2025 Provinsi Banten : Rp2.905.119
  12. UMP 2025 Provinsi Jakarta : Rp5.396.761
  13. UMP 2025 Provinsi Jawa Barat : Rp2.191.232
  14. UMP 2025 Provinsi Jawa Timur : Rp2.305.985
  15. UMP 2025 Daerah Istimewa Yogyakarta : Rp2.264.080,95
  16. UMP 2025 Provinsi Jawa Tengah : Rp2.169.349
  17. UMP 2025 Provinsi Bali : Rp2.996.500
  18. UMP 2025 Provinsi Nusa Tenggara Timur : Rp2.328.969
  19. UMP 2025 Provinsi Nusa Tenggara Barat : Rp2.602.931
  20. UMP 2025 Provinsi Maluku Utara : Rp3.408.000
  21. UMP 2025 Provinsi Maluku : Rp3.141.700
  22. UMP 2025 Provinsi Sulawesi Tengah : Rp2.915.000
  23. UMP 2025 Provinsi Sulawesi Tenggara : Rp3.073.551
  24. UMP 2025 Provinsi Sulawesi Utara : Rp3.775.425
  25. UMP 2025 Provinsi Sulawesi Selatan : Rp3.657.527
  26. UMP 2025 Provinsi Gorontalo : Rp3.221.731
  27. UMP 2025 Provinsi Sulawesi Barat : Rp3.104.430
  28. UMP 2025 Provinsi Kalimantan Barat : Rp2.878.285
  29. UMP 2025 Provinsi Kalimantan Tengah : Rp3.473.621,04
  30. UMP 2025 Provinsi Kalimantan Selatan : Rp3.496.194
  31. UMP 2025 Provinsi Kalimantan Utara : Rp3.580.160
  32. UMP 2025 Provinsi Kalimantan Timur : Rp3.579.314
  33. UMP 2025 Provinsi Papua : Rp4.285.850
  34. UMP 2025 Provinsi Papua Barat : Rp3.393.500
  35. UMP 2025 Provinsi Papua Tengah : Rp4,285.848
  36. UMP 2025 Provinsi Papua Barat Daya : Rp3.614.000
  37. UMP 2025 Papua Selatan: Rp4.285.850
  38. UMP 2025 Papua Pegunungan: Rp4.285.847


Eka Syaputra

Penulis berita yang fokus pada isu politik ringan dan peristiwa harian. Ia menikmati waktu luang dengan menggambar, membaca artikel opini, dan mendengarkan musik indie. Menurutnya, tulisan yang baik adalah hasil dari pikiran tenang. Motto: "Objektivitas adalah harga mati."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× How can I help you?