Turnamen usia muda yang diselenggarakan oleh Dewa United ini berlangsung selama dua minggu dan dibagi ke dalam dua kelompok usia.
Festival Anak Dewa 2025 Kembali Digelar
Festival Anak Dewa 2025 kembali hadir dalam edisi ketiganya. Turnamen usia muda yang digagas oleh klub Dewa United ini kembali menyapa publik setelah dilakukan upacara pembukaan di JSI Resort, Megamendung, Kabupaten Bogor, pada Sabtu (22/11) pagi WIB.
Turnamen ini akan berlangsung selama dua minggu dengan terbagi menjadi dua kelompok usia. Untuk kelompok usia 10 tahun (KU-10), pertandingan akan berlangsung pada 22-23 November, sedangkan untuk kelompok usia 12 tahun (KU-12), turnamen akan dihelat pada 29-30 November.
Keistimewaan Edisi Tahun Ini
Ketua panitia pelaksana, Irfan Rizal Ahmad, mengungkapkan bahwa dibandingkan dengan edisi sebelumnya, kali ini ada hal yang spesial karena turnamen ini diikuti oleh tim dari luar pulau Jawa. Secara total, KU-10 diikuti oleh 19 peserta, sementara jumlah peserta KU-12 masih bisa bertambah hingga pekan depan dan diharapkan bisa mencapai target 32 peserta.
“Kami telah melaksanakan Festival Anak Dewa untuk yang ketiga kalinya, sementara usianya tetap sama yaitu kelompok usia 10 tahun dan 12 tahun. Harapan kami tentu pelaksanaan lebih baik dari sebelumnya,” ujarnya kepada media.
“Ikut serta dalam turnamen ini ada tim dari luar Jawa, dan kami harapkan seperti itu dan akan semakin banyak.”
Dukungan Manajemen
Irfan juga memberikan apresiasi terhadap dukungan penuh dari manajemen Dewa United yang secara berkelanjutan fokus menyelenggarakan turnamen usia muda ini.
Pada edisi pertama pada 2023, Festival Anak Dewa masih digelar di home base di Pagedangan, Tangerang. Baru pada edisi tahun lalu, kegiatan ini digelar di JSI Resort, Megamendung.
“Dari manajemen sangat mendukung karena kegiatan ini merupakan program dari Dewa United Academy Development yang membawahi usia youth dan grassroot. Mereka sangat senang apabila kegiatan ini dilakukan dan tentunya ingin selalu berkelanjutan,” jelasnya.
Antusiasme Peserta
Dilihat dari animo peserta tahun ini, Irfan mengaku sangat senang dengan antusiasme yang ditunjukkan oleh para peserta. Hal ini juga tak lepas dari lokasi kegiatan yang tidak jauh dari lokasi wisata.
“Sampai saat ini kami melihat dari peserta antusias untuk bisa berpartisipasi dalam kegiatan ini. Selain mereka bisa bermain, mereka juga bisa berwisata setelah pertandingan. Mereka sangat antusias dan apa yang disampaikan kepada kami sangat senang berpartisipasi di event ini,” kata Irfan.
“Kami juga berharap kompetisi ini bisa berjalan dengan lancar dan kami punya motto Zero Complaint dari peserta. Kami ingin peserta senang bertanding di sini dan tentunya mereka bisa ikut lagi di event selanjutnya,” tambahnya.
Dipantau Pemandu Bakat
Ke depannya, Irfan berharap melalui event ini bisa melahirkan para bibit muda potensial yang bisa berkembang menjadi pemain profesional. Pasalnya, kegiatan ini sendiri dipantau oleh talent scout, sehingga jenjang karirnya bisa berkelanjutan ke kelompok usia berikutnya.
“Kami berharap kegiatan yang kita lakukan ini menjadi wadah bagi pemain, khususnya grasroot usia 10 dan 12 tahun. Kami ingin menjadi wadah buat mereka bisa mengeluarkan kemampuannya,” ujar Irfan.
“Tentunya dari kami untuk KU-12 ada talent scout yang akan memantau pemain yang berpartisipasi dalam kegiatan ini. Nantinya dari hasil talent scout ini bisa kami salurkan untuk ke tingkat selanjutnya di Soeratin dan juga Elite Pro Academy.”
Penulis yang memiliki perhatian besar pada dunia kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Ia suka mengikuti jurnal kesehatan, melakukan yoga, dan mempelajari resep makanan sehat. Menurutnya, informasi yang benar adalah kunci hidup lebih baik. Motto: “Tulisan yang sehat membawa pembaca sehat.”












