Puluhan tewas, ratusan luka akibat kebakaran hebat di resor ski Swiss

Tragedi Kebakaran di Bar Crans-Montana, Swiss



Sebuah kebakaran mengerikan terjadi di sebuah bar yang ramai dikunjungi saat pesta malam Tahun Baru di resor ski mewah Crans-Montana, Swiss. Insiden ini menewaskan sekitar 40 orang dan melukai sedikitnya 115 lainnya. Kejadian tersebut terjadi pada hari Kamis (2/1/2025) sekitar pukul 01.30 dini hari waktu setempat di bar bernama Le Constellation.

Bar tersebut terletak di wilayah barat daya Swiss, dan populer di kalangan remaja. Presiden Swiss Guy Parmelin menyebut insiden ini sebagai salah satu tragedi terburuk yang pernah dialami negara tersebut. Ia mengungkapkan bahwa sebagian besar korban adalah anak muda. Awalnya, kebakaran dilaporkan sebagai ledakan, namun penyebab pastinya masih dalam penyelidikan.

Penyebab Kebakaran Masih Dicari

Menurut laporan dari saksi mata, api menyebar dengan cepat dari dalam bangunan. Samuel Rapp (21), seorang saksi, menggambarkan suasana panik dan kacau ketika orang-orang berusaha menyelamatkan diri. Menurut Kepala Kepolisian Kanton setempat, Frederic Gisler, sekitar 40 orang diduga meninggal dan 115 lainnya luka-luka, sebagian besar dalam kondisi serius. Otoritas Italia menyebut enam warga negaranya masih hilang dan 13 lainnya dirawat di rumah sakit.

Dua perempuan muda asal Prancis yang berada di dalam bar saat kejadian mengatakan api bermula dari bagian bawah tanah klub. Mereka menduga kebakaran dipicu oleh botol berisi lilin kembang api ulang tahun yang diangkat terlalu dekat dengan langit-langit kayu. “Api menyebar di langit-langit dengan sangat cepat,” ujar salah satu dari mereka, Emma dan Albane.

Proses Identifikasi Korban Memakan Waktu

Para ahli forensik kini menggunakan data gigi dan DNA untuk mengidentifikasi korban. Jaksa setempat, Beatrice Pilloud, menyatakan penyelidikan resmi telah dibuka terkait kebakaran di bar yang dimiliki oleh pasangan asal Prancis. Meski demikian, ia menegaskan masih terlalu dini untuk menyimpulkan adanya kelalaian terkait keselamatan.

Korban-korban yang selamat telah dipindahkan ke rumah sakit di Prancis, dan proses pemindahan lainnya masih berlangsung. Duta Besar Italia untuk Swiss, Gian Lorenzo Cornado, mengatakan otoritas setempat menyebut kebakaran dipicu oleh seseorang yang menyalakan kembang api di dalam bar.

Bantuan dari Negara Lain

Banyak korban menderita akibat perbedaan suhu ekstrem setelah keluar dari dalam bar yang panas ke udara malam yang membeku. Ambulans terus datang dan pergi tanpa henti, sementara helikopter mendarat untuk mengevakuasi korban ke rumah sakit terdekat dan pusat luka bakar khusus di kota-kota Swiss seperti Lausanne dan Zurich. Negara tetangga Swiss—Prancis, Jerman, dan Italia—juga menawarkan bantuan perawatan korban.

Peristiwa Bersejarah bagi Crans-Montana

Pada pagi hari, lokasi kejadian tampak dipasangi garis polisi, dengan tenda forensik berdiri di balik layar putih di depan bar. Ratusan orang datang untuk memberikan penghormatan kepada para korban pada malam hari. Mereka meletakkan bunga dan menyalakan lilin di altar darurat di depan barikade polisi, sementara kerumunan berdiri hening di tengah udara dingin.

Crans-Montana dijadwalkan menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia Ski Alpen tahun depan. Pejabat Swiss menyebut kebakaran ini sebagai peristiwa yang belum pernah terjadi sebelumnya di negara tersebut. “Apa yang seharusnya menjadi momen kegembiraan berubah, pada hari pertama tahun ini di Crans-Montana, menjadi duka yang menyentuh seluruh negeri dan bahkan melampauinya,” kata Parmelin melalui platform media sosial X.

Nurlela Rasyid

Penulis online yang antusias mendalami topik kesehatan dan gaya hidup. Ia rutin mengikuti webinar, membaca jurnal kesehatan, dan menulis catatan pribadi tentang pola hidup seimbang. Hobi lain yang ia tekuni adalah membuat smoothie dan meditasi. Motto: "Informasi adalah alat untuk hidup lebih baik."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× How can I help you?