Liburan Akhir Tahun: Pilihan Wisata ke Malaysia yang Menarik
Liburan akhir tahun sering kali menjadi momen yang dinantikan oleh banyak orang, terutama untuk menghabiskan waktu bersama keluarga. Dalam situasi saat ini, banyak masyarakat Indonesia memilih destinasi liburan yang dekat dan biaya yang relatif murah. Kota-kota di Malaysia, misalnya, menawarkan pengalaman liburan yang tidak kalah menarik dibandingkan kota-kota di Pulau Jawa.
Kota Dumai, yang berbatasan langsung dengan Malaysia, menjadi salah satu jalur utama bagi warga yang ingin melakukan perjalanan ke luar negeri. Pelabuhan Internasional Pelindo Dumai menjadi salah satu pilihan utama untuk menuju ke Melaka dan Port Dickson. Perjalanan melalui jalur laut ini dinilai lebih efisien karena jarak yang dekat dan biaya yang terjangkau.
Keuntungan Berlibur ke Malaysia
Salah satu alasan utama warga Riau, khususnya Dumai, memilih berlibur ke Malaysia adalah karena tarif tiket yang relatif murah. Selain itu, waktu tempuh perjalanan yang singkat, sekitar dua hingga tiga jam, membuat banyak orang lebih memilih destinasi ini dibandingkan tujuan dalam negeri seperti Jogja atau Bandung.
Selain itu, kondisi cuaca ekstrem yang melanda sebagian besar wilayah Indonesia saat ini juga turut memengaruhi pilihan masyarakat. Banyak warga yang lebih memilih berlibur ke Malaysia karena dinilai lebih aman dan nyaman. Bencana alam yang terjadi di wilayah Sumatera juga menjadi pertimbangan lain.
Pengalaman Warga yang Berkunjung ke Malaysia
Rudi, seorang penumpang yang akan berlibur ke Malaysia bersama keluarganya, mengaku lebih memilih destinasi ini karena budget yang dikeluarkan lebih minim. Ia menjelaskan bahwa harga tiket ke Melaka melalui jalur laut Dumai hanya sekitar Rp1 jutaan, termasuk tiket pergi pulang, sedangkan jika ke Pulau Jawa, harga tiket pesawat bisa mencapai jutaan rupiah.
“Jarak tempuh dari Dumai ke Malaysia paling lama hanya 3 jam, selain menghemat waktu juga menghemat tenaga,” ujarnya. Ia juga menyebut bahwa kota-kota di Malaysia tidak kalah bagus dengan kota-kota di Pulau Jawa, dan juga memiliki suasana yang bersih serta pencahayaan yang mantap.
Tidak hanya Rudi, Ema, warga Dumai lainnya, juga memilih berlibur ke Malaysia karena alasan biaya yang lebih murah, jarak yang dekat, dan keamanan yang terjamin. Ia mengaku bahwa ini merupakan kali pertama ia bersama keluarga menghabiskan libur sekolah ditambah Natal dan Tahun Baru di luar negeri.
“Biasanya kami ke Sumbar (Sumatera Barat), tapi kondisi cuaca saat ini tidak kondusif. Takut terjebak longsor atau banjir. Dan kalau ke Jawa seperti Jogja, uangnya belum cukup. Jadi yang pas ya ke Malaka ini,” katanya.
Jadwal Keberangkatan Kapal Feri
Untuk perjalanan ke Melaka, kapal feri Indomal berangkat dari Dumai setiap hari Senin hingga Minggu pukul 09.00 WIB. Sementara dari Melaka ke Dumai, kapal berangkat Senin hingga Kamis pukul 14.30 Waktu Malaysia (WM), Jumat pukul 09.30 WM, dan Sabtu serta Minggu ada dua jadwal keberangkatan yakni pukul 10.00 WM dan 14.30 WM.
Sementara untuk tujuan Port Dickson, kapal berangkat dari Pelabuhan Internasional Pelindo Dumai Senin hingga Kamis pukul 11.00 WIB. Untuk Jumat dan Minggu tidak ada jadwal keberangkatan, sedangkan pada Sabtu pukul 11.00 WIB. Dari Port Dickson ke Dumai, kapal berangkat Senin sampai Kamis pukul 10.00 WM, Jumat dan Minggu tidak ada jadwal keberangkatan, dan Sabtu pukul 10.00 WM.
Tarif Tiket Kapal Feri
Berdasarkan informasi di loket tiket Indomal, tarif tiket ke Melaka dan Port Dickson memiliki perbedaan. Untuk tujuan Melaka, tiket pergi dan pulang untuk semua paspor seharga Rp1 juta, sedangkan anak-anak Rp500 ribu. Tiket pergi saja untuk semua paspor seharga Rp550 ribu, dan anak-anak Rp275 ribu.
Untuk tujuan Port Dickson, tiket pergi dan pulang untuk semua paspor seharga Rp1,2 juta, sedangkan anak-anak Rp650 ribu. Tiket pergi saja untuk semua paspor seharga Rp650 ribu, dan anak-anak Rp330 ribu.
Harga tersebut belum termasuk biaya pelabuhan. Kategori umur anak-anak adalah di bawah 2 tahun.
Persiapan dan Keamanan
Kepala KSKP Dumai, AKP Hardiyanto, mengungkapkan bahwa hingga saat ini belum terjadi peningkatan signifikan jumlah penumpang dari Dumai menuju Malaysia. Namun, ia memprediksi lonjakan penumpang akan terjadi pada pekan depan. Oleh karena itu, pihaknya bersama stakeholder lain akan terus melakukan pengawasan.
Ia juga mengimbau kepada para penumpang untuk tetap waspada dan tidak sampai tertinggal barang bawaan. Selain itu, menjaga kesehatan juga sangat penting selama perjalanan.
Jurnalis yang menaruh perhatian pada dunia pendidikan dan komunitas lokal. Ia senang menghabiskan waktu membaca biografi tokoh inspiratif, menulis catatan belajar, serta menghadiri diskusi publik. Aktivitas ini membantunya memahami sudut pandang masyarakat. Motto: "Berita harus menggerakkan, bukan sekadar dibaca."












