Setelah Kejutan Anita, Kekompakan Teman Argi Terungkap, Ingin Bantu Ganti Tumbler

Kekompakan Rekan Argi yang Viral Akibat Drama Tumbler Tuku

Kekompakan rekan satu tim Argi, seorang pegawai PT Kereta Api Indonesia (KAI), akhirnya terungkap setelah munculnya Anita Dewi, pemilik tumbler Tuku yang menjadi sorotan publik. Kejadian ini menarik perhatian banyak pihak karena berawal dari sebuah utas di media sosial yang menyebutkan kehilangan tumbler miliknya.

Salah satu anggota tim yang terdampak, Alfino Bagus Ramadhan atau dikenal dengan panggilan Fino, membagikan kisah tentang kejadian ini. Menurutnya, ia dan rekan-rekannya sudah menawarkan untuk mengganti tumbler tersebut secara patungan. Namun, penumpang tidak ingin barang tersebut diganti.

“Singkat cerita kami disuruh cari itu isi tumbler. Tapi si Argi dengan inisiatif dia ingin membelikan yang baru. Awalnya kita ingin patungan untuk beli itu tumbler. Tapi penumpangnya ga pengin digantiin,” ujar Fino.

Fino juga menjelaskan bahwa Argi sudah melampirkan pembelian tumbler Tuku melalui platform e-commerce seperti Shopee. Ia menegaskan bahwa bukan mereka yang mengambil ke petugas.

Kronologi Kehilangan Tumbler Tuku

Awal mula kasus ini bermula dari utas yang diunggah oleh Anita di media sosial Threads. Dalam utasnya, ia menceritakan bagaimana tumbler Tuku-nya hilang setelah tertinggal di dalam KRL rute Tanah Abang-Rangkasbitung pada Senin (17/11/2025) pukul 19.00 WIB.

Anita menyebutkan bahwa tas yang ditemukan petugas tidak lengkap. Dimana tumbler Tuku miliknya tidak ada. Dalam utas tersebut juga ia menyebut “TUMBLER TUKU-ku GONE ATAS KETIDAK TANGGUNG JAWAB PETUGAS PT KAI @commuterline”.

Menurut Anita, ia lupa meninggalkan cooler bag-nya di bagasi kereta. Setelah turun di St Rawa Buntu, ia langsung melaporkan ke petugas dan meminta agar bisa diantar kembali. Namun, hal tersebut tidak bisa dilakukan.

Setelah beberapa waktu, barang tersebut ditemukan dan difoto oleh petugas. Petugas di St Rawa Buntu menjelaskan bahwa Anita bisa mengambilnya di St Rangkas Bitung. Pada keesokan harinya, Anita dan suaminya mengambil cooler bag tersebut. Namun, saat dibuka, tumbler Tuku-nya hilang.

Chat dengan Petugas

Di tengah viralnya kasus ini, chat antara Alvin, suami Anita, dengan Argi sempat beredar. Dalam chat tersebut, Argi menjelaskan bahwa ia sedang berdinas dan menerima tas milik Anita yang tertinggal. Tas tersebut kemudian dibawanya ke ruang PS sebelum akhirnya diserahkan ke Anita.

Alvin meminta pengecekan CCTV untuk mengetahui keberadaan tumbler Tuku tersebut. Argi menjelaskan bahwa untuk masalah CCTV, Alvin harus meminta ke kepolisian. Namun, ia berusaha menjelaskan lagi jika ia sudah berusaha mencari tumbler tersebut.

“Karna kehilangan barang bapak pun saya dapat teguran dari staff dan manajamen yang lain… tapi pak dari kemarin saya sudah semaksimal mungkin untuk mencoba dan mencari dimna barang tersebut terjadi kehilangannya namun hasilnya tetap nihil,” kata Argi.

Argi juga menjelaskan bahwa dirinya menerima tas tersebut sudah dalam kondisi ringan. Hingga akhirnya ia berniat untuk mengganti tumbler Tuku yang hilang tersebut.

“Saya sangat yakin pak kondisinya memang pada saat saya pegang pun ringan tapi tidak saya cek… jadi pak untuk letak kelalaian dan kesalahan saya karna tidak saya cek. ini kesalahan sayaa dikarenakan tidak di cek terlebih dahulu, saya akan tanggung jawab dengan mengganti barang tsb pak,” tambahnya.

Anita dan Alvin Muncul

Akibat dari utas tersebut, Anita dipecat dari perusahaan tempatnya bekerja. Bahkan karir suaminya juga terancam. Pada kemunculannya, Anita dan Alvin memasang wajah lesu dan meminta maaf.

“Kami ingin meminta maaf yang sebesar-besarnya, khususnya kepada saudara Argi dan semua pihak yang terkena dampak dan dirugikan atas ucapan dan perbuatan kami,” ujar Alvin.

Anita mengaku menyesal dengan perbuatannya. Ia sadar cara mereka menyikapi kasus ini memicu reaksi negatif dari banyak pihak.

“Kami sangat sadar cara kami menyikapi kejadian ini sangat tidak bijak sehingga melukai banyak perasaan orang di luar sana,” kata Anita.

[DIGITAL-ARTICLE-0]

[DIGITAL-ARTICLE-1]

Denis Arjuna

Seorang jurnalis digital yang terbiasa bekerja cepat dalam merangkum informasi penting menjadi berita yang mudah dipahami. Ia aktif menulis tentang gaya hidup, komunitas kreatif, dan isu keseharian. Hobi memasak dan mencoba resep baru membuatnya semakin peka pada detail. Motto: "Menulis adalah seni memahami manusia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× How can I help you?